Menko PMK: Pemerintah Jamin Logistik WNI di Tiongkok Cukup
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Menko PMK: Pemerintah Jamin Logistik WNI di Tiongkok Cukup

Selasa, 28 Januari 2020 | 17:26 WIB
Oleh : Dina Manafe / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Wabah novel coronavirus (nCoV) atau 2019-nCoV menyebabkan Kota Wuhan, dan sejumlah kota lain di Provinsi Hubei, Tiongkok terisolasi. Sebanyak 243.100 warga negara Indonesia (WNI) juga dilaporkan terkurung di provinsi ini. Pemerintah Indonesia memastikan para WNI yang ikut terisolasi akibat virus mematikan tidak kekurangan logistik.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memastikan ratusan WNI yang sebagian besar adalah mahasiswa ini aman dan dalam kondisi sehat. Mereka juga tidak kekurangan logistik. Kementerian Luar Negeri sudah mengirimkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Mohon diinformasikan kepada khalayak bahwa WNI yang sebagian besar mahasiswa di seluruh daerah di Tiongkok khususnya provinsi yang terinfeksi dan kota pertama ditemukannya kasus nCoV ini logistiknya dijamin terpenuhi,” kata Menko PMK seusai memimpin rapat koordinasi (rakor) tingkat menteri di Kantor Kemko PMK, Selasa (28/1/2020).

Rakor ini untuk membahas tentang kesiapan masing-masing kementerian/lembaga dalam mengantisipasi ancaman virus yang berasal dari Kota Wuhan, ibukota Provinsi Hubei, Tiongkok ini.

Rakor dihadiri Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Penny Kusumastuti Lukito, Kepala BNPB Doni Monardo, serta perwakilan dari kementerian maupun lembaga terkait.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga sudah menyiapkan skema evakuasi jika memang diperlukan. Sementara ini skema evakuasi tersebut tidak dilakukan karena dianggap belum diperlukan.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menambahkan, pemerintah memberikan perhatian yang besar dan perlindungan maksimum kepada para WNI di wilayah terinfeksi. Komunikasi yang intensif juga dilakukan pemerintah Indonesia melalui KBRI Beijing dengan WNI tersebut. Otoritas Tiongkok sendiri telah menyiapkan hotline 24 jam bagi warga negara asing yang berdomisili di sejumlah kota terinfeksi nCoV dan dikarantina di Provinsi Hubei.

Retno juga mengatakan, kebutuhan sehari-hari WNI menipis, hanya cukup untuk 3-5 hari. Kementerian Luar negeri berusaha untuk memenuhinya. Namun untuk memenuhi kebutuhan ini pun menurut Retno tidak mudah lantaran dalam kondisi darurat wabah nCoV.

“Tapi kita akan tetap lakukan. Menurut informasi Dubes RI di sana, masih ada beberapa toko yang buka, yang teman-teman akan membeli. Harganya memang lebih tinggi, maka negara memberikan bantuan,” kata Retno.

Hari ini, lanjut Retno, pemerintah Indonesia sudah mengecek kembali apakah ada kebutuhan lain yang diperlukan para WNI. Selain bahan makanan, mereka juga membutuhkan masker berkualitas bagus. Kemlu telah berkoordinasi dengan BNPB, dan akan dikirimkan masker N95 via Garuda ke Beijing, besok, Rabu. Kemlu sudah menghubungi layanan pengiriman barang yang mendapat ijin khusus dari otoritas Tiongkok untuk masuk ke wilayah terisolasi.

“Kita sudah kontak layanan pengiriman barang, dan itu tersedia, sehingga kiriman masker itu akan dilakukan,” kata Retno.

Soal evakuasi WNI dari Tiongkok, Retno mengatakan opsi itu terbuka. Namun opsi ini perlu dikomunikasikan terlebih dahulu dengan otoritas Tiongkok karena ada aturan-aturan terkait karantina. Mekanisme evakuasi pun perlu belajar atau membandingkan dengan negara lain yang juga memiliki warga negara di Kota Wuhan dan titik lain yang dikarantina, seperti Australia.

Diketahui nCoV kian menimbulkan kepanikan di berbagai negara karena penularannya yang begitu cepat. Kementerian Kesehatan (Kemkes) sendiri melaporkan hingga saat ini belum ada kasus di Indonesia. Pemberitaan tentang sejumlah orang diduga menderita gejala serupa dengan penyakit ini dipastikan bukan suspect (tersangka) maupun negatif nCoV. Namun demikian, Kemkes sejak kemarin mulai meningkat kewaspadaan dibanding hari-hari sebelumnya.

Menurut laporan terakhir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Minggu, 26 Januari 2020, total kasus yang terkonfirmasi saat ini sebanyak 1.438 kasus, dengan 42 kematian. Semua kematian berada di Tiongkok. Di Tiongkok sendiri, jumlah kasusnya mencapai 1.399, di mana sebanyak 761 kasus dilaporkan dari Provinsi Hubei. Sementara 39 kasus dilaporkan dari 10 negara yang tertular, yaitu Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Thailand, AS, Australia, Perancis, Malaysia, Nepal, dan 3 wilayah di luar Tiongkok daratan yaitu Hong Kong, Taiwan, serta Macau.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Jenggalu, Seluma

Jenazah Eko Ekstrada ini baru ditemukan warga setelah tenggelam selama 22 jam.

NASIONAL | 28 Januari 2020

WNI yang Dievakuasi dari Tiongkok Akan Masuk Karantina

Muhadjir memastikan, para WNI yang dievakuasi dari Tiongkok akan disteril terlebih dahulu.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Komisioner KPU Viryan Aziz Dicecar KPK soal Proses PAW Caleg PDIP

Para Komisioner KPU, kata Viryan sepakat untuk menetapkan Riezky Aprilia sebagai anggota DPR dan menolak permintaan PDIP.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Polri Lakukan Tiga Langkah Tangani Kasus Asabri

Pertama melakukan verifikasi kebenaran kasus ini, kedua tim melakukan langkah kordinasi untuk mendapat info internal di Asabri. Ketiga tunggu hasil BPK.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Viryan Akui Dicecar KPK Soal Proses PAW Caleg PDIP

"Peran biasa saja kita sama-sama berpendapat. Tidak ada hal yang berbeda dengan kasus tersebut, jadi semua anggota KPU RI berpendapat sama," kata Viryan.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Pasien Diduga Idap Virus Korona di Semarang Baru Pulang dari Wuhan

Selama dalam masa perawatan, kondisi kesehatan pasien juga terus membaik. Di ruang isolasi, yang bersangkutan bisa beraktivitas normal.

NASIONAL | 28 Januari 2020

BNPB Kirim 10.000 Masker N95 untuk WNI di Tiongkok

Pengiriman tersebut dilakukan sebagai respon cepat BNPB atas permohonan KBRI di Beijing.

NASIONAL | 28 Januari 2020

RSHS Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Pasien Terduga Idap Virus Korona

Keduanya memperlihatkan gejala klinis seperti demam dan ada riwayat melakukan perjalanan dari wilayah yang terpapar novel coronavirus.

NASIONAL | 28 Januari 2020

KLHK Akhiri Kerja Sama dengan WWF

Salah satu ketidaksesuaian target itu terkait kegagalan WWF Indonesia dan PT ABT menangani karhutla di konsesinya pada Agustus 2019.

NASIONAL | 28 Januari 2020

Masyarakat Jangan Panik, Belum Ada Kasus Virus Korona di Indonesia

Menurut Kuwat Sri Hudoyo, Jambi juga dinyatakan masih aman dari penyebaran virus korona.

NASIONAL | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS