Kopi dan Kakao Indonesia Primadona di Mesir
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Agri Expo Mesir 2019

Kopi dan Kakao Indonesia Primadona di Mesir

Selasa, 27 Agustus 2019 | 11:42 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kopi dan kakao Indonesia menjadi salah satu incaran atau primadona di Mesir. Untuk itu pihaknya akan mengikutkan dua komoditas itu dalam kegiatan Agri Expo Mesir tahun 2019 yang akan berlangsung 8 - 10 September 2019 di Kairo, Mesir.

“Agri Expo Mesir 2019 yang diinisiasi KBRI Kairo ini dilatarbelakangi oleh semakin diminatinya komoditas perkebunan produk kakao di pasar Afrika, terutama Mesir,” ujar Amran Sulaiman dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Selasa (27/8/2019).

Amran Sulaiman mengatakan, Indonesia sampai saat ini belum memiliki kerja sama FTA dengan Mesir. Hal ini berpengaruh terhadap pasar produk kakao Indonesia di Mesir yang hanya berkontribusi sebesar 13% dari seluruh volume impor kakao Mesir. Sedangkan untuk komoditas yang sama, kakao Malaysia berkontribusi sebesar 35,6% di pasar Mesir.

“Meskipun demikian pasar kopi Indonesia di Mesir saat ini sangat tinggi yakni mencapai 70%,” ujar Amran Sulaiman.

Dijelaskan berdasarkan Data Ditjen. Perkebunan tahun 2018 menunjukkan bahwa ekspor komoditas perkebunan ke Mesir sebesar 990,4 ribu ton dengan nilai ekspor US$ 673,7 juta. Khusus untuk cocoa powder yang banyak diminati Mesir, ekspor tahun 2018 sebesar 2.345 ton dengan nilai ekspor mencapai US$ 3,74 juta. Sedangkan produk olahan kakao lainnya seperti cocoa butter dan cocoa pasta sebesar 1.240 ton dengan nilai ekspor mencapai US$ 4,84 juta. Sementara untuk ekspor kopi Indonesia ke Mesir sebesar 29,3 ribu ton dengan nilai ekspor mencapai US$ 56,96 juta.

Lebih lanjut Ameran Sulaiman mengatakan, berdasarkan pertemuan Dubes RI untuk Mesir bersama perwakilan dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan pada 2 Juli 2019, beberapa kegiatan yang akan difasilitasi antara lain kegiatan expo pameran untuk produk unggulan perkebunan seperti kakao, kopi dan kelapa sawit, dan kegiatan "Bussiness Matching" dengan memfasilitasi pertemuan antara mitra petani dengan para pelaku usaha di Mesir.

Disebutkan sebelumnya sudah dilaksanakan Expo Cairo untuk pameran produk kopi Indonesia yang mencapai US$ 80 juta.

Ditambahkan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan yang secara tupoksi memfasilitasi dan melakukan pembinaan pada aspek pemasaran telah melakukan koordinasi dengan asosiasi pengusaha komoditas untuk ikut dalam pelaksanaan Agri Expo Mesir tersebut.

“Diharapkan melalui kegiatan expo ini, komoditas perkebunan dapat melakukan perluasan akses pasar dalam arti meningkatkan volume ekspor khususnya ke Mesir, dan pasar Afrika dan Timur Tengah pada umumnya,” pungkas Amran Sulaiman.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Konstruksi Infrastruktur Dasar Ibu Kota Negara di Kaltim Dimulai Pertengahan 2020

Pembangunan konstruksi infrastruktur Ibu Negara dimulai pertengahan 2020.

EKONOMI | 27 Agustus 2019

Pemerintah Terus Fokus Hilirisasi Industri

Kemperin fokus bangun industri hilir.

EKONOMI | 27 Agustus 2019

Dukung Infrastruktur Ibu Kota Baru, WSBP Segera Rampungkan Pembangunan Plant Penajam

Pembangunan plant ditargetkan akan selesai pada awal tahun 2020.

EKONOMI | 27 Agustus 2019

Harga Emas Antam Turun ke Rp 766.500

Harga emas Antam di butik Pulogadung Jakarta, Rp 766.500 per gram, turun Rp 7.500 dari perdagangan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Agustus 2019

Rupiah Stagnan di Rp 14.240 Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 14.240 per dolar AS atau terapresiasi 2,5 poin (0,02 persen).

EKONOMI | 27 Agustus 2019

IHSG Menguat Ditopang Sentimen Pasar AS dan Pemindahan Ibu Kota

CTRA, BSDE, WIKA, dan PTPP dapat memperoleh manfaat dari relokasi ibu kota.

EKONOMI | 27 Agustus 2019

Permintaan Rumah Tapak Diprediksi Naik 8%

Sampai dengan akhir tahun 2019, permintaan rumah tapak bakal meningkat berkisar 6-8% dibandingkan dengan tahun lalu

EKONOMI | 27 Agustus 2019

Mardani H Maming Berharap Mahasiswa UI Termotivasi Jadi Pengusaha Muda

Mardani banyak memberikan motivasi, tips untuk bisa menjadi pengusaha dan juga banyak membahas peluang perekonomian Indonesia ke depan.

EKONOMI | 26 Agustus 2019

BPOM Dorong Obat Tradisional Tembus Pasar Global

BPOM terus mendorong percepatan pengembangan obat tradisional Indonesia agar semakin dikenal dan diterima di pasar global

EKONOMI | 26 Agustus 2019

Garap Pasar Pendingin Kereta, Perusahaan Malaysia Gandeng INKA

Kesepakatan lisensi ini merupakan yang pertama kalinya bagi kedua negara.

EKONOMI | 26 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS