Kampus Harus Berperan Aktif dalam Transformasi “New Normal Life”
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Kampus Harus Berperan Aktif dalam Transformasi “New Normal Life”

Selasa, 26 Mei 2020 | 11:34 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Peran aktif dunia pendidikan tinggi (kampus) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap tatanan kehidupan normal baru (new normal life) terkait pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan. Sebab, new normal life ini menuntut masyarakat untuk mampu berdaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru.

Demikian dikatakan Staf Pengajar Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Dr Jonathan K Wororomi kepada Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Dikatakan, dalam tatanan kehidupan normal baru, masyarakat perlu sadar dan patuh dalam mengubah pola hidup. Masyarakat harus mampu beradaptasi dengan situasi dan lingkungan baru, yang mengharuskan mereka memperkuat kekebalan tubuh jasmani. Selain itu, masyarakat juga harus mampu beradaptasi dalam rutinitas mereka, dengan mengurangi kontak fisik, menghindari kerumuman, bekerja dan bersekolah dari rumah saja.

“Intinya new normal life menuntut adanya transformasi perilaku, budaya, dan nilai-nilai yang ikut tergerus dalam proses transformasi. Di sinilah peran pendidikan tinggi sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat agar mereka mampu bertransformasi secara baik dalam menghadapi Covid-19,” tandasnya.

Anggota Satgas Covid-19 Uncen ini menjelaskan, proses transformasi ini tidaklah mudah. Sebab, masyarakat harus mengubah kebiasaan hidup yang sudah dijalani bertahun-tahun. Selain itu, ada resistensi terhadap transformasi ini. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di dalam kampus saja seperti respons dosen dan mahasiswa, tetapi juga di kalangan masyarakat umum.

Padahal, dalam beberapa bulan terakhir selama Covid-19 terjadi, masyarakat sebenarnya sudah mengimplementasikan new normal life tersebut sesuai dengan anjuran hidup sehat. Misalnya, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker saat di luar rumah, menjaga jarak sosial dan fisik, serta menghindari kerumuman massa. Sedangkan, di kalangan kampus, skenario new normal life ini sudah mulai diimplementasikan dengan berbagai cara. Salah satu di antaranya adalah proses belajar mengajar dengan sistem daring.

Kendati demikian, ia mengakui, berdasarkan pengamatannya, transformasi tatanan kehidupan normal baru ini masih saja mendapat resistensi, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat umum. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan perubahan perilaku, kebiasaan, dan juga budaya.

“Tentu saja butuh waktu untuk mengadopsi tatanan kehidupan normal baru ini. Untuk itu, edukasi terus menerus sangat dibutuhkan. Di sinilah peran penting Perguruan Tinggi untuk ikut terlibat secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar mampu mengadopsi tatanan kehidupan normal baru secara baik,” tandas alumni Universitas Sebelas Maret ini.

Jonathan K Wororomi mengatakan peran kampus juga dibutuhkan untuk melakukan kajian ilmiah secara sosialogi-antropologi atau psikologi-antropologi, bahkan theologia modern yang bersifat kontekstual. Konsep-konsep ini selanjutnya dapat disederhanakan agar mudah diimplementasikan guna merekonstruksi fenomena ini dari sisi sains dan teknologi.

Dalam konteks di Papua, dosen Program Studi Statistika Uncen ini menegaskan, pentingnya peran perguruan tinggi dalam menggandeng gereja dan masyarakat adat menyikapi makna new normal life dari perspektif budaya (horizontal) dan gereja (vertikal).

Selain itu, perlu juga ada kajian apakah nilai-nilai budaya Papua dan iman Kekristenan dapat mengadopsi paradigma ini dan bagaimana model adaptasinya? Apakah akan mengarah kepada degradasi keimanan atau sebaliknya semakin kokoh dan mengkristal dalam suatu norma dan entitas baru? Bagaimana theologia modern menerjemahkan new normal life dalam konteks kehidupan rohani yang berdampak bagi sesama dan lingkungan sekitarnya?

Karena itu, Jonathan K Wororomi menandaskan, inilah waktunya perguruan tinggi, gereja, dan budaya (masyarakat adat) dituntut berperan secara aktif dan masif membantu pemerintah mengedukasi masyarakat atau jemaatnya, untuk tidak hanya sadar dan taat kepada protokol kesehatan, tetapi juga membimbing jemaatnya agar berhasil melewati prahara pandemi Covid-19 ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Studysaster Perkuat Peran Guru dalam Edukasi Pencegahan Covid-19

Melalui studysaster, guru tidak hanya mengedukasi bahaya Covid-19 kepada siswa, tetapi juga secara tidak langsung ke masyarakat luas.

NASIONAL | 26 Mei 2020

IPW Sesalkan IPDN Jatinangor Gelar Halalbihalal di Tengah Upaya Memutus Covid-19

Sangat aneh di tengah kerja keras pemerintah memutus mata rantai pandemi Covid 19, kampus IPDN justru membuat acara halalbihalal di kampusnya.

NASIONAL | 26 Mei 2020

Covid-19 Berpotensi Meningkat di Bengkulu Pasca-Lebaran

Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni tidak membantah hak tersebut.

NASIONAL | 26 Mei 2020

Ganjar Instruksikan Rapid Test Massal di 35 Kabupaten dan Kota

Untuk mendukung rapid test massal itu, Pemprov Jateng telah mendistribusikan 38.111 alat rapid test ke seluruh kabupaten/kota.

NASIONAL | 26 Mei 2020

Wawancara Siti Fadilah Supari, Deddy Corbuzier Langgar Prosedur Ditjenpas

Ditjenpas menilai kegiatan peliputan dan wawancara yang dilakukan Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah tidak memenuhi izin dan prosedur.

NASIONAL | 26 Mei 2020

Jateng Bersiap Terapkan Normal Baru

Sebelum normal baru benar-benar diterapkan di seluruh lapisan masyarakat, Ganjar Pranowo mengatakan instansi pemerintah mesti memberi contoh terlebih dahulu.

NASIONAL | 26 Mei 2020

Airnav Ingatkan Pilot Waspadai Gangguan Balon Udara

AirNav Indonesia memberikan peringatan kepada pilot untuk mewaspadai gangguan balon udara liar melalui penerbitan notice to airmen (Notam).

NASIONAL | 25 Mei 2020

Polda Bengkulu Perketat Penjagaan di Perbatasan Antisipasi Arus Balik

Polda Bengkulu akan memperketat penjagaan di pos perbatasan wilayah Bengkulu untuk mengantisipasi arus balik dari beberapa kota di Jawa dan Sumatera.

NASIONAL | 25 Mei 2020

IGI Usulkan Sekolah Dibuka Januari 2021

IGI siap membantu Kemdikbud meningkatkan kompetensi guru di Indonesia.

NASIONAL | 25 Mei 2020

Perludem: Publikasi DPT oleh KPU Belum Lindungi Data Pribadi

Perludem menilai pengaturan soal publikasi atau distribusi DPT oleh KPU belum dibarengi atau diiringi dengan kesadaran utuh untuk melindungi data pribadi.

NASIONAL | 25 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS