Kecewa Omnibus Law, 100 Ribu Orang Akan Demo DPR Saat Pidato Kenegaraan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Kecewa Omnibus Law, 100 Ribu Orang Akan Demo DPR Saat Pidato Kenegaraan

Kamis, 6 Agustus 2020 | 17:30 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Gerakan Buruh bersama Rakyat (Gebrak) menyatakan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa mendesak DPR dan pemerintah menghentikan pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja. Aksi unjuk rasa rencananya akan digelar tepat saat pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo terjadwal di hadapan parlemen pada Jumat, 14 Agustus 2020.

Dalam keterangan tertulisnya, juru bicara Sunarno menjelaskan pihaknya sudah beraudiensi pada 16 Juli 2020 dengan pimpinan DPR dan Baleg DPR. Dalam pertemuan itu, massa dijanjikan tidak akan ada sidang dan rapat-rapat pembahasan Omnibus Law sepanjang masa reses. Hasil itu disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Tapi kenyataannya, Panitia Kerja (Panja) RUU Cipta Kerja tetap melangsungkan rapat-rapat pembahasan selama masa rehat sidang atau reses.

Melihat hal itu, Gebrak menilai DPR tidak menunjukan keberpihakan pada rakyat dengan itikad untuk segera mengesahkan Omnibus Law. Pasalnya, Omnibus Law tersebut bertentangan dengan prinsip dasar konstitusi Negara. Selain itu, banyak memuat pasal-pasal yang merugikan berbagai kalangan rakyat, mulai petani, buruh, hingga nelayan.

"Untuk mendesak agar berbagai tuntutan kami dapat dipenuhi, sekitar 100 ribu orang anggota aliansi Gebrak di 20 kota di Indonesia akan menggelar aksi serentak menuntut DPR dan Presiden Joko Widodo membatalkan Omnibus Law," ungkap Sunarno.

Selain di Jakarta, aksi serentak pada 14 Agustus 2020 itu akan dilakukan di antaranya di Yogyakarta, Semarang, Jawa Timur, Makasar, Riau, Medan, Bandung, Lampung, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur.

Gebrak merupakan gabungan dari berbagai aliansi gerakan rakyat mulai dari gerakan buruh, tani, mahasiswa, nelayan, pelajar, pemuda dan perempuan. Di antaranya adalah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia, Konsorsium Pembaruan Agraria, Sentral Gerakan Buruh Nasional, Konfederasi Serikat Nasional.

Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi, Federasi PeKerja Industri, Federasi pekerja Pelabuhan Indonesia, Liga Mahasiswa Nasional Demokratik-DN, AKMI, FIJAR, Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, YLBHI, Purple Code, Mahardika, KIARA, KPR, Pergerakan Pelaut Indonesia, BEM Jentera, Federasi Mahasiswa Kerakyatan, Sekolah Mahasiswa Progresif, SP Jarkom Perbankan, Solidaritas Pekerja Viva, Amnesti Internasional, GPPI, Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolda Kalsel: 200 Kilogram Sabu-sabu dari Jaringan Malaysia

Kapolda Kalimantan Selatan mengatakan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang diperkirakan berjumlah lebih kurang 200 kilogram merupakan jaringan Malaysia.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Separuh Tenaga Medis Terpapar Covid-19, RSU Sultan Sulaiman di Sergai Ditutup Sementara

Pemkab Sergai menutup sementara RSU Sultan Sulaiman di Sei Rampah, Sumut, karena lebih dari setengah petugas medis dan pegawai terpapar Covid-19.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Langkah Ruangguru Sumbangkan Pendapatan Kartu Prakerja Diapresiasi

Langkah Ruangguru seharusnya diikuti oleh platform digital lainnya.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Pemerintah Tambahkan Bantuan Beras dan Uang Tunai Bagi Keluarga Miskin

Pemerintah melanjutkan penyaluran bantuan tahap II. Berbeda dengan tahap I, penyaluran tahap II ini pemerintah menambahkan bantuan beras dan uang tunai.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Truk Tangki BBM Terbakar di Medan

Truk tangki diduga berisi BBM milik Pertamina hangus terbakar di Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Jateng Sudah Lakukan 138.500 Tes Covid-19

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi rutin ditemukan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah meningkat.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Sudah 800 Orang Daftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Sekitar 800 orang tercatat sudah mendaftar untuk menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Siswa P2TIM Teluk Bintuni Ikuti Ujian Sertifikasi Internasional

Sebanyak 95 siswa P2TIM Teluk Bintuni mengikuti ujian kompetensi yang diadakan oleh ECITB Inggris.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Sidak, Ganjar Temukan Pipa Siluman dan Bangkai Babi di Bengawan Solo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Karanganyar, Kamis (6/8/2020).

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Gubernur Sumut Gandeng Provider Dukung Kelancaran Belajar Daring

Gubernur belum memberikan izin kepada seluruh sekolah untuk melaksanakan proses belajar dengan pola tatap muka di sekolah.

NASIONAL | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS