Mendagri: Pandemi Ini Harus Dihadapi dengan Prinsip Sun Tzu
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Mendagri: Pandemi Ini Harus Dihadapi dengan Prinsip Sun Tzu

Sabtu, 11 Juli 2020 | 05:41 WIB
Oleh : Robert Vanwi Isidorus / RSAT

Jayapura, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) H Muhammad Tito Karnavian menegaskan kasus positif Covid-19 di Indonesia termasuk di Provinsi Papua, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Mimika terus meningkat. Sejak kasus Covid - 19 terjadi di Wuhan pada Desember 2019, Indonesia tenang - tenang saja dengan pandemi ini karena dianggap jauh, namun hingga hari ini semakin banyak kasus positif di Indonesia.

“Dalam waktu 5 bulan dari 216 negara di dunia, hampir semua terinfeksi Covid-19, terkonfirmasi 10.321.689 kasus dan yang meninggal sekitar 507.435 orang. Pandemi Covid - 19, ini bagi saya merupakan pandemi terluas secara pandemi yang pernah terjadi di seluruh dunia," ujar Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua di Cenderawasih Room Swiss-Bell Hotel Jayapura, Jumat (10/7/2020).

Menurut Tito Karnavian ada 2 pandemi besar yang memakan korban jiwa banyak. Pada abad ke -14 yaitu pandemi The Black Death (1347 - 1351) membunuh 1/3 hingga 2/3 populasi di Eropa. Kedua pandemi Spanish Flu (1918) yang terjadi di Spanyol setelah perang dunia ke II yang mengakibatkan korban meninggal dunia sekitar 50 juta orang.

Dengan adanya pandemi Covid-19 ini permintaan barang semakin berkurang oleh pembeli, akibatnya terjadi banyaknya pengangguran, PHK, karyawan dirumahkan sehingga terjadi krisis sosial.

“Ada suatu dilema antara mengutamakan kesehatan publik atau mau menyelamatkan ekonomi. Ini harus dicari balance atau keseimbangan, artinya ekonomi dan kesehatan berjalan bersama,” ujar Mendagri Tito Karnavian yang didampingi Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal.

Diungkapkan pandemi Covid-19 ini merupakan krisis ekonomi maupun sosial. Pemerintah daerah harus bekerja keras dengan berinovasi dan melakukan berbagai cara sesuai kondisi objektif daerah masing - masing dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu perlu kerja sama yang baik antara semua pihak baik Pemerintah Daerah, TNI - Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, ormas, dan masyarakat sendiri sebagai ujung tombak dan punya kesadaran sendiri dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini.

Dengan adanya Covid-19 yang merupakan pandemi global, masing - masing negara sibuk mengurusi negaranya sendiri.

"Untuk itu kita harus menghadapi pandemi ini dengan prinsip sun tzu yang artinya prinsip strategi perang dengan mengenali kondisi musuh atau penyakitnya,” tandasnya.

Tampak hadir dalam pengarahan tersebut Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Kabinda Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto.

Selanjutnya Direktorat Jendral Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal Za, Kepala Pengadilan Tinggi Papua Heru Pramono, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Danrem 172/PWY kolonel Inf. Izak Pangemanan, Ketua DPRD Papua Jhony Banua Rouw, Rektor Uncen Apolo Safanpo, Kepala Pelaksaan BPBD Provinsi Papua/Kepala Sat Pol PP Provinsi Papua Welliam R Manderi.

Kemudian Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Bupati Keerom Muhammad Markum, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf. Edwin Apria Candra, Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, Kapolres Jayapura AKBP Victor D Mackbon, Kapolres Keerom AKBP Bahtiar Joko Mujiono, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Roby Kayame, Jubir Satgas Covid 19/Sekretaris Dinkes Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bola Panas Kasus Djoko Tjandra Ada di Kejagung?

Besar kemungkinan pemberitahuan penghapusan red notice dari Sekretaris Interpol NCB tidak pernah sampai ke Kejagung.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Ini Harapan Iwan Budianto sebagai Wakil Ketua INAFOC

Wakil Ketua INAFOC Iwan Budianto berharap Indonesia dapat sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

NASIONAL | 11 Juli 2020

DPR Dorong Bio Farma Perkuat Riset dan Inovasi untuk Vaksin Covid-19

Anggota Komisi VI DPR RI Sondang Tiar Debora Tampubolon mendorong Bio Farma agar memperkuat riset dan inovasi, sehingga vaksin dapat lebih cepat ditemukan.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Jasa Medivest Musnahkan 125 Ton Limbah Medis Covid-19

Direktur PT Jasa Medivest Olivia Allan mengatakan bahwa pihaknya memprioritaskan pemusnahan limbah medis Covid-19.

NASIONAL | 11 Juli 2020

Ketum Korpri Ingatkan Anggotanya Terkait Kode Etik

Anggota Korpri diingatkan untuk menjunjung tinggi kode etik Korpri.

NASIONAL | 11 Juli 2020

BNPT Bangun Zona Integritas Wujudkan Bebas Korupsi

BNPT adalah suatu lembaga yang memiliki tugas pokok dan fungsi yang sangat luas.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Kemdikbud Pertahankan Sejarah Jalur Rempah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tkonsisten mempertahankan sejarah keberadaan jalur rempah.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Puskesos, Bukti Negara Hadir untuk Warga Miskin dan Rentan

Layanan terintegrasi ini diselenggarakan dengan tujuan memudahkan masyarakat menerima layanan.

NASIONAL | 10 Juli 2020

Najeela Shihab Tidak Minta Royalti “Merdeka Belajar” ke Kemdikbud

Cikal telah membuat pernyataan yang memperbolehkan merek Merdeka Belajar ini digunakan oleh pihak mana pun asalkan untuk kepentingan pendidikan dan pengetahuan.

NASIONAL | 10 Juli 2020

PGRI: Jangan Main-main dengan Data Guru

Perhitungan jumlah guru nasional dan kesimpulan bahwa kebutuhan guru saat ini terpenuhi merupakan perjudian terhadap masa depan pendidikan Indonesia.

NASIONAL | 10 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS