Budayawan: Islam Ajarkan Harmonisasi Manusia dan Alam
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Budayawan: Islam Ajarkan Harmonisasi Manusia dan Alam

Senin, 3 Mei 2021 | 20:49 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah momen Ramadan, umat Islam diharapkan tetap merawat alam dan lingkungannya. Sebab Islam mengajarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam sekitarnya.

Hal itu disampaikan Budayawan KH Ngatawi Al Zastrow saat mengisi acara "Ngabuburit Bersama Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan (BKNP PDIP)," yang ditayangkan dan bisa ditonton ulang di akun Youtube @bknp pdiperjuangan. Acara ditayangkan jelang berbuka puasa, Senin (3/5/2021), dengan tema ‘Merawat Alam Merawat Kehidupan’, dipandu host Sekretaris BKNP PDIP Rano Karno.

Ngatawi mengingatkan, umat Islam harus terus menyadari kelestarian lingkungan hidup merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus diterapkan di tengah-tengah kehidupan. Dan itu juga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan di dunia.

“Menjauhkan dari kerusakan dan bencana yang terjadi karena ulah sebagian manusia. Rasulullah SAW sebagai seorang Nabi telah memberikan perintah yang tegas kepada Ummat untuk menjaga alam ini dan tidak membuat kerusakan di dalamnya,” kata Ngatawi.

“Islam mengajarkan hubungan harmonis antara manusia dengan alam. Dalam Islam, menjaga alam bagian dari ukhuwah. Manusia sebagai seorang khalifah salah satu tugasnya adalah menjaga dan melestarikan alam,” tambahnya.

Kerap kali manusia lupa dalam menjaga hubungannya dengan alam. Unsur yang didahulukan adalah kenikmatan semata.

Ngatawi mengkisahkan sebuah cerita, saat Rasulullah berperang bersama para sahabat. Rasulullah SAW memberikan petunjuk dan etika dalam berperang, termasuk diantaranya tidak boleh sampai merusak alam sekitar.

“Bahkan ketika dalam keadaan perang ada 3 hal yang tidak boleh dirusak. Yaitu perempuan, anak-anak, dan pepohonan. Nabi juga meriwayatkan jika besok terjadi kiamat dan hari ini kamu mempunyai benih, maka tanamlah, agar alam bisa selamat,” ulasnya.

Itulah sebabnya, lanjut Ngatawi Al-Zastrow, manusia tidak boleh mengeksploitasi alam secara berlebihan. Petuah Nabi untuk senantiasa menjaga alam kemudian dilanjutkan oleh para sahabat, tabiin, hingga sampai pada para Walisongo di Nusantara.

Salah satu wali yang mengajarkan untuk menjaga alam adalah Sunan Muria, yang merupakan penggagas salah satu varietas padi gunung yaitu padi gogo.

Kata Ngatawi, Sunan Muria mengajarkan masyarakat untuk bercocok tanam. Sebab di samping untuk menunjang keberlangsungan hidup, sekaligus menjadi sebuah upaya dalam merawat alam.

“Banyak buku penelitian yang mencoba mengkaji kearifan lokal yang dilakukan oleh para wali termasuk bagaimana Sunan Muria melakukan pertanian sebagai upaya menjaga alam dan merawat kehidupan,” terang Zastrow.

Senada dengan apa yang dilakukan Sunan Muria, Sunan Kalijaga juga mewanti-wanti masyarakat untuk menjaga alam tetap terawat. Bahkan dalam interaksi dengan hewan yang menjadi hama sekalipun.

Menurut Ngatawi, Sunan Kalijaga mengajarkan bahwa semerusak-rusaknya hewan, manusia tidak boleh membunuh. Kalaupunbdiambil tindakan, cukup disingkirkan saja. Hal itu karena Allah SWT sudah menciptakan makhluknya sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Jadi kita tidak boleh memandang sebelah mata bahwa alam hanya sebatas dijadikan sumber kehidupan manusia, tapi kita juga diajarkan untuk senantiasa menghormati alam,” katanya.

“Alam merupakan bagian kehidupan kita, alam bukanlah sumber daya melainkan bagian kehidupan kita. Dan kalau kita menjaga alam maka alam juga akan menjaga kita,” kata Ngatawi Al Zastrow.

Program Ngabuburit BKNP PDIP dengan tema besar "Mata Air Kearifan Walisongo" hadir setiap hari pada bulan Ramadhan pukul 17.00 WIB. Sementara sebelum sahur, ditampilkan program sejenis juga. Semuanya dapat diikuti melalui kanal Youtube: BKNP PDI Perjuangan, Instagram: BKNPusat dan Facebook: Badan Kebudayaan Nasional Pusat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS