Gubernur Kalbar: Kemiskinan Faktor Pendorong Kawin Kontrak
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Gubernur Kalbar: Kemiskinan Faktor Pendorong Kawin Kontrak

Sabtu, 27 Juli 2019 | 09:07 WIB
Oleh : Sahat Oloan Saragih / RSAT

Pontianak, Beritasatu.com - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H Sutarmidji mengatakan, terjadinya kawin kontrak yang melibatkan warga Kalbar dengan warga Tiongkok tidak lepas dari kelemahan sistem, khususnya masalah identitas di wilayahnya. Selain itu masalah ekonomi atau kemiskinan dan pendidikan adalah pendorong terjadinya perkawinan kontrak.

Demikian dikatakan Gubernur Sutarmidji kepada wartawan, Jumat (26/7/2019). Dia menjelaskan, dalam kejadian pernikahan kontrak ini ada yang memalsukan identitas. Sebab ada di antara mereka yang menjadi korban berumur 14 tahun dan 16 tahun, namun dalam identitasnya sudah berumur 22 tahun.

“Jadi kelemahan sistem identitas ini harus segera dicari penyelesaiannya dan segera diselesaikan, baik oleh pihak Dukcapil maupun Imigrasi,” kata Sutarmidji.

Disebutkan, jika ada oknum dalam sistem identitas ini yang terlibat atau memalsukan identitas maka aparat kepolisian diminta menindak tegas. Sebab yang menjadi korban adalah warga Kalbar yang masih berada di bawah umur.

“Artinya jajaran kepolisian harus menelusuri penipuan tentang umur di mana kesalahannya. Jika terbukti terjadi ada pemalsuan umur harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya..

Sesuai dengan informasi yang diterima hingga saat ini masih ada tiga orang warga Kalbar yang menjadi korban pernikahan kontrak dan masih berada di KBRI Tiongkok. Mereka sekarang masih dalam proses pengurusan pemulangan ke Indonesia.

Selain itu masalah pendidikan juga menjadi faktor pendorong terjadinya perkawinan kontrak. Karena ada di antara korban tidak bisa baca dan tulis, tetapi bisa berangkat ke luar negeri.

Oleh sebab itu kita harus menindak tegas para pelaku atau yang mengurus proses perkawinan kontrak. Sebab hal ini merupakan modus untuk penipuan dan hal ini sudah masuk dalam kategori TPPO.

“Semua yang terlibat dalam kegiatan pernikahan kontrak ini harus ditindak tegas, sehingga perkawinan kontrak ini tidak terjadi lagi, dan korban tidak bertambah lagi,” pungkas Sutarmidji.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan miris dan prihatin terhadap kasus kawin kontrak, karena ada yang masih berusia belia yakni berumur 14 tahun.

Untuk itu Menlu Retno meminta pemerintah provinsi Kalbar dan pihak kepolisian menghentikan dan mencegah dari hulunya dengan menindak tegas oknum beserta “mak comblangnya” sehingga kasus kawin kontrak ini tidak terjadi lagi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tagana Bantu Evakuasi Warga Pengunjung Tangkuban Parahu

30 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia diterjunkan untuk membantu evakuasi warga yang terdampak erupsi Gunung Tangkuban Parahu.

NASIONAL | 27 Juli 2019

Tangkap Bupati Kudus, KPK Sita Rp 200 Juta

Dalam OTT terhadap Bupati Kudus, KPK mengamankan uang tunai sebesar Rp 200 Juta.

NASIONAL | 27 Juli 2019

Polres Bengkulu Utara Amankan Perambah Hutan Lindung

Pelaku ditangkap di dua TKP berbeda.

NASIONAL | 27 Juli 2019

Posko Disiagakan di Tangkuban Perahu, 15 Wisatawan Sesak Napas

15 wisatawan terdampak sesak nafas dan sudah dibawa ke Sespim Porli Lembang.

NASIONAL | 27 Juli 2019

UNHCR Upayakan Pengungsi Tidak Terus Tergantung Bantuan

UNHCR bersama Pemerintah Indonesia dan mitra seperti ILO dan Dompet Dhuafa, sedang memperluas proyek kewirausahaan, membuka ide-ide bisnis, dan start up lokal.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Tangkuban Parahu Erupsi, Masyarakat Tak Usah Panik

Meskipun demikian, ia tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan agar mewaspadai aktivitas Gunung Tangkuban Perahu di sekitar bibir kawah.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Ombudsman: Pemerintah Harus Targetkan Pemerataan Mutu dan Fasilitas Pendidikan

Dalam pelaksanaan PPDB masih terjadi maladminstrasi yang tidak sesuai dengan SOP.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Sayangkan Penahanan Munirwan, PDIP Aceh Advokasi Sertifikasi Benih IF8

PDIP akan mengerahkan bantuan tenaga ahli agar dapat melakukan kajian sesuai standar yang ditetapkan.

NASIONAL | 26 Juli 2019

PVMBG: Erupsi Tangkuban Parahu Menurun

Embusan masih berlangsung akan tetapi warna embusan kolomnya sudah berwarna putih yang artinya material yang dikeluarkan hanya dominan gas dan uap air.

NASIONAL | 26 Juli 2019

Radius Aman Tangkuban Parahu 2 Km

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 milimeter dan durasi sekitar lima menit 30 detik.

NASIONAL | 26 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS