Djafar Badjeber Sayangkan Demo Tolak RUU HIP Dimanfaatkan Petualang Politik
INDEX

BISNIS-27 431.53 (2.99)   |   COMPOSITE 4906.55 (19.82)   |   DBX 934.495 (0.89)   |   I-GRADE 129.531 (0.72)   |   IDX30 408.573 (2.45)   |   IDX80 107.231 (0.54)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.2)   |   IDXG30 114.42 (0.57)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.43)   |   IDXQ30 119.596 (0.74)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.42)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.25)   |   IDXV30 101.606 (0.9)   |   INFOBANK15 772.076 (7.03)   |   Investor33 357.854 (2.54)   |   ISSI 144.258 (0.31)   |   JII 521.112 (2.16)   |   JII70 177.199 (0.53)   |   KOMPAS100 960.444 (5.61)   |   LQ45 749.999 (4.19)   |   MBX 1355.95 (6.1)   |   MNC36 267.764 (1.73)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.47)   |   SMInfra18 232.762 (1.02)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.31)   |  

Djafar Badjeber Sayangkan Demo Tolak RUU HIP Dimanfaatkan Petualang Politik

Jumat, 26 Juni 2020 | 10:28 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Demo yang dilakukan berbagai elemen masyarakat dan ormas Islam yang awalnya menolak RUU HIP, namun sangat disayangkan bergeser menjadi sorakan sumir yang tak populer lagi terdengar sumbang mewarnai unjuk rasa tersebut.

Demo yang awalnya upaya yang tulus dan murni dalam memperjuangkan dan mempertahankan Pancasila sebagai satu-satunya idiologi bangsa telah dinodai oleh para petualang politik yang belum move on dengan hasil pilpres lalu.

Mereka para petualang politik kambuhan memanfaatkan momentum ini menciptakan kegaduhan-kegaduhan lagi, dan menyelipkan tuntutan yang semula menolak RUU HIP telah berbelok jauh.

Pendemo sudah tidak fokus dengan tuntutannya. Selain tuntutan cabut RUU HIP dari prolegnas, usut inisiator, ada tambahan dua tuntutan yaitu hentikan kriminalisasi ulama dan menuntut Sidang Umum MPR untuk memberhentikan Presiden Joko Widodo. Bahkan mereka juga membakar bendera salah satu parpol.

“Artinya kebencian dan ketidaksukaan kepada presiden Joko Widodo sangat vulgar, jelas tidak relevan dengan pokok tuntutan demo,” ujar Wakil Ketum DPP Hanura bidang Ideologi dan Politik, Djabar Badjeber kepada Beritasatu.com, Jumat (26/6/2020).

Djafar menyebutkan demo Rabu (24/6/2020) membawa pesan-pesan sponsor dari para “dalang” yang selama ini di ketahui merasa terusik dan terganggu eksistensinya saat terpilihnya kembali Joko Widodo menjadi presiden. Dan para dalang ini tak asing lagi siapa mereka dan bagaimana sepak terjangnya selama ini.

Menurut Djafar, sebagai penganut mazhab demokrasi dan sebagai Muslim sejati, sangat disayangkan hal ini terjadi. “Artinya tindakan ini telah menafikkan azas kebenaran dan kepatutan dalam agama yang saya pahami "tertotal" atau mardud,” tegasnya.

Disebutkan sebagai anak bangsa yang peduli dan ikut bertanggung jawab pada masa depan Indonesia, dirinya mengapresiasi dan salut kepada mereka-mereka yang melakukan protes terhadap RUU HIP dengan murni dan tanpa embel-embel sponsor.

“Ini petanda mereka cinta Pancasila dan cinta NKRI dengan tulus dan sungguh-sungguh,” ujar mantan anggota MPR ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

ALIPP Datangi KPK Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Kasus Korupsi di Banten

"Sumber saya mengatakan bahwa BPKP sudah menyelesaikan audit investigasinya dan hasilnya pun sudah diserahkan lagi kepada pimpinan KPK," kata Uday.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Sandiaga Uno: Teknopreneur Perlu Libatkan Generasi Muda

Dengan kerja sama tersebut diharapkan teknologi energi terbarukan dapat dikembangkan di Indonesia.

NASIONAL | 26 Juni 2020

DPRD Apresiasi Pemprov Banten Raih Opini WTP untuk Keempat Kalinya

Fraksi Golkar yang mengapresiasi Pemprov Banten dalam menindaklanjuti temuan BPK dalam laporan keuangan tersebut.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Biaya PEN Sangat Besar, Said Abdullah: Perlu Burden Sharing Pemerintah dan BI

Besarnya alokasi anggara PEN menyebabkan terjadinya pelebaran defisit dalam APBN 2020 mencapai 6,34 persen.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kabareskrim Pastikan Pembakar Hutan di Masa Pandemi Dihukum Berat

Sejak 8 Februari hingga 24 Juni 2020, aparat sudah memadamkan sedikitnya 5.061 titik api.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Produksi Gula Pasir Lokal Makassar Belum Bisa Kendalikan Harga

Harga gula pasir masih belum normal ke harga semula Rp 12.500 per kg

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kepala BNPT: Ulama Berperan Penting untuk Persatukan Bangsa Lewat Dakwah

Ketika agama dan budaya diletakkan secara benar, maka akan menjauhkan agama dari kekerasan.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Bupati Tabanan Bagikan 133.000 Bibit Tanaman Cabai

Tujuan pemberian bibit cabai tersebut adalah untuk membiasakan masyarakat menanam tanaman pangan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pandemi Covid-19 Mempercepat Transformasi Sistem Pendidikan

Pandemi Covid-19 bisa menjadi momen bagi dunia pendidikan untuk mempercepat proses transformasi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pakar: Selama Pandemi, Mutu Pendidikan Nasional Turun

Ini terjadi karena ekosistem pendidikan Indonesia belum mencapai kondisi ideal yang terdiri dari tiga pusat pendidikan, yakni sekolah, masyarakat, dan rumah.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS