RUU Cipta Kerja Tingkatkan SDM Indonesia
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-1.88)   |   COMPOSITE 4879.1 (-3.1)   |   DBX 933.193 (4.62)   |   I-GRADE 128.434 (-0.03)   |   IDX30 404.523 (-2.08)   |   IDX80 106.174 (-0.32)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.11)   |   IDXG30 113.341 (0.12)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-2.9)   |   IDXQ30 118.527 (-0.51)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.26)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.79)   |   IDXV30 100.803 (-0.54)   |   INFOBANK15 767.134 (-6.78)   |   Investor33 355.071 (-2.01)   |   ISSI 143.565 (0.43)   |   JII 517.566 (2.4)   |   JII70 175.828 (0.83)   |   KOMPAS100 953.068 (-0.95)   |   LQ45 742.375 (-3.01)   |   MBX 1347.52 (-1.77)   |   MNC36 265.633 (-0.69)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (0.1)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-1.71)   |  

RUU Cipta Kerja Tingkatkan SDM Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2020 | 19:31 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat ekonomi Universitas Lambung Mangkurat, Muhammad Handry Imansyah menyatakan RUU Cipta Kerja dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Dia mengatakan peningkatan kualitas SDM berasal dari transfer pengetahuan saat investasi asing masuk ke dalam negeri.

"Jadi akan ada transfer of knowledge ketika ada investasi dan bisa mempengaruhi kualitas SDM," ujar Handry saat dihubungi, Jumat (7/8/2020).

Handry menuturkan RUU Cipta Kerja dirancang untuk menarik investasi asing. Selama ini, dia mengatakan investor ragu berinvestasi di Indonesia karena tidak ada kepastian hukum.

Lebih lanjut, Handry menilai peningkatan kualitas SDM sangat penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Sebab, produktivitas tenaga kerja Indonesia masih kalah dengan negara lain, khususnya di ASEAN.

"Indonesia bakal disalip oleh Kamboja dan Vietnam karena tumbuh cepat sekali. Jadi dalam 5 - 10 tahun ke depan mereka sudah di atas Indonesia," ujarnya.

Di sisi lain, Handry mengingatkan semua pihak mengedepankan negosiasi dalam membahas RUU Cipta Kerja. Dia berkata egoisme dalam pembahasan RUU Cipta Kerja akan berdampak negatif bagi perekonomian.

"Kalau RUU Cipta Kerja tidak goal maka kita pada status quo. Jika kondisi itu terjadi maka investor tidak ada yang mau masuk," ujar Handry.

Handry menambahkan buruknya kualitas SDM bisa membuat investor memilih menggunakan robot. Meski mahal, dia mengatakan risiko dari penggunaan robot bisa lebih kecil.

"Kalau investor pakai robot, bagaimana mau menciptakan lapangan kerja," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemerintah Kucurkan Rp 33,1 T untuk Beri Tambahan Gaji Karyawan Swasta

Dana bantuan ditransfer langsung ke rekening para tenaga kerja secara langsung dan dua tahap.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

LuLu Hypermarket Tambah Gerai Ketiga di Sentul Bogor

Ekspansi ini juga menandakan jaringan LuLu Hypermarket ke-191 di seluruh dunia.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Selain Resesi, Pemerintah Perlu Waspadai Kemungkinan Depresi Ekonomi

Indonesia perlu upaya ekstra keras mengembalikan pertumbuhan ekonomi positif di kuartal ketiga tahun ini.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Menteri PUPR Instruksikan Pembangunan Bendungan Sidan Selesai Sesuai Target

Kempupera bangun bendungan Sidan di Bandung.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Tata Niaga Produk UMKM Akan Dibenahi

Tata kelola niaga UMKM akan ditata.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Hartadinata Bidik Penjualan Logam Mulia Rp 1 Triliun

Saat ini realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) berkisar Rp 40 miliar, atau 75 persen dari yang dianggarkan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

DBS Dorong Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru Berinvestasi

DBS meluncurkan dua fitur terbaru yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

TOWR dan ANTM Saham Paling Banyak Ditransaksikan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan frekuensi 39.420 kali.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Pegadaian Lakukan Rapid Test Massal

Pegadaian melakukan rapid test massal sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bagi seluruh karyawan di kantor pusat perseroan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Ini Daftar Kapitalisasi Saham Terbesar

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 40 (1,3 persen) mencapai Rp 2.980.

EKONOMI | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS