Misbakhun Dukung Bea Cukai Sikat Forwarder Nakal di Bisnis Lobster
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Misbakhun Dukung Bea Cukai Sikat Forwarder Nakal di Bisnis Lobster

Rabu, 23 September 2020 | 10:02 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun memberikan dukungan kepada jajaran Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) yang telah mencegah ekspor benih bening lobster (BBL) tujuan Vietnam di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (15/9/2020).

Tak sekadar mendukung langkah DJBC, politikus Golkar itu juga mengendus dugaan patgulipat dan praktik monopoli bisnis forwarding (pengangkutan) BBL itu.

“Saya mendukung upaya dan langkah tegas DJBC dalam mencegah ekspor BBL bermasalah. DJBC secara institusional memiliki kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan ekspor berkaitan dengan jumlah, jenis maupun aturan lartas (larangan terbatas, red) sesuai dengan UU Kepabeanan,” ujar Misbakhun, Rabu (23/9/2020).

Misbakhun menambahkan, Komisi XI DPR telah melakukan kunjungan kerja spesifik ke Bandara Soekarno Hatta pada Jumat (18/9/2020). Menurutnya, Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta Finari Manan dalam pertemuan itu membeberkan soal 20 dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) BBL yang didaftarkan oleh 14 eksportir berbeda.

Terdapat 315 koli yang didaftarkan dengan jumlah BBL sekitar 1,5 juta ekor. Namun, jajaran Bea Cukai Soekarno Hatta yang menemukan kejanggalan langsung melakukan analisis.

Ternyata Bea Cukai menemukan selisih antara barang yang ada dengan dokumen PEB. Misbakhun mengatakan, forwarder ekspor BBL tersebut bertindak tidak profesional sehingga DJBC langsung bertindak.

“Jelas ini merupakan kesalahan pihak forwarder yang tidak profesional sehingga para eksportir BBL menjadi korban dari ketidakprofesionalan tersebut,” tutur Misbakhun.

Mantan pegawai pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menduga ada praktik monopoli bisnis forwarding BBL. Oleh karena itu, Misbakhun mengapresiasi langkah tegas DJBC.

Forwarding khusus ekspor BBL ini disinyalir dimonopoli oleh satu orang sehingga berpotensi melakukan fraud. Saya mendukung penuh upaya DJBC supaya mempunyai keberanian melakukan penyelidikan kepada perusahaan forwarding ini yang telah melakukan kesalahan fatal ini,” sambungnya.

Lebih lanjut Misbakhun mengatakan, upaya Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) mengatur izin ekspor BBL demi menghidupkan kehidupan nelayan benur sekaligus menghasilkan devisa dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tentu patut diapresiasi.

Namun, Misbakhun menilai kesalahan pihak forwarder BBL tersebut telah merusak kredibilitas para eksportir BBL yang bekerja serius dan menjadi penyumbang devisa maupun PNBP.

Misbakhun pun meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turun tangan mengungkap dugaan praktik monopoli pengangkutan ekspor lobster di Bandara Soekarno Hatta. Menurutnya, monopoli membuat iklim usaha tidak sehat dan biaya ekspor menjadi mahal.

“Sudah mahal, melakukan kesalahan fatal dalam dokumentasi PEB sehingga berakibat pada penindakan pencegahan kepabeanan oleh DJBC. Termasuk KPPU harus turun tangan mengusut dugaan atas monopoli angkutan ekspor ini,” cetusnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.755

Kurs rupiah berada di level Rp 14.755 per dolar AS atau terdepresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.750.

EKONOMI | 23 September 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,9 persen ke kisaran 4.978,4 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

EKONOMI | 23 September 2020

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Valbury Sekuritas Indonesia merekomendasikan PGAS, ADRO, ASII, UNVR, INTP, INDF.

EKONOMI | 23 September 2020

Bursa Asia Beragam, Investor Cermati Pernyataan the Fed

Nikkei 225 Tokyo turun 0,58 persen, S&P/ASX 200 Australia naik 1,57 persen, Kospi Korsel turun 0,53 persen.

EKONOMI | 23 September 2020

Badai Tropis Beta Mereda, Harga Minyak WTI Naik

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,74 persen ke US$ 39,6 per barel, sementara Brent turun 0,26 persen ke US$ 41,61 per barel.

EKONOMI | 23 September 2020

Tesla Targetkan Produksi Mobil Listrik Tahun Ini Naik 30-40%

Tesla anjlok lebih dari 7 persen pascapenutupan jam perdagangan saham, meskipun perusahaan memproyeksikan kenaikan produksi mobil listrik hingga 40 persen.

EKONOMI | 23 September 2020

Bursa Eropa Ditutup Menguat Berkat Sektor Migas

Stoxx600 menguat 0,2 persen, DAX Jerman naik 0,41 persen, FTSE Inggris naik 0,43 persen, CAC Prancis turun 0,4 persen, FTSE MIB Italia naik 0,54 persen.

EKONOMI | 23 September 2020

Sektor Teknologi Menopang Penguatan Wall Street

Dow Jones Industrial Average naik 0,5 persen ke 27.288,18. S&P 500 naik 1,1 persen ke 3.315,57. Nasdaq naik 1,7 persen ke 10.963,64.

EKONOMI | 23 September 2020

S&P 500 Dibuka Menguat Dipimpin Saham Teknologi

S&P 500 diperdagangkan naik 0,5 persen di awal sesi.

EKONOMI | 22 September 2020

Realisasi Banpres Produktif Capai Rp 14 Triliun

Anggaran yang terserap mencapai Rp 14 triliun dari pagu Rp 22 triliun.

EKONOMI | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS