Tuntaskan Kasus Budianto, IPW Minta Polda Metro Segera Periksa "Markus"
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tuntaskan Kasus Budianto, IPW Minta Polda Metro Segera Periksa "Markus"

Jumat, 17 Januari 2020 | 19:28 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Presidium Indonesia Police Wacth (IPW) Neta S Pane menilai, dengan adanya kasus Budianto menunjukkan bahwa di lingkungan Polda Metro Jaya, khususnya di Polres Jakarta Selatan masih bebas berkeliaran para makelar kasus (markus).

“IPW berharap Kapolda Metro Jaya segera memerintahkan Propam menuntaskan kasus Budianto ini secara Promoter (Profesional, Modern, dan Terpercaya), dengan cara menangkap dan memeriksa markus A yang sempat diungkapkan Budianto saat diperiksa Propam,” ujar Neta kepada Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (17/1/2020) sore.

IPW menilai keberadaan markus ini, seperti yang diungkap Budianto tidak bisa dibiarkan dan berkembang biak, karena sangat merusak semangat Promoter yang sudah dibangun Kapolri.

“Kapolda Metro Jaya perlu memerintahkan Propam untuk segera kembali memeriksa Kasat Serse Polres Jaksel, Budianto, dan markus A. Sehingga bisa diketahui seperti apa hubungan markus A dengan Kasat Serse dan siapa saja perwira di Polres Jaksel khususnya, dan Polda Metro Jaya umumnya yang menjadi jaringan markus A,” tegas Neta.

IPW juga meminta Kapolda Metro Jaya perlu mengevaluasi kinerja Kapolres Jaksel yang kurang mengontrol kinerja anak buahnya hingga markus bisa bergentayangan di lingkungan kerjanya.

Seperti pengakuan Budianto, markus A ini menjanjikan bisa menyelesaikan kasusnya. "Kalau kamu bisa sediakan Rp 1 M nanti saya bilang Pak Kasat", kata Budi menirukan pembicaraannya kala itu dengan A (seperti dimuat Detikcom Selasa 14 Januari 2020). Bagaimana pun pengakuan Budi ini tidak bisa dibiarkan, Kapolda Metro Jaya harus mengusutnya dengan tuntas agar kinerja Polda Metro Jaya benar benar Promoter.

Sebelumnya, Budianto Tahapary sudah mengirimkan surat kepada Kapolda Metro Jaya, dengan No: 009/PPKH_PID.B/XII/2019 tanggal 16 Desember 2019 tentang Permohonan Perlindungan dan Kepastian Hukum. Surat tersebut diterima Korsepri Kapolda Metro Jaya.

Dalam point C suratnya, Budianto menjelaskan bahwa Kasatserse Andi Sinjaya pada Senin 24 Desember 2018 saat berjumpa di Coffee Club Pasific Place meminta nominal rupiah yang sangat fantastis besarnya, yaitu sebesar Rp 1 miliar. Namun saat diperiksa Propam, Budianto mengatakan, yang meminta uang kepadanya bukan Kasat Reskrim tapi markus A. Keberadaan markus ini juga diungkapkan Budianto saat diperiksa Propam.

Dari penuturan Budianto ini terungkap bahwa markus ternyata masih bergentayangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya di Polres Jaksel.

IPW menilai keberadaan markus ini tidak boleh dibiarkan dan harus dibersihkan dengan cara ditangkap dan diperiksa Propam, untuk kemudian diperiksa Reserse agar diproses hukum ke pengadilan.

“Tujuannya agar kinerja Polda Metro Jaya bisa benar benar Promoter. Jika Kapolda Metro Jaya membiarkannya sama artinya konsep Promoter Kapolri dikangkangi oleh bawahannya" ujar Neta.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 3 Pejabat PT Hanson

Ketiga saksi yang diperiksa diantaranya Direktur Independen PT Hanson Internasional Tbk Adnan Tabrani.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Kemsos Satukan Langkah Wujudkan Perlindungan Sosial Komprehensif

Harry Hikmat mengapresiasi kerja keras, dedikasi, komitmen, integritas, dan pengabdian seluruh jajaran Kementerian sosial selama tahun 2019.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Bantahan Dirut Asabri, Mahfud: Pasti Bilang Tidak

Saat ditanya ada bantahan dari Dirut Asabri Sonny Widjaja bahwa tidak ada perbuatan korupsi, Mahfud menegaskan silahkan saja membantah.

NASIONAL | 17 Januari 2020

KNKT Soroti Seringnya Kecelakaan di Tol Cipali

Dalam catatan KNKT, setidaknya dalam satu bulan terjadi 36 kecelakaan tabrak belakang di tol yang dioperasikan PT Lintas Marga Sedaya itu.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Jokowi Segera Berhentikan Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Kementerian Sekretariat Negara telah menerima surat terkait dengan keputusan DKPP yang menonaktifkan Wahyu.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Diberhentikan Sebagai Dirut TVRI, Ini Penjelasan Helmy Yahya

Helmy mengungkapkan sebelum pemberhentian dirinya, Dewan Pengawas terlebih dulu menonaktifkan dirinya dari posisi Dirut.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Diduga Bandar Narkoba, Mahasiswa Diciduk Anggota Polda Bengkulu

Polisi menduga tersangka mengedarkan barang haram ini di kalangan mahasiswa.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Pilkada Serentak, Polri Jamin Netral

Polri menjamin pihaknya akan netral dalam Pilkada 2020 yang digelar di 270 wilayah di Indonesia.

NASIONAL | 17 Januari 2020

"Sunda Empire" Sempat Lakukan Kegiatan di UPI Bandung

Sunda Empire dalam video yang viral terlihat melakukan kegiatan di halaman Gedung Isola, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

NASIONAL | 17 Januari 2020

Bantu Tangkap Harun Masiku, Polri Gandeng Interpol

Mabes Polri akan menggandeng Interpol jika ada permintaan KPK untuk menangkap kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Harun Masiku.

NASIONAL | 17 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS