Penerapan PSBB, Aparat Awasi Jaga Jarak di Pasar dan Swalayan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Penerapan PSBB, Aparat Awasi Jaga Jarak di Pasar dan Swalayan

Jumat, 10 April 2020 | 15:47 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pasar, toko, swalayan atau mini market masih dapat beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di DKI Jakarta. Kendati demikian, pembeli harus tetap menjaga jarak minimal 1 hingga 1,5 meter. Aparat TNI, Polri dan Satpol PP diturunkan untuk melakukan pengawasan terkait hal itu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, pasar, swalayan dan mini market boleh beroperasi. Namun, tetap mengedepankan physical distancing. TNI-Polri telah menyampaikan kepada pemilik atau karyawan toko, swalayan, mini market agar melakukan pengaturan jarak pada saat pembeli mengantre, minimal 1 meter atau 1,5 meter.

"Dengan berlakunya PSBB ini akan ada teman-teman dari TNI, Polri, dan Satpol PP di swalayan atau mini market untuk mengawasi. Kita tempatkan anggota di sana untuk mengawasi, dan juga sekalian mengimbau dan menyosialisasikan masyarakat bahwa physical distancing dibutuhkan. Ini terus kita lakukan selama 14 hari ke depan," ujar Yusri, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/4/2020).

Dikatakan Yusri, di dalam Pasal 13 Pergub Nomor 33 Tahun 2020 menyebutkan, penduduk atau masyarakat dilarang untuk melakukan kegiatan dengan jumlah lebih dari lima orang.

"Kenapa lebih dari lima karena biasanya perkumpulan kecil ini bisa menimbulkan perkumpulan besar. Maka harus cepat kita berikan imbauan untuk dibubarkan, ini terus kita lakukan," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, beberapa fasilitas umum ditutup sementara untuk kegiatan penduduk. Kecuali guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

"Lakukan kegiatan olahraga secara mandiri di sekitar rumah saja. Karena kegiatan olahraga yang sifatnya membawa massa banyak itu akan kami bubarkan," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

PSBB, Naik Mobil Pribadi Wajib Pakai Masker

Selama PSBB, penumpang mobil pribadi wajib menggunakan masker di dalam kendaraan dan hanya boleh mengangkut 50% dari kapasitas mobil.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Selama PSBB Jakarta, Rumah Makan Hanya Terima Layanan Take Away

Rumah makan, warung, dan restoran tetap bisa dibuka selama PSBB, tetapi hanya boleh melayani pesanan take away.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Hotel Wajib Sediakan Layanan Khusus bagi Tamu untuk Isolasi Diri

Selama PSBB ini, semua karyawan hotel harus menggunakan masker, sarung tangan, dan pakaian kerja.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan, Ojol Fokus Angkut Barang saat PSBB

Saat PSBB, sepeda motor diperbolehkan berboncengan, kecuali ojek "online" yang hanya diperkenankan mengangkut barang atau logistik.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Goride Berhenti Sementara, Layanan Gojek Lain Tetap Jalan

Layanan ojek online GoRide tidak beroperasi mulai 7-23 April.

NASIONAL | 10 April 2020

Anies Baswedan: Dengan PSBB, Jakarta Bisa Atasi Covid-19 dalam 14 Hari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berupaya agar 14 hari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) benar-benar dimaksimalkan untuk atasi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Pemkot Depok Ajukan PSBB

Pemerintah Kota Depok mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat untuk memerangi penyebaran virus corona (Covid-19).

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Anies: Penerapan PSBB, Jakarta Harus Jadi Rujukan

Namun, aparat tidak mungkin mampu mengawasi jutaan penduduk Jakarta dalam penerapan PSBB.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Aparat Gabungan Bubarkan Kerumunan di Berbagai Wilayah DKI

Kerumunan di Tebet Jakarta Selatan, Kebon Jeruk Jakarta Barat, dan Jalan Latumenten Jakarta Barat.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020

Selama PSBB, Anies: Aktivitas Kantor Dihentikan Sementara

Selama PSBB, aktivitas kantor wajib dihentikan sementara, selama 14 hari, mulai 10 April hingga 23 April 2020.

MEGAPOLITAN | 10 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS