Masuknya Kookmin Bakal Perkuat Pengawasan di Bank Bukopin
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Masuknya Kookmin Bakal Perkuat Pengawasan di Bank Bukopin

Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:10 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Masuknya KB Kookmin Bank Co.Ltd sebagai pemegang saham pengendali dinilai akan semakin memperkuat pengawasan terhadap PT Bank Bukopin Tbk (BBKP). Hal ini lantaran Bukopin akan diawasi oleh dua otoritas perbankan sekaligus, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia dan The Financial Supervisory Service di Korea Selatan. Dengan pengawasan yang makin ketat, nasabah Bukopin bakal diuntungkan.

Ketua Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Aviliani mengatakan dengan masuknya Kookmin akan membuat Bukopin semakin prudent. "Dengan pengawasan yang makin ketat dan sistem operasi yang lebih baik fundamental Bukopin tentunya akan semakin solid ke depannya. Hal ini akan menguntungkan nasabah," ujar Aviliani dalam keterangannya, Kamis (15/10/2020).

Di luar OJK dan FSS, pengawasan terhadap Bukopin juga turut dilakukan oleh otoritas pasar modal. Di Indonesia, Bukopin merupakan perusahaan publik yang memberikan laporan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara di luar negeri, KB Financial Group Inc yang merupakan induk Kookmin juga tercatat melakukan dual-listing saham di Korea Exchange dan New York Stock Exchange.

Keputusan OJK yang mendorong Kookmin untuk menjadi pengendali di Bank Bukopin terbukti manjur. Salah satunya bisa dilihat dari tren penguatan harga saham perseoran di BEI. Menguatnya saham BBKP dinilai sebagai sinyal positif bagi para investor yang telah menanamkan modalnya di bank legendaris ini.

"Komitmen Kookmin untuk terus meningkatkan modal menunjukkan bahwa bisnis perbankan di Indonesia masih sangat bagus, apalagi jika pandemi telah usai. Inilah yang memicu saham Bukopin menguat," terang Aviliani.

Di tengah ketatnya persaingan dan besarnya efek pandemi Covid-19, Aviliani menyarankan Bukopin agar terus memperkuat posisinya sebagai di segmen UMKM. Apalagi Bukopin memiliki banyak anak perusahaan yang memungkinkan terciptanya kolaborasi.

"Mungkin Bukopin bisa mengoptimalkan ekosistem bisnis yang sudah dimiliki. Dengan strategi kolaborasi ini bisnis Bukopin bisa tumbuh positif dan didukung anak usaha yang sehat," imbuhnya.

Kookmin telah mendapatkan restu dari OJK untuk menjadi pemegang 67% saham Bukopin. Kookmin dikenal sebagai bank yang memiliki kekuatan bisnis pada segmen retail banking serta usaha kecil dan menengah (UKM) yang selama ini juga menjadi kekuatan Bukopin.

Pada tahun 2019, Kookmin menjadi bank komersial pertama yang menyalurkan kredit UMKM sebesar 103,3 triliun won atau setara Rp 1.308 triliun dan berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar pada segmen kredit UKM di Korea Selatan. Segmen ini juga yang menjadi daya tarik Kookmin terhadap Bukopin karena kemiripan dengan fokus dan kekuatan mereka di Korea dan bakal dikembangkan lebih luas di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Sebelumnya, Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo menyatakan, masuknya Kookmin sebagai pemegang saham pengendali menjadi dukungan positif bagi perkembangan Bukopin serta industri perbankan nasional. Hal ini diharapkan turut meningkatkan kontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi.

Hingga saat ini, OJK telah melakukan optimalisasi berbagai kebijakan di industri jasa keuangan. "Penguatan peran sektor jasa keuangan (supply side) dengan berbagai stimulus bisa membantu mendorong kembali gerak roda perekonomian (demand side), dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang baik, sehingga dapat memulai tahapan pemulihan ekonomi nasional," ungkap Anto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awali Sesi, Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.685-Rp 14.710 per dolar AS.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

IHSG Dilanda Aksi Jual Pagi Ini

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 17,8 poin (0,32 persen) menjadi 5.160.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Merger Bank Syariah BUMN, Erick Thohir: Ini Adalah Amanah

Menurut Erick, sebagai negara yang memiliki populasi umat Muslim terbesar di dunia, sudah sepantasnya Indonesia punya bank syariah yang kuat.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Emas Antam Naik ke Rp 1,009 juta Per Gram

Harga 10 gram sebesar Rp 9,585 juta.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Harga Minyak Melonjak Didukung Kepatuhan Pemotongan Produksi OPEC

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember, ditutup naik 87 sen atau 2,05 persen menjadi US$ 43,32 per barel.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Bursa Asia Bervariasi, IPO Label BTS Melonjak di Bursa Korsel

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan turun 0,07 persen.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Rebound, Emas Kembali di Atas US$ 1.900 karena Ketidakjelasan Stimulus

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di COMEX New York Mercantile Exchange, naik US$ 12,7 atau 0,67 persen, menjadi US$ 1.907,30.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

IHSG Didukung Komoditas dan Vaksin Astrazaneca, Ini Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.134 - 5.219.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Wall Street Terpangkas karena Ketidakpastian Stimulus Covid-19

Dow Jones Industrial Average turun 165,81 poin, atau 0,6 persen ke 28.514.

EKONOMI | 15 Oktober 2020

Bursa Eropa Ditutup Turun karena Kekhawatiran Covid-19

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun sekitar 0,1 persen.

EKONOMI | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS