2045, Impian Jadi Negara dengan Perekonomian Terkuat Tak Mustahil
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

2045, Impian Jadi Negara dengan Perekonomian Terkuat Tak Mustahil

Senin, 3 Agustus 2020 | 19:11 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dampak pandemi Covid-19 membuat ekonomi Indonesia mengalami penurunan akibat terhentinya berbagai sektor kegiatan. Meski demikian, Indonesia tetap optimistis menjadi salah satu negara dengan perekonomian terkuat di dunia pada 2045.

Covid-19 sangat berdampak tidak hanya masyarakat bawah, tetapi semua lapisan mengalami dampak negatif yang luar biasa. Untuk nengatasi hal itu pemerintah meluncurkan berbagai program pemulihan ekonomi nasional dengan anggaran yang didukung sepenuhnya oleh APBN.

"Kita berharap di kuartal ketiga Juli, Agustus, September ini secara bertahap ekonomi Indonesia dapat pulih kembali," ujar Sri Mulyani dalam "Live Talks Future Financial Festival 2020", yang dilaksanakan pada 25 – 26 Juli 2020.

Selain menkeu, acara yang diselenggarakan selama dua hari oleh Samara Live ini menghadirkan lebih dari 80 pembicara di antaranya Menristek Bambang Brodjonegoro, Andyhta F Utami, Veronica Colondam, Nicky Hogan, Ika Natassa, Ellen May, Ligwina Hananto, Rivan Kurniawan, Michael Yahya dan lainnya.

Bonus Demografi
Pada tahun 2045, Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi, suatu kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Saat ini, dari 226 juta jiwa penduduk Indonesia, ada 32% milenial dan 33% Gen Z. Artinya, jika para milenial dan Gen Z ini dapat menggali potensi yang ada pada diri mereka dan menjadi masyarakat produktif, ditambah dengan literasi yang baik mengenai keuangan dan ekonomi, maka di tahun 2045, tepat 100 tahun kemerdekaan Indonesia, impian untuk menjadi salah satu negara dengan perekonomian terkuat menjadi tidak mustahil.

Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan bantuan segala pihak. Dimulai dari masyarakatnya terlebih dulu.

“Jika milenial maupun Gen Z memiliki pengetahuan yang mumpuni mengenai pengelolaan keuangan yang baik, familiar dengan berbagai instrumen keuangan dan juga paham mengenai ekonomi dasar, maka setiap keputusan akan diambil berdasarkan fakta maupun data, dan bukan hanya dari opini dan emosi semata, tidak mustahil Indonesia bisa menjadi salah satu negara dengan perekonomian terkuat di dunia,” ujarnya.

Dijelaskan masalah seperti tingkat rasio menabung yang rendah bisa diatasi seiring dengan meningkatnya level literasi keuangan masyarakat.

“Ketika rasio menabung bertambah, maka institusi keuangan seperti bank pun akan memiliki dana untuk diputar kembali ke masyarakat melalui kegiatan usaha dan tentunya hal ini akan berpengaruh pada roda perekonomian secara keseluruhan,” katanya.

Tidak hanya bank, masyarakat juga sebenarnya memiliki banyak opsi lain untuk menyimpan maupun mengembangkan dananya tetapi di waktu yang bersamaan juga membantu negara ataupun mendukung perekonomian.

Bonus demografi ini harus dimanfaatkan sebaiknya oleh semua pihak. Sudah waktunya semua pihak berkolaborasi dan melakukan regenerasi. Pemerintah maupun swasta bergandengan tangan dan saling mendukung untuk menciptakan ekosistem industri yang semakin baik untuk kemajuan Indonesia.

Masyarakat juga harus segera belajar untuk beradaptasi dengan banyaknya perubahan dari kebijakan makro, perilaku pelanggan dan kecepatan inovasi di bidang teknologi.

“Jangan sampai masyarakat kita tidak menjadi tuan di rumah di negara sendiri karena keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki tidak sesuai dengan permintaan yang dibutuhkan dalam dunia pekerjaan,” tegasnya.

Ditambahkan tongkat estafet dari generasi sebelumnya perlu diserahkan kepada orang-orang yang tepat dan mampu membawa perubahan berarti bagi negara ini.

Ani Natalia, Kepala SubDirektorat Hubungan Masyarakat Perpajakan mengajak masyarakat sama-sama berjuang mengatasi Covid-19.

“Mari dukung semua program pemerintah dengan rajin pakai masker, dan jangan lupa bayar pajak, dan juga terus meningkatkan kapasitas diri dengan mengikuti banyak pembelajaran, dan juga konsumsi secara bijak informasi, setop hoaks. Budaya gotong royong dalam pandemi Covid-19 harus terus dilakukan guna membantu roda perekonomian Indonesia dan program pemerintah,” ujarnya.

