Ramadan Ajarkan untuk Saling Mengasihi Antarsesama
JEDA

Ramadan Ajarkan untuk Saling Mengasihi Antarsesama

29 April 2021 | 18:42 WIB
Oleh: Bernadus Wijayaka

Jakarta, Beritasatu.com - Dosen Universitas Islam As-syafiiyah Jakarta, KH Farhat Abdullah, mengatakan, Ramadan bukanlah festival keagamaan untuk merayakan arogansi umat untuk selalu dimengerti bagi mereka yang berbeda, tetapi mengajarkan untuk saling mengasihi antarsesama.

Ramadan adalah rahmat bagi semesta, agar yang berbeda bisa merasakan indahnya bulan suci, sehingga mereka yang tidak berpuasa merasakan toleransi, lembut, dan indahnya sikap orang yang berpuasa.

KH Farhat mengatakan, agama Islam ini sesungguhnya adalah agama rahmatan lil alamin, agama rahmat, kasih sayang, bukan hanya khusus kepada umat Islam saja, tetapi kepada seluruh seluruh manusia. Bahkan seluruh alam semesta ini menjadi kasih sayang.

"Jadi puasa ini adalah menjadi kasih sayang kepada sesama Muslim, kepada umat seagama, antaragama dan bahkan kepada makhluk-makhluk yang lain, kepada hewan, kepada tumbuhan itu kita saling mengasihi dan saling berbagi seperti itu,” ucap KH Farhat, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).

Toleransi
Oleh sebab itu, menurut dia, sudah tentu karena Islam sangat menganjurkan yang namanya toleransi. Ia menyebut bahwa untuk hal itu sudah jelas ayatnya, bahwa silakan beragama masing-masing di mana ayatnya sudah jelas yaitu di Alquran surat Al-Kafirun.

“Bagimu agamamu, dan bagi kami agama kami. Kami beribadah menurut keyakinan kami. Dan kalian beribadah menurut keyakinan kalian,” jelasnya.

Maka sudah sepantasnya dalam menjalani bulan suci Ramadan ini, umat diharapkan untuk bisa menjaga toleransi antarsesama. Sebagaimana diamanatkan dalam Alquran surat Al-Kafirun tersebut.

Karena itulah puasa seharusnya menjadikan kita pribadi yang lebih toleran dan lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar dan semua harus saling menghormati dan saling menghargai.

"Ramadan itu mencerminkan cinta kasih, di mana agar umat manusia ini untuk cinta kasih dan sayang kepada negara,” tutur Kiai Farhat.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN
GALERI