Politikus PKS Pertanyakan Nasib Ribuan Pemudik yang Terbukti Positif Covid-19
SERAMBI

Politikus PKS Pertanyakan Nasib Ribuan Pemudik yang Terbukti Positif Covid-19

14 Mei 2021 | 16:57 WIB
Oleh: Maria Fatima Bona / Carlos KY Paath

Jakarta, Beritasatu.comPolitikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Aher mempertanyakan nasib ribuan pemudik yang terbukti positif Covid-19. Menurut anggota Komisi IX DPR tersebut, pemerintah harus menjelaskan secara terang-benderang proses tes acak yang menyebut dari 6.742 pemudik, sebanyak 4.123 orang positif Covid-19. Menurut Netty, masyarakat yang terpapar Covid-19 tersebut tentu wajib segera dikarantina.

“Saya juga menanyakan kepada pemerintah, bahwa 1.686 orang dari 4.123 orang pemudik yang positif telah dikarantina dan 75 orang dirawat di rumah sakit. Lalu, bagaimana nasib 2.362 orang lainnya?,” kata Netty kepada Beritasatu.com, Kamis (14/5/2021).

Netty menambahkan pemerintah harus bisa menjelaskan hal ini. Pasalnya, orang tanpa gejala (OTG) yang tidak dikarantina berpotensi menularkan virus kepada keluarga dan handai tolan di kampung halaman.

“Artinya, pemerintah daerah harus menyingsingkan lengan baju untuk melakukan testing, tracing, dan treatment di daerahnya masing-masing,” imbuh Netty.

Netty menyatakan hasil tes tersebut harus menjadi alarm bagi semua untuk lebih waspada. Dalam hal ini pemerintah harus menyiapkan skenario terburuk seperti adanya gelombang kedua Covid-19 sebagaimana yang dialami oleh India.

“Apakah sistem dan faskes (fasilitas kesehatan) kita siap menghadapinya? Ini yang mesti kita pertanyakan,” kata Netty.

Menurut Netty, harus ada pengetatan di daerah tujuan mudik maupun arus balik nantinya dengan tes Covid-19 yang akurat. Kemudian, dilakukan juga pengawasan ketat yang menjangkau sampai ke tingkat RT/RW.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN
GALERI