Komisaris Bursa Efek Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan generasi milenial bisa melihat pasar modal Indonesia sebagai suatu tempat yang menarik untuk berinvestasi, belajar untuk memilih saham yang baik dengan dibantu oleh pakar atau finansial advicer, dan juga belajar bagimana saving melalui investasi aset.

“Jadi sebagai generasi milenial jangan konsumtif, tetapi harus produktif dan bijak dalam mengalokasikan uang,” imbaunya.

Peran Aktif
Sementara itu Founder & Group CEO Samara Media & Entertainment, Ben Soebiakto mengajak milenial dan Gen Z untuk lebih paham dunia keuangan, sehingga diharapkan bisa ikut berperan aktif dan berkontribusi kepada dunia perekonomian Indonesia.

Dijelaskan Future Financial Festival 2020 merupakan sebuah festival finansial format baru yang mengangkat kepedulian mengenai kondisi perekonomian khususnya dari aspek finansial dalam masa yang penuh gejolak ini.

Beberapa sesi utama program ini yaitu, "Macroeconomy Talk" membahas kondisi ekonomi makro Indonesia utamanya terkait dengan perkembangan global yang terjadi belakangan ini, seperti kejadian pandemi, kecemasan sosial terkait inklusivitas, ancaman resesi global, dan lain sebagainya.

Selain itu, "Banking Talk" juga membahas mengenai ketahanan perbankan Indonesia, termasuk dalam kaitan menghadapi disrupsi dan inovasi teknologi finansial.

Program Future Finansial Festival 2020 lainnya juga membahas tentang "Stock Market Talk" yaitu, entry level berinvestasi di pasar saham sampai ke isu-isu seputar pasar saham yang menjadi perbincangan hangat belakangan ini.

Selanjutnya ada "Financial Technology Talk" yaitu, para inovator dan disruptor di bidang finansial yang dihadirkan untuk memberikan pelajaran dan pengetahuan seputar masa depan dunia finansial dari aspek teknologi yang memberikan solusi bagi masalah-masalah keuangan masa depan, dan masih banyak lagi.

Antusiasme penonton terlihat dari jumlah yang menyaksikan penampilan seluruh sesi yang mencapai 453. 436 orang.

“Future Financial Festival 2020 diharapkan bisa menjadi inspirasi, sarana hiburan masyarakat juga menjadi lebih peduli terhadap isu-isu ekonomi yang dihadapi, serta saling mendukung dan membantu mewujudkan perekonomian yang lebih baik. Karena untuk mencapai tujuan, kolaborasi dibutuhkan seluruh pihak, baik individu, institusi, regulator, dan pemerintah untuk bergerak secara harmonis dalam keberlangsungan hidup saat ini dan generasi mendatang untuk mewujudkan mimpi Indonesia Emas di 2045,” pungkas Ben Soebiakto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Indofood Cetak Kenaikan Laba 12% Jadi Rp 2,84 Triliun

Indofood terus melanjutkan kinerja yang positif di sepanjang semester I 2020.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Luncurkan TMRW, UOB Bidik Generasi Digital Indonesia

UOB Indonesia meluncurkan TMRW, bank digital UOB yang telah menerima berbagai penghargaan di kawasan ASEAN.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Bukaka Ekspor 33 Garbarata ke Thailand

PT Bukaka Teknik Utama Tbk melakukan pelepasan ekspor 33 garbarata ke Thailand.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

PT KAI Kembali Tambah Perjalanan Kereta Api

KAI kembali menambah perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dan lokal secara bertahap.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Cluster Sutera Winona Alam Sutera Hadirkan Hunian Nyaman dan Sehat

Pengembang properti Alam Sutera menghadirkan hunian baru Cluster Sutera Winona yang mengusung konsep hunian nyaman dan sehat.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Gandeng GrabMart, MPPA Beri Pengalaman Belanja Baru di Platform Omni Channel

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memperkuat kemitraannya dengan Grab Indonesia dalam menghadirkan aneka ragam produk makanan dan rumah tangga ke GrabMart.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Beko Catat Pertumbuhan Penjualan di Tengah Pandemi

Beko mencatatkan pertumbuhan penjualan tiga kali lipat pada semester I 2020,

EKONOMI | 3 Agustus 2020

PPRO Genjot Pemasaran Tiga Apartemen Premium di Jatim

PP Properti Tbk (PPRO) menggenjot pemasaran apartemen premium di tiga proyek.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

Wisesa Pratama Garap Apartemen Tertinggi di Manado

Pengembang Wisesa Pratama optimistis apartemen Fine Living Mansion diserap konsumen Manado.

EKONOMI | 3 Agustus 2020

RUU Cipta Kerja Akan Dongkrak Kualitas Tenaga Kerja Indonesia

RUU Cipta Kerja akan merubah budaya kerja tenaga kerja Indonesia menjadi lebih produktif.

EKONOMI | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS