Dinas Citata Masih Hitung Denda Proyek Revitaliasi Monas
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Dinas Citata Masih Hitung Denda Proyek Revitaliasi Monas

Rabu, 11 Maret 2020 | 19:26 WIB
Oleh : Hotman Siregar / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Dinas Cipta karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Wiwit Djalu Adji menyatakan, proses revitalisasi Monumen Nasonal (Monas) sisi selatan masih terus berlangsung. Atas keterlambatan pengerjaan proyek tersebut, kontraktor akan dikenai denda sesuai aturan yang berlaku.

“Kami lagi hitung dendanya. Denda itu akan dikembalikan ke kas daerah,” ujar Wiwit ketika ditemui di Dinas Teknis Jatibaru Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020).

Wiwit mengaku telah mengintruksikan kepada kontraktor untuk mempercepat penuntasan revitaliasi Monas. Dia mengakui, keterlambatan pengerjaan akibat adanya penghentian pekerjaan karena persoalan izin dari Sekretariat Negara.

“Kan sempat dihentikan ya. Saya itu yang membuat pekerjaan sempat terhenti beberapa hari ini,” katanya.

Ketika ditanya kenapa revitaliasi Monas tak kunjung selesai sekalipun sudah ada penambahan kontrak kerja 50 hari sejak awal tahun 2020, Wiwit mengatakan, semua itu wewenang pejabat pembuat komitmen (PPK). Masalah teknis di lapangan, kata dia, ada yang mengawasi.

Pelaksanaan revitalisasi Monas yakni Plaza Selatan awalnya direncanakan hanya 50 hari kalender sesuai dengan kontrak kerja dengan kontraktor. Artinya, revitalisasi itu akan selesai pada akhir Desember 2020.

Namun dua bulan sejak akhir masa kontrak selesai, revitalisasi Monas tak kunjung tuntas juga. Proyek revitalisasi Monas memiliki pagu anggaran sebesar Rp 147.981.559.831 dan harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp 71.332.886.130.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memastikan revitalisasi kawasan Monas sisi selatan rampung sesuai target pada Februari 2020.

Sebelumnya, Direktur eksekutif dari Indonesian Corruption Obesrver (InaCo) Order Gultom mengatakan, pelaksanaan revitalisasi Monas adalah tahun tunggal. Seharusnya proyek itu selesai pada tahun anggaran 2019 lalu.

“Kini pekerjaan tersebut sudah sangat molor, melampaui perpanjangan 50 hari kalender. Tidak ada tindakan pemutusan kontrak pemenang kontrak. PT Bahana Prima Nusantara KSO PT Hagitasinar Lestarimegah. Saya kira ini adalah suatu keanehan dan bentuk persekongkolan,” ungkap Order.

Sepatutnya, kata Order, jika kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan setelah perpanjangan 50 hari hari kalender, maka kontrak diputus. Dan perusahaan pelaksana dimasukkan dalam daftar hitam.

Menurut Order, pekerjaan penataan Monas, sarat dengan pemborosan anggaran. “Ini proyek sangat berlebihan dan pemborosan sangat jelas di proyek itu. Jika ditotal mulai dari pasir urug hingga pemasangan andesit, tebalnya mencapai 68 centimeter. Inilah yang membuat penataan Monas menelan anggaran yang sangat fantastis,” katanya.

Ia juga meragukan semua item-tem pekerjaan di revitalisasi Monas dilaksanakan sesuai volume. “Tim kami sudah teliti pekerjaan di sana. Sangat jelas perencanaan penataan Monas sangat kental dalam merongrong keuangan Permprov DKI Jakarta,” katanya.

Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil kontraktor Monas dan Kadis Citata Pemprov DKI Jakarta. Salah satu fungsi dewan sebagai pengawas akan meminta penjelasan kenapa proyek itu tak kunjung tuntas.

Belum lagi, pada akhir 2019, Dinas Citata sudah mencairkan tagihan revitaliasi Monas sebesar Rp 39 miliar. Padahal, disinyalir pekerjaan proyek pada Desember 2020 belum sampai 50 persen,

Oleh karena itu, Justin menyayangkan lambannya penegak hukum dalam memproses kontraktor Monas. Sebab, sejak awal proyek revitalisasi Monas sangat sarat dengan persekongkolan.

“Kami di DPRD sudah ada pembicaraan akan memanggil kontraktor revitatalisasi Monas ini. Banyak hal yang belum jelas, seperti halnya Dinas Citata belum menunjukkan perikatan kontrak pertamanya, perpanjangan, dan dendanya,” ujar Justin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Terindikasi Corona, ASN Bakal Dirumahkan dan Tetap Dapat Gaji

Meski dirumahkan, Gubernur Anies memastikan tak ada pemotongan gaji maupun tunjangan selama dirumahkan atau diisolasi.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Anies Rumahkan ASN Terindikasi Corona, Gaji dan Tunjangan Utuh

Imbauan ini berlaku bagi seluruh PNS DKI, pegawai BUMD, dan pegawai kontrak di DKI.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Cegah Virus Corona, Anies Baswedan Perintahkan Jajarannya Kurangi Jabat Tangan

Anies Baswedan menegaskan bahwa instruksi tersebut tidak dalam arti mengurangi rasa hormat, melainkan untuk pencegahan virus corona.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Cegah Corona, Car Free Day di DKI Ditiadakan Sementara

Pemprov DKI juga akan mengevaluasi larangan CFD waktu dua minggu lagi dengan mempertimbangkan kondisi penularan virus corona.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Formula E Ditunda, Anies Utamakan Keselamatan Warga

Menurut Anies, risikonya terlalu besar bagi Jakarta jika tetap menyelenggarakan Formula E ditengah merebaknya virus corona.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Formula E Ditunda Akibat Corona, Ini Respons Penyelenggara

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap perkembangan virus corona dengan pertimbangan keselamatan masyarakat di Indonesia.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Tenggak Miras Oplosan di Pesta Pernikahan, 2 Orang Tewas

Pengantin pria memberikan uang Rp 1,7 juta kepada Wahyu untuk memesan miras di tempat Yudi sebanyak 100 botol.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Sopir Transjakarta Penabrak Mobil di Kebayoran Lama Jadi Tersangka

Polisi tidak menahan sopir transjakarta JW karena ancaman pidana hukumannya hanya satu tahun.

MEGAPOLITAN | 11 Maret 2020

Formula E di Jakarta Ditunda

Gubernur DKI Anies Baswedan akan menyampaikan penundaan tersebut.

NASIONAL | 11 Maret 2020

Dinkes DKI: 87 PDP Virus Corona Masih Dirawat, 70 Sudah Pulang

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona yang telah selesai dirawat di rumah sakit sebanyak 70 orang dan 87 lainnya masih dirawat.

MEGAPOLITAN | 10 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS