Hasil Survei, Mayoritas Masyarakat Setuju RUU Cipta Kerja Disahkan

Hasil Survei, Mayoritas Masyarakat Setuju RUU Cipta Kerja Disahkan

Rabu, 22 Juli 2020 | 21:04 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Hasil survei nasional Charta Politika menyebutkan 55,5% atau mayoritas masyarakat yang mengetahui dan mengerti RUU Cipta Kerja menyatakan setuju RUU Cipta Kerja untuk disahkan. Masyarakat yang mengaku tahu dan mengerti RUU Cipta Kerja sebesar 13,3%.

“Mayoritas responden yang mengetahui dan mengerti RUU Cipta Kerja menyatakan setuju RUU Cipta Kerja disahkan,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam rilis survei nasional Charta Politik bertema "Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum Pada Masa Pandemi Covid-19", Rabu (22/7/2020).

Yunarto mengatakan alasan utama responden yang menjawab setuju terhadap pengesahan RUU Cipta Kerja adalah bahwa RUU Cipta Kerja dianggap bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi negara (60,5%).

“Ini terkait kondisi psikologis krisis ekonomi yang dibutuhkan adalah stimulus ekonomi. Disusul dengan kemudahan mengurus izin membuka usaha sehingga tercipta lapangan kerja sebesar 17%,” kata Yunarto.

Yunarto menjelaskan, selain karena dianggap bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi, mayoritas masyarakat juga menilai RUU Cipta Kerja akan berdampak positif terhadap ekonomi.

“Bagi yang mengetahui dan mengerti RUU Cipta Kerja, secara umum menilai bahwa RUU Cipta Kerja berdampak positif terhadap ekonomi. Sebesar 55,5% menilai demikian,” jelas Yunarto.

Penilaian ini menurut Yunarto, didasari kondisi ekonomi masyarakat yang memburuk selama pandemi Covid-19. Kondisi ekonomi yang memburuk ini mempengaruhi dan dirasakan langsung dalam kondisi ekonomi rumah tangga.

“Sebesar 64,8% masyarakat menilai keadaan ekonomi rumah tangga mereka saat ini lebih buruk dibanding sebelum adanya wabah Covid-19,” tambah Yunarto.

Charta Politika Indonesia melakukan survei nasional melalui telepon pada 6-12 Juli 2020. Sampel sebanyak 2.000 responden dipilih secara acak kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang pernah dilakukan oleh Charta Politika Indonesia pada rentang dua tahun terakhir hingga Februari 2020.

Sebanyak 195.638 responden terdistribusi secara acak dalam rentang 2 tahun terakhir, terdapat sekitar 75% memiliki nomor telepon. Jumlah sampel yang dipilih secara acak untuk ditelepon adalah sebanyak 7.500 data, dan yang berhasil diwawancara adalah sebanyak 2.000 responden. Margin of error survei diperkirakan 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Lolos dari Penahanan, 3 Eks Legislator Sumut Tersangka Suap Diultimatum KPK

Ketiga legislator yakni, Nurhasanah, Ahmad Hosein Hutagalung, dan Mulyani mangkir atau tidak memenuhi panggilan penyidik KPK.

NASIONAL | 22 Juli 2020

KPK Pastikan Usut Dugaan Suap dalam Skandal Djoko Tjandra

KPK akan melakukan penindakan apabila ditemukan suap terkait pelarian Djoko Tjandra.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Satgas: Jangan Lihat Angka Kasus Covid-19 Secara Mentah

Satuan Tugas Penanganan Covid-1 mengatakan definisi laju insidensi adalah kasus positif dibagi dengan jumlah penduduk di sebuah wilayah.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Ditjen Hubdat Gelar Bimtek untuk Tingkatkan Keselamatan SDP

Bimtek ini dilatarbelakangi adanya Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 122 Tahun 2018 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemhub.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Evaluasi Program Organisasi Penggerak Dinilai Sangat Ketat

Program Organisasi Penggerak (POP) diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak Indonesia.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Speedboat Tenggelam di Papua, 6 Orang Selamat dan 5 Hilang

Speedboat diduga tenggelam karena dihantam gelombang tinggi dan angin kencang di perairan tersebut.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Jateng Terapkan Guru Kunjung untuk Daerah yang Kesulitan Akses Internet

Biaya kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh menggunakan dana BOS. Guru Kunjung juga disiapkan untuk daerah yang kesulitan sinyal internet.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan Harus Ditingkatkan

Kejaksaan Agung perlu untuk terus meningkatkan kepercayaan publik, termasuk meningkatkan profesionalisme.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Total Kasus Positif Covid-19 Tembus 91.751

Jumlah tersebut terjadi setelah adanya penambahan kasus baru sebanyak 1882.

NASIONAL | 22 Juli 2020

KPK Tahan 11 Mantan Legislator Sumut

KPK menahan 11 orang mantan anggota DPRD Sumatera Utara, Rabu (22/7/2020).

NASIONAL | 22 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS