Kabareskrim: Jenderal yang Bikin Malu Polri Akan Dipidana
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Kabareskrim: Jenderal yang Bikin Malu Polri Akan Dipidana

Kamis, 16 Juli 2020 | 18:50 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Kabareskrim Komjen Listyo Sigit kembali bicara tentang kelakuan rekan seangkatannya Brigjen Prasetijo Utomo. Menurut Sigit mantan Kepala Biro Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim itu akan diseret ke pengadilan umum dengan pasal pidana.

“Jadi tidak ada lagi pandang bulu siapapun yang terlibat di dalamnya semuanya akan kita proses. Termasuk juga, bagaimana dia (Djoko) masuk kemudian dia melakukan apa saja. Siapa yang membantu dia, sampai dia keluar dari Indonesia. Semuanya akan kita telusuri,” kata Sigit di Mabes Polri, Kamis (16/7/2020).

Saat itu Sigit baru memimpin upacara pencopotan Prasetijo dari jabatannya. Namun, uniknya, sang lokon yang bikin citra Polri babak belur itu tak dihadirkan. Alasannya lulusan Akpol 1991 itu sedang sakit.

“Kita proses mulai dari penerbitan surat jalan, penggunaan surat jalan, termasuk juga bagaimana peristiwa hapusnya red notice dan juga bagaimana kemudian bisa (keluar) surat keterangan kesehatan (bebas Covid-19) atas nama JC yang tertulis di sana juga ditulis sebagai konsultan,” janjinya.

Apakah Prasetijo akan diseret ke pengadilan umum? “ Di kepolisian ada 3 jenis penanganan yaitu disiplin, kode etik, dan pidana. Terkait dengan seluruh rangkaian kasus ini, maka kita akan tindaklanjuti dengan proses pidana," tegas Listyo Sigit.

Seperti diberitakan Djoko pergi setelah sukses “mengobrak-abrik” dan meninggalkan noda hitam bagi Polri. Bayangkan saja dicarii sejak 2019 oleh Kejaksaan Agung namun ia dengan leluasa masuk ke Indonesia, mengurus KTP-Paspor, dan mendapatkan dua surat sakti dari Polri.

Yang lebih menyakitkan, sekaligus memalukan, Djoko mendapat karpet merah itu karena ‘sponsor’ dari Prasetijo. Jenderal bintang satu inilah yang berada dibalik dua surat sakti untuk lelaki berusia 69 tahun yang licin bak belut itu. Termasuk surat keterangan bebas Covid-19 yang ditandatangani oleh dokter H yang berdinas di Satkes Pusdokkes Polri.

Surat jalan dan surat bebas Covid-19 itu digunakan Djoko untuk bisa naik pesawat. Di masa pandemi ini seseorang memang diminta menunjukan surat jalan dan surat bebas covid bila naik pesawat.

Djoko adalah buronan. Sehari sebelum putusan dibacakan, Djoko kabur dari Indonesia ke Papua Nugini. Belakangan ia disebut berganti kewarganegaraan di sana.

Buronan Kejaksaan Agung sejak 2009 ini tiba-tiba muncul di Indonesia. Namanya kembali ramai diperbincangkan ketika ia mendaftarkan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 8 Juni 2020.

Ia pun kembali ditetapkan buron hingga hari ini. Keberadaannya kini tak lagi diketahui saat Djoko kembali membuat kontroversi baru.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Komisi VI Restui Kucuran Dana PEN Rp 151,1 Triliun kepada BUMN

Pencairan dana akan dilakukan dalam tiga skema yaitu penyertaan modal negara, pencairan utang, serta dana pinjaman.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Polisi Kejar Fotografer Muncikari Hana Hanifah

Pria berinisial A diketahui memesan Hana Hanifah dari seorang fotografer yang merangkap muncikari berinisial J.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Bos Harita Group Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Pemilik Harita Group, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik KPK.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Tambah 8, Kasus Positif Covid-19 di DIY Jadi 404

Penambahan kasus baru Covid-19 di DIY sebagian besar juga merupakan hasil tracing dari pasien positif.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Dapat Rekomendasi dari PDIP, Gibran: Doakan yang Terbaik

DPP PDIP dikabarkan telah memberikan rekomendasi bagi pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso di Pilkada mendatang.

NASIONAL | 16 Juli 2020

DIY Terbaik Tangani Covid-19 Sultan HB X: Itu Peran Masyarakat

Sultan HB X mengungkapkan dalam menangani penyebaran Covid-19, Pemda DIY turut melibatkan masyarakat dengan menjadikannya sebagai subjek dalam setiap kebijakan.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Berantas Politik Uang di Pilkada, Bawaslu Gandeng KPK

Bawaslu menggandeng KPK guna mengawasi politik uang di Pilkada 2020.

NASIONAL | 16 Juli 2020

KPK Periksa Bupati Labuhan Batu Utara

Pemeriksaan Bupati Labuhan Batu Utara, Khairuddin Syah Sitorus dilakukan KPK terkait kasus dugaan korupsi dana perimbangan keuangan daerah pasa RAPBN-P 2018.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Panen Raya di Masa Pandemi, Jateng Surplus 2,8 Juta Ton Beras

Meski ekonomi secara umum menurun drastis di masa pandemi Covid-19, namun sektor pertanian di Jateng tetap mampu bertahan. Beras di Jateng mencatatkan surplus.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Survei: Warga Banggai Opitimistis Pemkab Bisa Atasi Dampak Pandemi Covid-19

Temuan survei menggambarkan ada lima apresiasi positif atas kinerja pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Banggai.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS