Polisi Tangkap Peretas Situs Mahkamah Agung
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Polisi Tangkap Peretas Situs Mahkamah Agung

Selasa, 7 Juli 2020 | 17:49 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Pidana Siber Bareskrim Polri masih mendalami uang miliaran hasil meretas 1.309 situs baik milik pemerintah maupun swasta yang digunakan tersangka ADC. Korbannya tidak hanya di Indonesia, ada juga di Inggris, Australia, Portugal, Amerika Serikat dan lainnya.

Tersangka ADC ditangkap tim Siber Bareskrim Polri pada 2 Juli 2020 di tempat persembunyiannya di Yogyakarta. ADC ditangkap atas laporan korban yang diretas.

Menurut pengakuan uang miliaran rupiah itu digunakan tersangka ADC untuk foya-foya. “Uang hasil meretas selain dipakai untuk kepentingan pribadi, apakah ada digunakan untuk membeli barang atau hal lain, ini masih didalami penyidik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada SP, Selasa (7/7/2020).

Hasil pemeriksaan terungkap, tersangka ADC selalu meminta sejumlah uang berkisar Rp 2 sampai Rp 5 juta setiap kali dia berhasil meretas situs milik korbannya. Dari pengakuan ADC, uang itu digunakan untuk mabuk-mabukan.

Jumlah situs yang berhasil diretas tersangka hingga saat ini tercatat 1.309 situs. "Saltu situs yang berhasil diretas, tersangka minta uang antara Rp 2 sampai Rp 5 juta," ujar Irjen Argo.

Salah satu situs yang berhasil diretes tersangka diketahui milik Mahkamah Agung. Hasil pengembangan terungkap, tersangka juga melakukan peretesan situs yang berada di Australia, Portugal, Inggris dan Amerika.

Dalam kasus ini ada tiga tempat masuknya laporan, yakni Polda Yogyakarta, Polda Jawa Barat, dan Bareskrim Polri. Modusnya tersangka mengirim malware tertentu kepada pemilik situs untuk meminta tebusan.

Tersangka mengancam, jika permintaannya tidak dipenuhi korban, situs yang diretas tetap dikuasai tersangka. Setelah uang dikirim tersangka akan mengirim descriptions key, yakni kuncinya lalu ditampilkan situsnya.

Dalam kasus ini polisi menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat komputer yang digunakan tersangka dalam aksi kejahatan tersebut.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 27 jo Pasal 45 atau 46, 48 dan 49 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kejagung Eksekusi Uang Rp 97 Miliar Kasus TPPI

Uang yang disetorkan ke kas negara tersebut bukan uang pengganti, melainkan hasil keuntungan terpidana.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Pimpinan DPR Yakin Sinergi Penegak Hukum Kian Kuat Tuntaskan Kasus Djoko Tjandra

Wakil Ketua DPR menyatakan pihaknya meyakini kasus buronan Djoko Tjandra yang masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi akan membuat sinergi penegak hukum makin kuat.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Polisi Tangkap Pembajak Ribuan Situs

Pelaku juga mengirimkan ransomeware dengan maksud agar pemilik situs mengirimkan uang

NASIONAL | 7 Juli 2020

Jenazah Dibawa Kabur Keluarga di Medan, Positif Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan memastikan, jenazah yang dibawa kabur oleh keluarganya dari RS Pirngadi Medan, positif "corona".

NASIONAL | 7 Juli 2020

Kunjungi Rutan KPK, Komisi III DPR Klaim Tidak Bertemu Tahanan

Ketua Komisi III DPR, Herman Hery mengklaim dalam kunjungan ke Rutan KPK, pihaknya tidak bertemu dengan satupun tahanan yang berada di sana.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Komisi I Dorong Pembentukan Divisi III TNI

Komisi I DPR mendorong pembentukan divisi III TNI, baik Angkatan Darat, Luat maupun Udara. Hal itu sebagai pengembangan dan moderniasi organisasi TNI.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Tjahjo Kumolo: Pemerintah Kaji Pembubaran 96 Lembaga/Komisi

Kempan dan RB terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengkaji urgensi 96 lembaga/komisi itu.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Di 12 Provinsi, Jumlah Sembuh Lebih Banyak Dibanding Penambahan Kasus Positif Covid-19

Jumlah pasien sembuh lebih banyak dibanding penambahan kasus positif Covid-19 terjadi di 12 provinsi pada Selasa (7/7/2020).

NASIONAL | 7 Juli 2020

PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet

PDIP mendukung penuh apapun yang akan dilakukan presiden Jokowi termasuk perombakan kabinet.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Menpora Ingatkan Kaum Milenial untuk Rawat Kebhinekaan

Menurut Menpora Zainudin Amali, peran generasi muda dalam merawat eksistensi bangsa sangat diperlukan.

NASIONAL | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS