Brigjen Polri Dipastikan Keluarkan Surat Jalan Djoko Tjandra
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-6.4)   |   COMPOSITE 4945.79 (-39.24)   |   DBX 931.257 (3.24)   |   I-GRADE 131.318 (-1.79)   |   IDX30 415.488 (-6.92)   |   IDX80 108.562 (-1.33)   |   IDXBUMN20 273.68 (-2.25)   |   IDXG30 115.596 (-1.18)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-6.96)   |   IDXQ30 121.636 (-2.04)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.19)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.2)   |   IDXV30 102.795 (-1.19)   |   INFOBANK15 787.375 (-15.3)   |   Investor33 363.773 (-5.92)   |   ISSI 144.695 (-0.44)   |   JII 523.846 (-2.73)   |   JII70 177.783 (-0.58)   |   KOMPAS100 971.12 (-10.68)   |   LQ45 760.321 (-10.32)   |   MBX 1369.12 (-13.17)   |   MNC36 271.592 (-3.83)   |   PEFINDO25 259.811 (2.03)   |   SMInfra18 233.526 (-0.76)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-5.09)   |  

Brigjen Polri Dipastikan Keluarkan Surat Jalan Djoko Tjandra

Rabu, 15 Juli 2020 | 15:20 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Institusi Polri dibuat malu dan ‘dihajar’ Djoko S Tjandra. Selain tidak bisa menangkap buronan kakap itu ternyata dipastikan satu jenderalnya ikut "bermain" dalam skandal ini.

Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo dipastikan mengeluarkan surat jalan bagi buronan kakap itu.

Namun menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri Rabu (15/7/2020), “surat itu atas inisiatif sendiri (Prasetyo) tanpa seizin pimpinan.” Belum jelas apa motifnya.

Prasetyo, yang lama dinas di Div Hubinter Polri, kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polri. Jika terbukti dalam pemeriksaan maka Prasetyo akan dicopot.

Belum jelas juga apakah apakah Prasetyo juga punya peranan menghapus nama Djoko dari red notice Interpol. Namun red notice itu sudah “hilang” sejak 2014. Selama ini red notice diurus oleh Ses NCB yang berada di bawah Div Hubinter.

Ketika ditanya apakah surat jalan ini satu paket dengan penghapusan red notice?

Argo menjawab, sekarang ada pemeriksaan, kemudian nanti siapa-siapa saja yang akan diperiksa yang ada kaitannya, kemudian nanti akan kita lihat, apakah ada kesalahan atau tidak di dalam prosedur yang dilakukan oleh anggota ini.

Seperti diberitakan Djoko S Tjandra adalah buronan kasus pengalihan hak tagih Bank Bali. Ia di vonis hukuman dua tahun penjara. Sehari sebelum putusan dibacakan, Djoko kabur dari Indonesia ke Papua Nugini. Belakangan ia disebut berganti kewarganegaraan di sana.

Yang menyakitkan buron Kejaksaan Agung sejak 2009 ini tiba-tiba muncul di Indonesia. Namanya kembali ramai diperbincangkan ketika ia mendaftarkan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 8 Juni 2020.

Ia pun ditetapkan buron hingga hari ini. Keberadaannya kini tak lagi diketahui dan kembali membuat kontroversi baru setelah ia sempat mencetak KTP dan paspor Indonesia.

Surat jalan itu diduga digunakan Djoko untuk naik pesawat di tengah Covid-19. Surat itu berisi keterangan perjalanan dari Jakarta ke Pontianak, Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tidak Pakai Masker, Warga Kota Jambi Didenda Rp 50.000

Pemkot Jambi masih terus memberlakukan sanksi denda terhadap warga kota itu yang tidak menggunakan masker di ruang publik.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Helmi Hasan dan Rohidin Mersyah Kantongi Tiket Maju di Pilgub Bengkulu 2020

Helmi Hasan dan Rohidin Mersyah telah mengantongi tiket untuk ikut Pilgub Bengkulu 2020, setelah mereka mendapat dukungan dari partai koalisi.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Soal Surat Jalan Djoko Tjandra, Dasco: Jangan-jangan Juga Ada Surat Jalan dari DPR?

Buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko S Tjandra menyeret nama Bareskrim Polri terkait surat jalan keluar-masuk Indonesia.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Kasus Maria Pauline, Polisi Tunggu Pengacara

Penyidikan tersangka pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa, masih belum beringsut maju. Sebab warga negara Belanda ini belum juga didampingi pengacara.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Kumpulkan Gubernur, Jokowi: Segera Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan dilihat sebagai upaya yang harus dilakukan dalam peningkatan kedisiplinan masyarakat.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Tim Cagar Budaya Gali Situs Diduga Petirtaan Kuno di Kediri

Di situs tersebut ada struktur berbentuk persegi empat seluas 5,2 meter persegi.

NASIONAL | 15 Juli 2020

IPW Prihatin Judi Online Marak, Polisi Terkesan Membiarkan

IPW khawatir jika judi online ini dibiarkan, para bandarnya akan masuk mensponsori jago-jagonya yang akan bertarung di Pilkada Serentak, Desember mendatang.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Tiap Tahun Surplus, Produksi Pertanian Kabupaten Pati Melimpah

Hal itu karena Pati memiliki luas lahan hijau yang mampu menopang produksi pertanian dengan maksimal.

NASIONAL | 15 Juli 2020

PKS dan Demokrat Resmi Dukung Kader PDIP di Pemilihan Wali Kota Medan

Dengan adanya dukungan PKS maka dapat dipastikan Akhyar Nasution sebagai kader PDIP, memenuhi syarat untuk ikut dalam kontestasi pilkada Medan.

NASIONAL | 15 Juli 2020

Beredar Surat Jalan Djoko Tjandra ke Kalimantan, Maki Lapor Ombudsman

Dalam surat itu, Joko Tjandra ke Pontianak sebagai konsultan serta berangkat dari Jakarta pada 19 Juni 2020 dan kembali pada 22 Juni 2020.

NASIONAL | 15 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS