Polisi Segera Serahkan 5 Jenazah ABK KM Starindo ke Pihak Keluarga
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Polisi Segera Serahkan 5 Jenazah ABK KM Starindo ke Pihak Keluarga

Sabtu, 19 September 2020 | 16:09 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi akan segera menyerahkan lima mayat ABK KM Starindo kepada keluarganya masing masing untuk dikebumikan. Karena dari hasil otopsi yang dilakukan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur tidak ditemukan unsur pidana terhadap kematian lima ABK tersebut, yang jenasahnya disimpan dalam freezer kapal.

Penyidik Polri juga menghentikan pengusutan karena kelima korban disimpulkan meninggal dunia akibat menenggak minuman keras oplosan.

Kelima jenazah itu yakni Muhammad Zulkarnain, Putra Enggal Pradana, Khairul Muttaqin, Miftahul Huda, dan Muhammad Sonhaji.

Sebelumnya Polisi sempat mengamankan dan merapatkan kapal pembawa 5 mayat itu ke Pantai Marina dan para ABK serta nakhodanya dimintai keterangan. Namun hasil pemeriksaan tidak ada unsur pidana atas kematian 5 ABK tersebut.

Menurut Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Edmond, setelah pihaknya melakukan penyelidikan tidak menemukan adanya kekerasan di tubuh ke 5 jenazah itu. Hasil visum dan hasil autopsi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Kelima ABK tersebut dipastikan meninggal dunia akibat menenggak minun keras oplosan.

"Hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata AKBP Morry kepada Beritasatu.com, Sabtu (19/7/2020).

Sebelumnya polisi memang sempat curiga kelima ABK yang mayatnya ditemukan ditumpuk dalam freezer meninggal dunia akibat Covid-19. Namun setelah dilakukan pengecekan melalui rapid test dan hasilnya negatif.

Ada kekhawatiran polisi saat pertama kali mayat ditemukan ditakutkan kelima mayat itu terpapar Covid-19. Apalagi di tubuh mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Kami khawatir korban meninggal karena Covid-19, tapi setelah visum dipastikan korban meninggal karena minuman oplosan,” ujarnya.

Atas dasar itu, pihak kepolisian menghentikan penyelidikan atas kasus penemuan lima jenazah ABK ini. “Kasusnya berhenti karena tidak ada unsur pidana,” tegas AKBP Morry.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Food Station Raih 6 Penghargaan BUMD Marketeers Awards 2020

Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi Food Station yang bekerja melayani masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan terutama di wilayah Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Lapas dan Rutan di Jakarta Terpapar Covid-19

Jumlah penghuni lapas dan rutan yang mencapai ribuan berpotensi terpapar.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Jenazah Camat Kelapa Gading M Hermawan Dimakamkan di TPU Pondok Rangon

Camat Kelapa Gading M. Hermawan akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur Blok AA1 Blad 093.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Rektor IPB Arif Satria Positif Terinfeksi Covid-19

Arif Satria akan menjalani masa isolasi secara mandiri dan kampus IPB akan memperketat masa pembatasan masuk kampus.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Camat Kelapa Gading Meninggal Akibat Covid-19

Jenazah Camat Kelapa Gading M Hermawan akan segera dimakamkan dengan prosedur prokotol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Proses Pendataan KJP Plus dan KJMU Kini Lebih Sederhana

Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta yang berasal dari DTKS Nasional atau Daerah, akan menjadi dasar dalam proses pendataan peserta KJP Plus dan KJMU.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Bima Arya Pantau Sterilisasi Jalur Pedestrian Seputar Kebun Raya

Bima yang melakukan patroli dengan menggunakan sepeda hanya menemukan beberapa warga yang masih belum mengetahui penutupan jalur pedestrian seputar Kebun Raya.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Kasus Penemuan 5 Mayat ABK di KM Starindo Dihentikan

Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal dunia karena menenggak miras oplosan. Tersangkanya adalah korban sendiri

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Tidak Ada Unsur Pidana dalam Penemuan 5 Mayat di KM Starindo

Para korban meninggal dunia karena menenggak minuman keras (miras) oplosan.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Selama 5 Hari PSBB, Pemprov DKI Tutup 37 Perusahaan

Penutupan dilakukan setelah Pemprov melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke 287 perusahaan.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS