Universitas Bakrie Telah Terapkan Kampus Merdeka dalam Kegiatan Magang
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Universitas Bakrie Telah Terapkan Kampus Merdeka dalam Kegiatan Magang

Sabtu, 15 Februari 2020 | 10:06 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Rektor Universitas Bakrie, Sofie W Alisjahbana mengatakan, sebelum adanya kebijakan Kampus Merdeka, Universitas Bakrie sejak awal telah menjadikan kegiatan magang mahasiswa sebagai bagian dari kurikulum. Bahkan, untuk menjamin kompetensi lulusan mereka memiliki program magang bersertifikat.

Sofie menyebutkan, kegiatan magang menjadi bagian dari penerapan metode experiential learning dalam perkuliahan yang merupakan salah satu strategis agar para mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang dimiliki, dan melakukan praktik langsung di dunia industri. Bahkan, kurikulum pembelajaran sebelum digunakan terlebih dahulu melibatkan pihak industri sebagai pengguna lulusan untuk melakukan evaluasi. Apakah kurikulum sesuai dengan kebutuhan industri atau tidak.

“Melalui metode tersebut, mahasiswa belajar tidak hanya mengandalkan tatap muka dalam kelas, namun juga integrasi dengan kegiatan magang dan praktik kerja di industri, melakukan riset bersama dosen, melakukan pengabdian masyarakat, maupun kegiatan lainnya yang bersifat terapan. Hal ini sejalan dengan metode experiential learning yang diterapkan dalam perkuliahan,” kata Sofie saat konferensi pers "Kick Off 10 Tahun Universitas Bakrie Bersama Samaragam" di Universitas Bakrie, Jakarta, Kamis (13/2/2020) petang.

Sofie menyebutkan, dalam metode experiential learning ini selain magang di industri, sudah mulai diajarkan dalam mata kuliah melalui project based. Pasalnya, metode experiential learning merupakan keunggulan strategis Universitas Bakrie. Di mana para mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang dimiliki dan melakukan praktik langsung.

“Metode experiential learning ini, agar mahasiswa siap magang dan tidak hanya sekadar membuat kopi ketika di lapangan. Selama perkulihan, selalu ada project based agar mahasiswa tidak kesulitan ketika magang. Jadi mahasiswa kami ini ketika magang ya betul-betul sesuai dengan ilmu yang dipelajari,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sofie menuturkan, pihaknya selalu memberi dukungan penuh kepada kreativitas mahasiswa dalam project based. Sebab, akan menjadi bekal kompetensi lulusan untuk berkiprah di masyarakat.

Dalam kesempatan itu Sofie juga menjelaskan, Festival Samaragam menandai peringatan 10 tahun Universitas Bakrie berdiri, ini juga masuk dalam bagain mata kuliah yang mahasiswa semester lima prodi komunikasi.

“Kegiatan ini menandakan bahwa kampus kami memberikan kesempatan luas kepada mahasiswa untuk menuangkan ide kreatifnya dalam sebuah kegiatan publik," terang Sofie.

Menurut dia, kegiatan seperti ini selaras dengan kebijkaan Kampus Merdeka ala Mendikbud Nadiem Anwar Makarim yang menginginkan perguruan tinggi memberikan ruang kebebasan bagi mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi. Pasalnya, Samaragam hadir untuk menjadi wadah bagi kreativitas bermusik anak muda sekaligus sarana belajar bagi mahasiswa Universitas Bakrie dalam berorganisasi dan mengelola sebuah even.

Sebagai informasi, Festival Samaragam akan dihelat pada 15 Februari di Plaza Festival Kuningan. Festival yang memiliki tajuk Bersama dalam Keberagaman dengan Hamoni akan menampilkan para musisi muda yang digandrungi milenial saat ini. Seperti Sal Priadi, Pamungkas, Feel Koplo, Hexgonia, Coldiac dan Reality Club.

Event Director Festival Samaragam Pandit Sumawinata mengatakan, pilihan mengelar fesitval musik ini, karena Universitas Bakrie menilai bahwa musik adalah bahasa komunikasi yang universal untuk menyatukan berbagai keberagaman di Tanah Air.

Dosen Ilmu Komunikasi ini menuturkan, para mahasiswa yang terjun langsung mengurusi festival ini juga akan mendapatkan nilai untuk ujian akhir. Selain itu, mahasiswa juga langsung mengetahui bagaimana rasanya bekerja sebagai event organizer.

“Melalui kegiatan seperti ini mereka terbiasa dan menjadi portofolio ketika melamar kerja di bidang yang mereka tekuni karena sudah berpengalaman mengurusi suatu even seperti festival Samaragam ini,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Acara Adat Tepung Tawar Akan Tandai Pelepasan WNI dari Wuhan di Natuna

Pelepasan WNI dari Wuhan yang sebelumnya dikarantina di Natuna akan diwarnai upacara tepung tawar.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Dekontaminasi Paparan Radioaktif Batan Indah Dilanjutkan Pekan Depan

Bapeten akan melanjutkan dekontaminasi paparan radioaktif yang terjadi di perumahan Batan Indah pada pekan depan.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Puan Dinilai Sosok Perempuan Pemimpin Berkomitmen pada Kebudayaan

Menurut anggota DPR dari Fraksi PDIP Muchamad Nabil Haroen, Puan Maharani memang layak mendapat gelar doktor "honoris causa".

NASIONAL | 15 Februari 2020

Setelah 7 Bulan, Korban Kecelakaan Helikopter TNI di Papua Berhasil Dievakuasi

Kodam XVII/Cenderawasih melakukan proses evakuasi terhadap 12 penumpang kecelakaan helikopter TNI MI-17 di Papua.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Dari Rp 200 Juta yang Diterima, Wahyu Setiawan Kembalikan Rp 154 Juta ke KPK

Wahyu Setiawan mengembalikan uang Rp 154 juta ke KPK.

NASIONAL | 15 Februari 2020

KPK Tak Ambil Pusing Klaim Zulhas soal Alih Fungsi Hutan di Riau

Saat diperiksa KPK, Zulhas membantah telah memberikan izin alih fungsi hutan di Riau.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Zulhas Klaim Tolak Permintaan Duta Palma Group

Zulhas mengaku menolak permintaan Gubernur Riau saat itu, Annas Maamun.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Imam Nahrawi Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp 20 Miliar

Uang suap diberikan untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI pusat kepada Kemenpora pada 2018.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Mengenang Tati Sumirah, Sang Legenda Bulu Tangkis Piala Uber

Kemenangan Tati Sumirah dalam Piala Uber 1975 melawan Jepang sebagai juara bertahan akan selalu dikenang.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Jadi Wakil Kepala KSP, Yanes Dukung Penuntasan Implementasi MoU Helsinki

Menurut Yanes, implementasi butir-butir kesepakatan perdamaian yang tertuang dalam MoU Helsinki adalah kunci stabilitas politik dan keamanan di Bumi Serambi Me

NASIONAL | 14 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS