Pelaku Penyerangan Mapolsek OKI Diduga Dendam dengan Polisi
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-4.36)   |   COMPOSITE 5059.22 (-35.44)   |   DBX 933.73 (-3.41)   |   I-GRADE 135.366 (-1.37)   |   IDX30 427.201 (-5.01)   |   IDX80 111.513 (-1.21)   |   IDXBUMN20 284.629 (-3.89)   |   IDXG30 118.405 (-1.17)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-4.2)   |   IDXQ30 125.347 (-1.54)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-1.5)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-3.1)   |   IDXV30 105.043 (-0.76)   |   INFOBANK15 803.622 (-4.99)   |   Investor33 371.182 (-3.19)   |   ISSI 148.056 (-1.25)   |   JII 539.107 (-7.45)   |   JII70 182.679 (-2.25)   |   KOMPAS100 996.599 (-9.64)   |   LQ45 780.316 (-8.4)   |   MBX 1404.61 (-10.77)   |   MNC36 278.843 (-2.3)   |   PEFINDO25 265.576 (-4.73)   |   SMInfra18 242.356 (-3.08)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-2.52)   |  

Pelaku Penyerangan Mapolsek OKI Diduga Dendam dengan Polisi

Minggu, 28 Juni 2020 | 18:50 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polri masih mendalami motif penyerangan Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan yang dilakukan Indra Oktomi (35), Mingggu (28/6/2020) dinihari. Satu anggota polisi mengalami luka akibat sabetan senjata tajam, dan pelaku tewas ditembak petugas.

Pelaku tercatat sebagai warga Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Akibat serangan mendadak yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB, mengakibatkan Aiptu M Nur mengalami luka terkena bacokan gancu beras.

Selain senjata tajam, pelaku juga membekali diri dengan senapan angin. Pelaku sempat dikepung sejumlah polisi dan diminta menyerah. Namun dia semakin beringas menyerang anggota polisi yang berusaha menangkapnya.

"Petugas sudah memberikan tembakan peringatan. Pelaku tetap berusaha menyerang anggota. Pelaku tewas setelah tertembak," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Minggu (28/6/2020).

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti senapan angin, gancu beras dan gunting. Pelaku diduga nekat menyerang kantor polisi itu, karena dendam pernah ditangkap dalam kasus penganiayaan. "Pelaku juga di bawah pengaruh narkoba," ujar Kombes Supriadi.

Hasil penyelidikan sementara, penyerangan Mapolres OKI tidak berhubungan dengan terorisme, dan polisi tidak menemukan bukti yang mengarah terorisme. Aksi nekat pelaku murni karena dia dendam dengan polisi.

Dijelaskan pelaku Indra Oktomi datang ke Mapolres OKI menggunakan mobil minibus BG 1088 KD, dan menabrak pagar depan Mapolres sampai roboh.

Setelah memarkir mobilnya di halaman belakang, pelaku mendatangi ruang penjagaan. Aipda M Nur yang sedang piket langsung diserang dengan gancu beras. Kurang puas hanya menyerang Aipda M Nur, pelaku juga berusaha menyerang polisi piket lainnya.

Sementara Ipda Afif dan Ipda Jendri yang melihat aksi penyerangan dari ruang sebelah langsung mengepung pelaku yang berusaha kabur dan bersembunyi di dalam mobilnya.

Polisi sempat dibuat panik, karena di dalam mobil, pelaku terlihat memegang sepucuk senjata laras panjang. Polisi pun tidak mau mengambil resiko, tindakan tegas dan terukur pun dilakukan.

Dalam keadaan tidak berdaya, polisi berusaha membawa pelaku ke rumah sakit, namun meninggal dunia setelah sempat mendapat penangan medis.

Informasi lain menyebutkan, pelaku seorang resedivis kasus penganiayaan dan telah menjalani hukuman 7 bulan penjara. Pelaku juga diketahui mengalami gangguan mental akibat mendalami ilmu kebatinan dan mengonsumsi narkoba jenis sabu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penumpang Positif Covid-19 Lolos dari Bandara Soetta, Angkasa Pura II Lakukan Investigasi

Kewenangan pemberian izin bagi penumpang pesawat untuk bisa terbang ke daerah tujuan ada pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Penularan Baru Covid-19 di Denpasar Lewat Klaster Keluarga

Dua klaster baru penyebaran Covid-19 di Denpasar yakni klaster kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah serta klaster pasar yang menular ke keluarga.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Syarief Hasan: BPIP Cukup Diatur Perpres

Syarief menjelaskan tidak tertutup peluang BPIP disamakan dengan DPR dalam menyosialisasikan Pancasila.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Ombudsman Ungkap 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan

Ombudsman RI mengungkapkan sebanyak 397 Komisaris di perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) merangkap jabatan.

NASIONAL | 28 Juni 2020

LPSK Dorong Sindikat Pemalsu Sertifikat ABK Dijerat Pasal TPPO

Praktik perdagangan orang sektor perikanan, khususnya ABK biasanya melibatkan dua pihak yaitu, penyalur dan pihak perusahaan

NASIONAL | 28 Juni 2020

DBD di Kota Semarang Capai 262 Kasus, 3 Meninggal Dunia

Dinkes Kota Semarang sudah melakukan berbagai upaya untuk terus menekan angka kejadian DBD.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Orang Berisiko Tinggi Covid-19 Dianjurkan Berolahraga di Rumah

Orang-orang yang memiliki risiko tinggi untuk tertular Covid-19 disarankan agar berolahraga di rumah saja.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Polda Bengkulu Siap Laksanakan Tatanan Normal Baru

Jajaran Polda Bengkulu, siap mendukung pelaksanaan penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal di Bengkulu.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Puskesmas di Bengkulu Diminta Siaga Antisipasi Lonjakan Kasus DBD

Kasus demem berdarah dengue (DBD) di beberapa daerah di Bengkulu, mengalami peningkatan.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Ini Tempat Rawan Penularan Covid-19

Tempat-tempat tersebut adalah yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dalam waktu yang lama.

NASIONAL | 28 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS