Dinilai Belum Optimal, Sandiaga Uno: Potensi Zakat Capai Rp 270 Triliun
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Dinilai Belum Optimal, Sandiaga Uno: Potensi Zakat Capai Rp 270 Triliun

Rabu, 27 Mei 2020 | 19:31 WIB
Oleh : Robertus Wardy / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga pengusaha nasional Sandiaga Salahudin Uno menilai pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di Indonesia belum optimal. Pasalnya, potensi zakat di Indonesia sangat besar, terlebih dengan populasi Muslim yang mencapai 85 persen.

“Saat ini zakat, infaq, sedekah di Indonesia masih berkisar Rp 8 triliun jauh di bawah potensi sekitar Rp 270 triliun. Ini harus kita optimalkan dengan pengelolaan infaq kita,” kata Sandiaga Uno di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Pemilik PT Saratoga Investama Sedaya Tbk ini mendorong lembaga pengumpul zakat, infaq, dan sedekah salah satunya Syariah Fren untuk benar-benar meningkatkan pengelolaan infaq dan sedekah dengan memanfaat teknologi dan menyesuaikan dengan kondisi kekinian.

Menurut Sandi pengelolaan infaq harus dilakukan dengan prisnsip-prinsip social entreprenuship atau islamic social finance.
"Dngan pengelolaan yang sangat modern dan tidak kalah dengan bank. Jadi ini adalah cara kita menabung atau berbisnis," ujar Sandi.

Sandi sendiri merupakan pengagas Gerakan Bank Infaq. Sebuah gerakan yang bertujuan mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Di sisi lain, untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha, tetapi terkendala permodalan. Karena akses keuangan yang minim, mereka akhirnya terjerat pada pinjaman rentenir yang mencekik.

Kehadiran Bank Infaq diharapkan membantu pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usaha mereka tanpa khawatir terjerat cekikan bunga rentenir. "Bank Infaq juga membantu mereka terhindar dari rentenir digital yang kini marak," ujarnya.

Sandi mengatakan, Gerakan Bank Infaq ini berbasis komunitas di perumahan, masjid-masjid, kelompok masyarakat, dan majelis-majelis taklim. Gerakan ini mengelola infaq dengan memanfaatkan teknologi digital.

Di era modern, menurut Sandi, infaq makin diterima. Apalagi, saat ini, banyak financial technology (fintech) yang memiliki platform urun dana (crowdfunding) yang pasarnya bisa mencapai Rp 75 triliun.

“Mudah-mudahan bersama teman-teman Syariah Fren kita dapat bersinergi untuk melakukan prinsip-prinsip social entrepreneurship melalui pengelolaan infaq yang modern dan tidak kalah dengan bank,” tutup Sandi.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

87.636 Kendaraan Disuruh Putar Balik

Selain disuruh putar balik, pihak kepolisian juga menindak hampir 10.000 pelanggaran lalu lintas sampai H+2 Lebaran.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Pendistribusian Bansos Lewat Pos Indonesia Diapresiasi

Untuk pemberian bansos beras dilakukan Perum Bulog, sedangkan Pos Indonesia membantu dalam pendistribusian.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Ini Respons Kemdikbud atas Informasi 1,3 Juta Data PNS Bocor

Data yang dimaksud bukan berasal dari Dapodik ataupun PD Dikti Kemdikbud.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Kembali Berulah, Polisi Tangkap 140 Napi Asimilasi

Polda yang paling banyak menangani kasus napi asimilasi itu yakni Polda Jawa Tengah, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, dan Polda Jawa Barat.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Menko Perekonomian: Tujuh Provinsi Siap Laksanakan New Normal

Sedikitnya sebanyak tujuh provinsi yang terindikasi siap menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau the new normal.

NASIONAL | 27 Mei 2020

New Normal, Menteri Agama: Rumah Ibadah Dibuka Bertahap

Kementerian Agama sudah membuat konsep umum yang mengizinkan rumah-rumah ibadah dibuka kembali dalam tatanan normal baru atau new normal.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Guru Penggerak Dapat Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

Konsep guru penggerak dapat menghasilkan pemimpin pendidikan yang mengutamakan murid dan inovasi.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Displin Masyarakat Rendah, TNI/Polri Terlibat New Normal Sebuah Keniscayaan

Wabah Covid-19 merupakan ancaman nirmiliter yang berbeda dengan ancaman militer dan ancaman nonmiliter.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Belum Terima Hasil, Positif Covid-19 di Bengkulu Masih Bertahan di 69 Kasus

Hari ini hanya ada penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 4 orang, karena hasil rapid test menunjukan reaktif.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 di DIY Kembali Terjadi

Dengan pertambahan dua kasus positif tersebut, total kasus positif di DIY mencapai 228 kasus.

NASIONAL | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS