Hukuman Berat bagi Pembakar Lahan, Kabareskrim Siap Tuntaskan Kasus Karhutla
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Hukuman Berat bagi Pembakar Lahan, Kabareskrim Siap Tuntaskan Kasus Karhutla

Kamis, 25 Juni 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo segera menentukan langkah hukum atas kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Polri akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan dan pengadilan agar pelaku Karhutla diberi hukuman berat.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit berjanji, jajarannya akan menuntaskan seluruh kasus Karhutla yang terjadi di seluruh Indonesia.

"Hukuman berat bagi pembakar hutan sangat tepat di tengah pandemi Covid-19. Negara sedang berjuang melawan Covid-19, jika terjadi Karhutla semakin membahayakan dan menyengsarakan masyarakat," kata Komjen Listyo kepada SP, Kamis (25/6/2020).

Sebelumnya Presiden Indonesia Joko Widodo memerintahkan aparat penegak hukum menindak tegas pelaku Karhutta tanpa kompromi dan padang bulu. Alasannya, kasus Karhutla yang terjadi selama ini, 99 persen akibat ulah manusia.

Dikatakan Kabareskrim Listyo, langkah antisipasi Karhutla sebelumnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis telah mengecek dan meluncurkan aplikasi “Lancang Kuning” untuk memonitor titik hotspot di Polda Riau.

Dari catatan kepolisian menurut Komjen Listyo, ada 12 jajaran Polda yang wilayahnya rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, Polda-Polda diminta supaya mengadopsi dari aplikasi Lancang Kuning yang telah diluncurkan Panglima TNI dan Kapolri.

Polda-Polda yang rawan terjadinya kebakaran hutan, yakni Polda Aceh, Polda Sumatera Utara, Polda Sumatera Barat, Polda Jambi, Polda Riau, Polda Bangka Belitung, Polda Sumatera Selatan, Polda Kalimantan Barat, Polda Kalimantan Tengah, Polda Kalimantan Timur, Polda Kalimantan Utara dan Polda Kalimantan Selatan.

Dijelaskan Komjen Sigit, untuk mencegah terjadinya kasus Karhutla, kepolisian bersama Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, gubernur, Kapolda, Kejaksaan Tinggi telah melakukan sosialisasi penanggulangan dan penegakan hukum soal kebakaran hutan.

Seluruh lapisan masyarakat diminta mematuhi hukum agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan. Polri juga meminta Pemda supaya melakukan pengendalian dan pencegahan dengan menyediakan sarana dan prasarana.

Komjen Listyo Sigit menambahkan, jajaran Bareskrim seluruh Polda telah membentuk Posko Karhutla agar bertindak cepat dalam penanganan dan pemadaman titik api sekecil apapun kebakaran itu.

Catatan polisi, sejak 8 Februari hingga 24 Juni 2020, aparat gabungan sudah memadamkan sebanyak 5.061 titik api. Hasilnya 278 hektare lahan diselamatkan, dan tahun 2019 polisi dan instansi terkait menyelamatkan 15.670 hektare dari amukan si jago merah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Vox Point Gelar FGD Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Sistem Pendidikan Nasional

Dari segi mutu, pendidikan di Indonesia masih jauh dari konsep bangsa yang cerdas

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kemag Ingin Kenaikan Anggaran Menjadi Rp 70,5 Triliun

"Kami mengajukan usulan penyesuaian dan tambahan anggaran sebesar Rp 3,8 triliun, sehingga anggaran Kementerian Agama akan menjadi Rp 70,51 triliun," kata Fachr

NASIONAL | 25 Juni 2020

Komisi VI Pertanyakan Tunggakan Utang Pemerintah Rp 45 Triliun ke PLN

Utang itu merupakan kompensasi tarif selama dua tahun karena tidak ada kenaikan listrik. Pada 2018 mencapai Rp 23,17 triliun, dan pada 2019 Rp 22,25 triliun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Survei SMRC: Mayoritas Setuju Kebijakan Transisi Menuju Normal Baru

Sebanyak 80 persen setuju dengan pemerintah yang memulai kebijakan transisi menuju kehidupan normal baru, walaupun kasus penularan Covid-19 belum menurun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tjahjo: Penerapan Manajemen Talenta ASN Dinilai Penting

Pemerintah kini harus mengembangkan sistem kerja yang fleksibel. ASN bisa bekerja paruh waktu, pilihan waktu, dan tempat.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Birokrasi Kelas Dunia Sulit Terwujud Tanpa ASN Unggul

"Pada 2024 pemerintah ingin birokrasi kelas dunia, tapi itu tidak akan terwujud kalau ASN tidak unggul, tidak cerdas, punya inovasi, dan lain-lain."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Aturan Pelaksanaan Normal Baru Harus Jelas dan Terpadu

"Transisi normal baru saat pandemi, yang terpenting adalah pencegahan Covid-19 yaitu protokol kesehatan harus diperkuat."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi Instruksikan Kepala Daerah Buat Kebijakan Berdasarkan Data Ilmiah dan Pakar

“Jangan kita membuat kebijakan, membuat policy, tanpa melihat data tanpa mendengarkan saran dari para pakar. Ini berbahaya."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tanpa Surat Lolos Sensor, KPI Pertanyakan Alasan Gandeng Netfix

"Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian terkait standar tersebut yaitu sensitivitas terkait isu SARA, muatan kekerasan, dan batasan tampilan seksualitas."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi: Manajemen Krisis Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang

“Oleh sebab itu, dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas ini harus betul-betul seimbang,” kata Jokowi.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS