Polri Temukan Aliran Dana di Balik Hilangnya Red Notice Djoko Tjandra
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Polri Temukan Aliran Dana di Balik Hilangnya Red Notice Djoko Tjandra

Kamis, 6 Agustus 2020 | 13:48 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com -- Hilangnya red notice atau permintaan bantuan penangkapan terhadap Djoko Soegiarto Tjandra dari sistem Interpol ternyata tidak terjadi semata karena by sistem sebagaimana yang telah dilansir Mabes Polri sebelumnya.

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim menemukan dugaan suap dan gratifikasi terkait hilangnya nama Djoko dari daftar Interpol.

“Hasilnya kemarin pada hari Rabu, tanggal 5 Agustus, kasus ini dinaikkan menjadi tahap penyidikan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono melalui saluran medsos Polri Kamis (6/8/2020). Dengan kata lain, penyidikan kasus pidana sudah bergulir.

Indikasi adanya duit pelicin ini didapatkan setelah penyidik meminta keterangan 15 orang saksi. Namun, Argo tidak merinci siapa saja saksi dan calon tersangka yang dibidik dalam kasus ini.

Yang jelas aliran duit ini didapatkan penyidik setelah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Konstruksi hukum terhadap tindak pidana yang dipersangkakan yaitu dugaan penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara terkait pengurusan penghapusan red notice yang terjadi sekitar bulan Mei 2020 - Juni 2020,” tambah Argo.

Ini sesuai Pasal 5 Ayat 1 dan Pasal 2, Pasal 11, Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP.

Dalam kasus hilangnya red notice ini -- yang awalnya diklaim otomatis hilang by sistem pada 2014 karena “tidak ada permintaan perpanjangan dari Kejaksaan Agung” -- telah ada dua jenderal yang kena getah dan dicopot. Mereka adalah mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Sekretaris National Center Bureau (NCB) Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Slamet Wibowo.

Seperti diberitakan terpidana kasus hak tagih utang Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra sudah sepekan lebih berada di Jakarta setelah ditangkap otoritas Malaysia di negeri jiran tersebut pada Kamis (30/7/2020).

Hingga kini status pemilik Mulia Grup itu masih saksi dalam skandal pelariannya, meskipun ia diduga menggunakan surat palsu karena dikeluarkan pejabat Polri tanpa izin dari pimpinan. Sebelumnya memang berhembus info jika penyidik berancang-ancang meningkatkan kasus Djoko ke penyidikan.

Kabareskrin Komjen Listyo Sigit juga telah menjanjikan untuk membuka semua tabir aksi Djoko dan mengenakan proses pidana pada mereka yang terlibat dalam proses membantu Djoko.

Khususnya selama Djoko datang dan melakukan langkah-langkah untuk mengurus kasusnya selama di Indonesia pada 1-19 Juni 2020. Indikasi lain malah menyebutkan Djoko sudah di Indonesia pada Mei lalu.

Semasa di Indonesia, Djoko mengurus KTP dan paspor, dan mendapatkan serta menggunakan dua surat sakti yang asli tetapi palsu dari mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo.

Untuk memuluskan aksi bulusnya Djoko memang dibantu Prasetijo dan pengacara Anita Dewi Anggraeni Kolopaking. Kini baik Prasetijo dan Anita juga sudah jadi tersangka.

Namun baru Prasetijo yang ditahan sementara Anita belum ditahan karena seharusnya ia baru diperiksa Rabu kemarin tetapi memilih tidak datang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelajar dan Guru SMP di Kota Bengkulu Terima Bantuan Kuota Internet Gratis

Pelajar dan Guru SMP di Kota Bengkulu, mulai Agustus ini mendapat bantuan kuota internet dari pemkot setempat senilai Rp 40.000 per orang.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Jerinx SID Penuhi Panggilan Polisi

Jerinx SID memenuhi panggilan Polda Bali tanpa mengenakan masker, Kamis (6/8/2020).

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Kempupera Alokasikan Rp 371,59 M untuk Peningkatan Fasilitas KSPN Labuan Bajo

Kempupera tahun ini mengalokasikan Rp 371,59 miliar untuk rekonstruksi jalan, pelebaran, penataan trotoar, pemeliharaan rutin, dan drainase KSPN Labuan Bajo.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Penolak Penguburan Jenazah Covid-19 Dihukum 3,5 Bulan Penjara

Khudlori dihukum penjara selama 3,5 bulan penjara dalam kasus penolakan pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Polisi Dalami Penyebab Pasien Covid-19 Bunuh Diri

Polisi tengah mendalami penyebab pasien Covid-19 yang bunuh diri dengan melompat dari jendela di lantai 12 RS Royal Prima Medan.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Covid-19 Meningkat Lagi, Kegiatan Belajar Tatap Muka di Kota Jambi Dihentikan

Seluruh sekolah SD, SMP dan sederajat di Kota Jambi tetap melakukan KBM sistem online atau dalam jaringan (daring) selama KBM tatap muka dihentikan.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Sukseskan Pildada Serentak, KPU Sulteng Minta Parpol Kawal Pemutakhiran Data Pemilih

Dikatakan Tanwir, banyak pemilih yang tidak memenuhi syarat masih muncul dalam daftar pemilih.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Saksi Jiwasraya Keberatan Atas Pemblokiran dan Penyitaan Rekening Efek

Sejumlah saksi meyakini rekening tersebut tidak terkait dengan perkara rasuah di Asuransi Jiwasraya.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

123 Sekolah di Kota Cilegon Mulai Uji Coba Belajar Tatap Muka

Langkah uji coba Pemkot Cilegon terkait perkembangan kasus Covid-19 termasuk menjawab keluhan-keluhan dari orang tua siswa.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Antisipasi Kuburan Covid-19 Penuh, Sumut Siapkan 5 Ha Lahan Pemakaman Baru

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, lahan pemakaman Covid-19 ini disiapkan pemerintah mengantisipasi lonjakan kematian.

NASIONAL | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS