RUU Cipta Kerja Tingkatkan SDM Indonesia
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

RUU Cipta Kerja Tingkatkan SDM Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2020 | 19:31 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat ekonomi Universitas Lambung Mangkurat, Muhammad Handry Imansyah menyatakan RUU Cipta Kerja dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Dia mengatakan peningkatan kualitas SDM berasal dari transfer pengetahuan saat investasi asing masuk ke dalam negeri.

"Jadi akan ada transfer of knowledge ketika ada investasi dan bisa mempengaruhi kualitas SDM," ujar Handry saat dihubungi, Jumat (7/8/2020).

Handry menuturkan RUU Cipta Kerja dirancang untuk menarik investasi asing. Selama ini, dia mengatakan investor ragu berinvestasi di Indonesia karena tidak ada kepastian hukum.

Lebih lanjut, Handry menilai peningkatan kualitas SDM sangat penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Sebab, produktivitas tenaga kerja Indonesia masih kalah dengan negara lain, khususnya di ASEAN.

"Indonesia bakal disalip oleh Kamboja dan Vietnam karena tumbuh cepat sekali. Jadi dalam 5 - 10 tahun ke depan mereka sudah di atas Indonesia," ujarnya.

Di sisi lain, Handry mengingatkan semua pihak mengedepankan negosiasi dalam membahas RUU Cipta Kerja. Dia berkata egoisme dalam pembahasan RUU Cipta Kerja akan berdampak negatif bagi perekonomian.

"Kalau RUU Cipta Kerja tidak goal maka kita pada status quo. Jika kondisi itu terjadi maka investor tidak ada yang mau masuk," ujar Handry.

Handry menambahkan buruknya kualitas SDM bisa membuat investor memilih menggunakan robot. Meski mahal, dia mengatakan risiko dari penggunaan robot bisa lebih kecil.

"Kalau investor pakai robot, bagaimana mau menciptakan lapangan kerja," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemerintah Kucurkan Rp 33,1 T untuk Beri Tambahan Gaji Karyawan Swasta

Dana bantuan ditransfer langsung ke rekening para tenaga kerja secara langsung dan dua tahap.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

LuLu Hypermarket Tambah Gerai Ketiga di Sentul Bogor

Ekspansi ini juga menandakan jaringan LuLu Hypermarket ke-191 di seluruh dunia.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Selain Resesi, Pemerintah Perlu Waspadai Kemungkinan Depresi Ekonomi

Indonesia perlu upaya ekstra keras mengembalikan pertumbuhan ekonomi positif di kuartal ketiga tahun ini.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Menteri PUPR Instruksikan Pembangunan Bendungan Sidan Selesai Sesuai Target

Kempupera bangun bendungan Sidan di Bandung.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Tata Niaga Produk UMKM Akan Dibenahi

Tata kelola niaga UMKM akan ditata.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Hartadinata Bidik Penjualan Logam Mulia Rp 1 Triliun

Saat ini realisasi belanja modal (capital expenditure/capex) berkisar Rp 40 miliar, atau 75 persen dari yang dianggarkan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

DBS Dorong Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru Berinvestasi

DBS meluncurkan dua fitur terbaru yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

TOWR dan ANTM Saham Paling Banyak Ditransaksikan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan frekuensi 39.420 kali.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Pegadaian Lakukan Rapid Test Massal

Pegadaian melakukan rapid test massal sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bagi seluruh karyawan di kantor pusat perseroan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Ini Daftar Kapitalisasi Saham Terbesar

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 40 (1,3 persen) mencapai Rp 2.980.

EKONOMI | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS