Kunjungi Korban Banjir Rawa Buaya, Grace Ajak Warga Cintai Lingkungan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kunjungi Korban Banjir Rawa Buaya, Grace Ajak Warga Cintai Lingkungan

Senin, 20 Januari 2020 | 23:11 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Grace Batubara menghimbau agar warga bergotong royong membersihkan sampah-sampah yang menyumbat saluran air di area pemukiman mereka. Hal ini disampaikan Grace saat mengunjungi lokasi penyaluran bantuan bagi korban terdampak banjir di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, (20/1/2020).

"Warga harus bekerja sama, mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena dengan melakukan hal sekecil itu bisa membantu mengurangi terjadinya banjir besar,” ujar Grace di hadapan warga RW 04 Kelurahan Rawa Buaya.

Grace, yang hadir bersama kelompok DWP dan Wanita Sahabat Lingkungan (WSL), menyambangi Kelurahan Rawa Buaya guna melaksanakan bakti sosial (baksos) dalam rangka pemenuhan kebutuhan korban, pasca banjir melanda kawasan ini yang merendam hampir seluruh rumah warga dengan ketinggian antara 90 sentimeter hingga 3 meter.

"Kita hadir di sini untuk melakukan baksos, dengan harapan apa yang kami bawa kemari bisa meringankan beban bapak-ibu sekalian selama banjir kemarin," kata Grace.

Setibanya di lokasi, Grace dan rombongan disambut oleh berbagai unsur kelompok masyarakat seperti ibu-ibu PKK dan perwakilan pengurus dari 12 RT, yang seluruhnya berjumlah tidak kurang dari 500 orang.

Grace bersama rombongan bergegas meninjau posko-posko yang berdiri di halaman kantor kelurahan, di antaranya posko layanan kesehatan, dan posko Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

Menurut Grace, posko layanan kesehatan merupakan bentuk kerja sama antara Kementerian Sosial (Kemsos) dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) dalam masa tanggap darurat hingga pasca bencana banjir di wilayah Jabodetabek.

"Kami juga bekerja sama dengan Kemkes membuka posko, mendatangkan dokter dan tenaga-tenaga kesehatan terbaik untuk menangani warga yang mungkin mengalami sakit pasca bencana banjir sehingga mereka terbantu dan bisa mendatangi posko tersebut,” terangnya.

Posko ini menyediakan layanan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga setempat. Bahkan, Grace tak segan ikut menjajal akses layanan yang disediakan oleh Kemkes ini.

Sementara, posko lainnya yang tak pernah sekalipun dilewatkan oleh istri Menteri Sosial ini adalah layanan trauma healing kepada anak-anak. Tampaknya, Grace memiliki ketertarikan tersendiri terhadap anak-anak dan bentuk pendampingan yang diberikan kepada mereka.

Dengan semangat, Grace mengawali LDP dengan mengajak anak-anak bernyanyi 'Di Sini Senang Di Sana Senang', yang diikuti serempak oleh seluruh anak-anak. Tak berhenti disitu, euforia dilanjutkan dengan aksi tebak-tebakan berhadiah.

Ibu-ibu DWP dan WSL ikut larut dalam rona bahagia yang melibatkan sekitar 150 anak-anak ini. WSL adalah komunitas wanita yang peduli terhadap lingkungan. Salah seorang perwakilannya, Lia menuturkan bahwa pihaknya senang terlibat dalam kesempatan ini.

"Kami senang berada di sini, ikut menghibur anak-anak korban banjir. Mudah-mudahan ini awal untuk kebaikan-kebaikan berikutnya. Kami juga menekankan agar warga dapat ikut serta menjaga lingkungan di sekitar mereka", ujar Lia, yang juga mendampingi Grace selama kegiatan berlangsung.

Bantuan Logistik
Selain meninjau posko, Grace juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik dari Posko Induk Kementerian Sosial secara simbolis kepada warga RW 04 Kelurahan Rawa Buaya.

"Bantuan dari Kemsos, pada umumnya, berupa paket makanan siap saji, makanan untuk anak-anak, alat-alat kebersihan, dan ada juga bantuan air bersih. Mayoritas logistik untuk kebutuhan pasca banjir," terang Grace.

Grace menyebutkan bantuan yang diberikan Kementerian Sosial untuk daerah ini sebesar Rp 72,92 juta terdiri dari 160 paket makanan siap saji, 180 paket makanan anak, 400 paket lauk pauk, 4.000 bungkus mie instan, 10 lembar tenda gulung, 20 paket family kit, dan 20 paket kids ware.

Adapun WSL turut menyalurkan bantuan berupa 150 paket bantuan alat kebersihan, 100 paket buku gambar dan krayon, 1.000 buah mainan anak, 100 paket makanan anak, 100 kain sarung untuk lanjut usia, dan 61 bungkus kaporit 250 gram.

Bantuan lain juga datang dari Sinar Mas, yang menyumbangkan sebanyak 1.440 botol air mineral 600 ml, dan 60 kaleng biskuit 350 gram, serta 4.800 kaleng biskuit 21 gram dari Mayora, dan dapur air dari Tagana Rajawali.

Kemungkinan adanya bantuan yang masih kurang, Grace menyatakan Kementerian Sosial akan mencatat kekurangan kebutuhan dari pengungsi. Bila kebutuhan menyangkut domain instansi lain akan segera dilakukan koordinasi.

“Intinya, Kementerian Sosial siap memberikan bantuan ke daerah manapun yang memang membutuhkan. Negara akan tetap hadir untuk memberikan bantuan di tengah-tengah kesulitan yang dialami masyarakat akibat bencana banjir,” pungkasnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

MPB Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukajaya

Markas Pejuang Bogor mengajak puluhan relawan menuju lokasi bencana.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Mandek, Alasan PKS Sepakat Ganti Bakal Cawagub

Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto diganti Riza Patria dan Nurmansjah Lubis.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Dua Ormas di Bogor Bentrok, Lima Motor Dibakar

Tidak ada korban jiwa dan tidak ada juga yang diamankan.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Pencemaran Nama Baik Pramugari, Polisi akan Periksa 8 Saksi dan 3 Ahli

Polisi akan memeriksa 8 orang saksi dan 3 saksi ahli, terkait laporan pramugari Garuda Siwi Widi tentang kasus dugaan pencemaran nama baik.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Mabuk Aibon, 2 Pemuda Jadi Pelaku Curas

Jika sopir tidak turun, para pelaku tidak segan memukul korban.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Penuhi Panggilan Penyidik, Pramugari Siwi Widi Dicecar 42 Pertanyaan

Pramugari Garuda Siwi Widi telah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan pemilik akun Twitter @digeembok.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Gerindra Optimistis Awal Februari Anies Punya Wagub

Fraksi Gerindra dan PKS akan memperkenalkan kedua cawagub tersebut kepada seluruh anggota dewan.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Sekolah Rusak, Murid SDN 04 Tarumajaya Belajar Secara Bergantian

“Kami berharap, agar Pemerintah Kabupaten Bekasi membangun sekolah yang rusak di tahun ini. Jangan dianggarkan di tahun 2021, takut keburu roboh,” ungkapnya.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Nomor Ponsel Ilham Bintang Dicuri, Ini Kata Pengamat

Kasus Ilham Bintang dipastikan merupakan SIM swap fraud atau penipuan penggantian kartu SIM card.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020

Gedung SDN Samudrajaya 04 Kabupaten Bekasi Rusak Parah

Mereka belajar dengan rasa waswas tertimpa atap bangunan di saat musim hujan atau angin kencang melanda sekolah tersebut.

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS