Predator Anak WN Perancis Bunuh Diri dengan Seutas Kabel
INDEX

BISNIS-27 425.322 (10.8)   |   COMPOSITE 4870.04 (90.25)   |   DBX 940.805 (2.21)   |   I-GRADE 127.855 (4.25)   |   IDX30 401.317 (12.58)   |   IDX80 105.56 (2.86)   |   IDXBUMN20 265.398 (10.69)   |   IDXG30 112.997 (3.35)   |   IDXHIDIV20 357.483 (11.28)   |   IDXQ30 117.699 (3.49)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.33)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.29)   |   IDXV30 100.238 (1.84)   |   INFOBANK15 757.481 (21.83)   |   Investor33 352.266 (9.11)   |   ISSI 143.81 (2.64)   |   JII 518.901 (11.71)   |   JII70 176.231 (4.08)   |   KOMPAS100 949.983 (23.3)   |   LQ45 737.154 (21.53)   |   MBX 1342.99 (27.68)   |   MNC36 264.429 (6.89)   |   PEFINDO25 260.033 (3.82)   |   SMInfra18 229.972 (7.27)   |   SRI-KEHATI 296.897 (8.24)   |  

Predator Anak WN Perancis Bunuh Diri dengan Seutas Kabel

Senin, 13 Juli 2020 | 19:09 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Propam Polda Metro Jaya telah memeriksa penjaga tahanan Polda Metro Jaya terkait tewasnya Francois Abello Camille alias Frans, tersangka predator 305 anak jalanan. Kematian pria 65 tahun warga negara Perancis diduga akibat bunuh diri di markas tahanan Polda Metro pada Minggu (12/7/2020) malam.

Selain memeriksa petugas penjaga tahanan, Polda Metro Jaya juga melakukan rekonstruksi di ruang tahanan yang ditempati tersangka yang terancam hukuman mati itu.

"Petugas jaga tahanan telah diperiksa, semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin (13/7/2020).

Hasil rekonstruksi terungkap seutas kabel digunakan tersangka untuk mengakhiri hidupnya. Kabel perenggut nyawa tersangka Frans ditemukan terletak di ujung atas sel tahanan. Kabel yang ditemukan di dalam ruang tahanan disebutkan, tidak akan mungkin bisa digapai oleh tahanan yang memiliki ukuran tubuh normal. "Frans naik ke atas kemudian meloncat untuk menarik kabel lalu dililitkan ke lehernya," ujar Yusri.

WN Perancis ini ditangkap Polda Metro Jaya atas dugaan mencabuli 305 anak jalanan. Kasus ini terungkap setelah polisi mendalami informasi dari masyarakat yang kerap melihat seorang WNA menawarkan pemotretan terhadap anak-anak di Hotel Prinsen Park, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

Dari laporan itu, polisi pun melakukan penyelidikan dan menangkap basah WN Perancis di dalam kamar hotel. Tersangka ditangkap saat berada di dalam kamar hotel bersama dua anak perempuan di bawah umur dengan kondisi tanpa pakaian.

Frans pertama kali berkunjung ke Indonesia pada tahun 2015. Terakhir, tersangka tercatat berada di Indonesia sejak Desember 2019 hingga tertangkap awal Juli 2020.

Selama berada di Indonesia, Frans kerap berpindah-pindah hotel. Setidaknya, ada tiga hotel di wilayah Jakarta Barat yang diduga menjadi tempat tersangka mencabuli ratusan anak-anak dengan modus fotomodel.

Sejak Desember hingga Februari 2020, tersangka Frans tercatat menginap di Hotel Olympic, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Kemudian, Februari hingga April menginap di Hotel Luminor, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

Pada April hingga Juni 2020, tersangka menginap di Hotel Prinsen Park, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Selama menginap di tiga hotel tersebut, tersangka selalu mendesain kamar hotel layaknya studio foto.

Frans terlebih dahulu mendadani untuk merias wajah korban sebelum difoto hingga disetubuhi. Para korban diiming-imingi akan menjadi fotomodel. Mereka diharuskan foto telanjang dan disetubuhi. Setiap korban, usai disetubuhi diberikan uang Rp 250 ribu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Predator Seks Ratusan Anak Tewas, Dugaan Penjualan Video Porno Terus Diselidiki

Kendati pelaku telah tewas, penyidik tetap melakukan penelusuran mengenai video porno yang diduga dijual ke tempat lain.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Pemkot Bekasi Giatkan Kembali Peran RW Siaga

RW Siaga kembali digiatkan guna menekan lonjakan penularan pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Kembalikan Uang Rp 500 Juta, Petugas KRL Diganjar Hadiah dari BUMN

Kementerian BUMN dan lima perusahaan BUMN memberikan apresiasi kepada dua pekerja kontrak PT KAI dan PT KCI yang menemukan uang Rp 500 juta dan mengembalikannya

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Hari Pertama Tahun Ajaran Baru, Belum Ada Sekolah Tatap Muka

Para pelajar masih belajar di rumah secara daring.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Ini Penyebab Kematian Pelaku Pelecehan 305 Anak

Berdasarkan hasil diagnosa sementara, tersangka Francois Abello Camille alias FAC meninggal dunia karena tulang belakang leher retak.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Wagub DKI: Tetap Semangat Walau Belajar Jarak Jauh

Untuk waktu pelaksanaan MPLS dan matsama tahun pelajaran baru 2020/2021 diadakan selama tiga hari, yaitu pada 13, 14, dan 15 Juli 2020.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Tutup 3 Hari

Kasus itu ditemukan mulai dari orang bergejala dan orang tanpa gejala (OTG).

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Jokowi Soroti Positivity Rate Jakarta 10,5%

Jokowi menginginkan jajarannya menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk terus mengendalikan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Setelah Coba Bunuh Diri, Pelaku Pelecehan 305 Anak Akhirnya Meninggal

Tersangka meninggal dunia setelah tiga hari dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020

Rumah di Perum Griya Bekasi Terbakar, 3 Penghuninya Tewas

Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

MEGAPOLITAN | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS