Ahmad Sahroni Puji Kesigapan Kapolri soal Telegram Jenazah PDP
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Ahmad Sahroni Puji Kesigapan Kapolri soal Telegram Jenazah PDP

Rabu, 10 Juni 2020 | 17:46 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Surat Telegram nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 yang memperbolehkan keluarga mengambil jenazah pasien dalam pemantauan (PDP) Covid-19 dengan sejumlah syarat. Telegram ini merupakan bentuk respon Kapolri melihat maraknya kejadian keluarga pasien yang mengambil paksa jenazah PDP agar dimakamkan secara kekeluargaan.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi kesigapan Kapolri tersebut. Sebab kondisi yang terjadi di masyarakat, banyak pihak keluarga mengambil paksa jenazah PDP.

"Memang seperti yang kita ketahui, telah terjadi insiden pengambilan paksa atas jenazah pasien yang PDP corona oleh keluarganya. Terkait hal ini, Kapolri Idham Azis sudah bertindak cepat dengan menerbitkan telegram yang mengatur terkait protokol pemakaman tersebut," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (10/6/2020).

Sahroni juga mendukung kebijakan Kapolri yang dengan cepat menanggapi fenomena pemakaman jenazah PDP Covid-19. Lewat telegram ini diharapkan dapat membuat masyarakat menjadi lebih tenang terkait pengurusan jenazah keluarga mereka di tengah pandemi Covid-19.

"Saya sendiri mendukung kebijakan dari Kapolri yang cepat dan sigap dalam menanggapi fenomena pemakaman ini. Hal ini tentunya diharapkan bisa menjawab keresahan warga yang baru saja kehilangan anggota keluarganya karena corona, maupun masyarakat pada umumnya," ujar Bendahara Fraksi Partai Nasdem DPR tersebut.

Selain itu, Sahroni juga mendukung kepolisian untuk mengatur pelaksanaan pemakaman sesuai prosedur dan protokol yang ada. Kalau memang positif Covid-19, maka masyarakat maupun keluarga juga harus mengikuti protokol dari pihak berwenang. Sebaliknya jika negatif Covid-19, maka pemakaman dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Lebih dari itu, Sahroni mengimbau kepada masyarakat agar tidak menolak jenazah pasien Covid-19 untuk dimakamkan di daerahnya. Sudah semestinya di masa krisis pandemi ini semua orang saling membantu antarsesama.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk jangan menolak jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di daerahnya. Dalam masa-masa sulit seperti ini, akan jauh lebih baik jika kita saling membantu dan menunjukkan kepedulian antara satu sama lain," ucap Sahroni.

Telegram ditujukan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan mendorong pihak rumah sakit rujukan covid-19 untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang dirujuk. Terutama pasien yang sudah menunjukkan gejala, memiliki riwayat penyakit kronis atau dalam keadaan kritis. Jajaran Polri juga diminta berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak rumah sakit rujukan Covid-19 agar dapat secara akurat memastikan penyebab kematian pasien.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kuasa Hukum Terdakwa Klaim Kasus Jiwasraya Bukan Korupsi

Kuasa hukum menyatakan bahwa Jaksa tidak menguraikan perbuatan kliennya memperkaya atau menguntungkan diri sendiri dalam surat dakwaannya.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Masyarakat Diminta Waspadai Penipuan Berkedok Lelang Online

Maraknya modus penipuan lelang online melalui media sosial juga merugikan Pegadaian.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Prof Wiku Paparkan Perkembangan Covid-19 di Depan Jokowi

Saat ini Indonesia masih kekurangan dokter spesialis paru-paru.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Zona Merah Covid-19 di Sumut Bertambah

Penyebaran Covid-19 di Sumut masih mengalami peningkatan karena masyarakat belum melaksanakan protokol kesehatan.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Target 120.000 Tes, Jateng Baru Gelar 29.000 Tes PCR

Provinsi Jateng menargetkan setiap 1 juta penduduk, dilakukan tes 1.300 orang

NASIONAL | 10 Juni 2020

Status Bencana Covid-19 Masih Berlaku, Pembatasan Penumpang Diminta Kembali Diterapkan

Kemhub diminta mempertimbangkan kembali penghapusan aturan pembatasan penumpang pada transportasi umum karena status bencana Covid-19 belum dicabut.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Soal 7 Tahanan Kerusuhan di Papua Tahun Lalu, Serahkan ke Proses Hukum

Semua pihak di Papua dan Papua Barat, terutama kaum muda, diminta untuk tetap tenang dan fokus pada upaya mencegah penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Penambahan Kasus Covid-19, Jatim Kembali Tertinggi

Dalam 24 jam hingga Rabu (10/6/2020) pukul 12.00 WIB, Jawa Timur mencatatkan jumlah pertambahan kasus positif Covid-19 yakni 273 kasus.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Penambahan Kasus Positif Covid-19 Catat Rekor Baru 1.241

Penambahan kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia dalam 24 jam hari ini Rabu (10/6/2020) mencatatkan jumlah tertinggi yakni 1.241 kasus.

NASIONAL | 10 Juni 2020

4 Tahanan Positif Covid-19 Melarikan Diri dari RS Bhayangkara di Jayapura

Sangat disayangkan empat tahanan positif corona ini melarikan diri, karena bisa menularkan virus kepada orang lain

NASIONAL | 10 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS