Polisi Tangkap Pembuat Video Daging Kurban Berisi Sampah yang Viral
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Polisi Tangkap Pembuat Video Daging Kurban Berisi Sampah yang Viral

Minggu, 2 Agustus 2020 | 17:06 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan mengamankan youtuber Edo Putra terkait video bungkusan daging kurban berisi sampah. Edo diduga sebagai pembuat dan penyebar video yang viral di media sosial dijemput polisi di rumah orangtuanya.

Satuan Resrkim Polrestabes Palembang menangkap Edo pada Minggu (2/8/2020), karena video yang dibuat channel YouTube Edo Putra Official telah meresahkan masyarakat. Akibat tayangan video itu, bermunculan berbagai komentar warga, apalagi video tersebut dibuat dan viral di media sosial bersamaan Hari Raya Iduladha.

Edo kini diamankan di Mapolrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji membenarkan adanya youtuber yang diamankan video bungkusan daging kurban yang kemudian viral. "Pelaku diperiksa Unit Pelayanan Perempuan Anak," ujar Kombes Anom kepada Beritasatu.com Minggu (2/8/2020).

Dikatakan orangtua youtuber itu mendatangi Polrestabes Palembang, Minggu (2/8/2020), dan meminta agar Edo dibebaskan. Alasan pihak keluarga kepada polisi karena video yang dibuat Edo hanyalah sebuah settingan, emak-emak yang ada di dalam video itu masih keluarga mereka sendiri. Menurut keluarga Edo, video yang dibuat dilakukan demi konten youtube semata.

Polrestabes Palembang rencananya akan merilis kasus ini secara resmi pada Senin (3/8/2020).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Karhutla Jambi Siagakan 254 Pasukan di 171 Desa

Pasukan pengendalian karhutla dan pembalakan liar tersebut ditempatkan di beberapa titik yang rawan kebakaran hutan dan lahan

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Lalu Lintas Padat, Tol Jakarta-Cikampek Berlakukan Contra Flow

Rekayasa lalu lintas ini dapat mengurangi kepadatan menjelang rest area seperti di KM 62 dan KM 52 arah ke Jakarta.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Tim Penanganan Covid-19 Bengkulu Cek Kantor OPD Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan

Tim Pengkajian Penanganan Covid-19 Bengkulu, akan sidak ke seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemprov setempat.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Koruptor Rugikan Negara Rp 100 Miliar Bisa Dihukum Seumur Hidup

Terdakwa korupsi yang merugikan keuangan negara lebih dari Rp 100 miliar kini bisa dijatuhi hukuman seumur hidup pidana penjara.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Rekind Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat di Masa Pandemi

Rekind mendukung program ketahanan pangan pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi virus corona (Covid -19).

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Kampus USU Perpanjang Masa Penutupan

Sebelumnya ada 12 orang dosen dan pegawai di Kampus USU yang terpapar virus corona.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Sekolah di Sumut Belum Bisa Gelar Belajar Tatap Muka

Belajar dari rumah untuk kalangan pelajar merupakan solusi terbaik melindungi anak di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Penghormatan Terakhir Buat Dokter Andika yang Terpapar Covid-19

Dokter Andika terlibat langsung menangani pasien sejak pandemi Covid-19, Maret 2020.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

IPW Nilai Penangkapan Djoko Tjandra Tidak Ada Kaitan dengan Bursa Calon Kapolri

Kerja sama internasional pasca tertangkap Djoko Tjandra perlu dilanjutkan, sehingga Polri bisa segera menangkap buronan lainnya.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Kasus Djoko Tjandra, Muhammadiyah: Ungkap Pihak yang Terlibat

Mu'ti meminta Polri tidak berhenti dalam mengungkap skandal yang diduga telah melibatkan oknum jendera.

NASIONAL | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS