Menteri Dilarang Tinggalkan Jakarta hingga 22 Agustus 2020, Reshuffle?
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.53)   |   COMPOSITE 4934.09 (-11.31)   |   DBX 924.804 (1.26)   |   I-GRADE 130.838 (-0.44)   |   IDX30 413.425 (-1.07)   |   IDX80 108.094 (-0.33)   |   IDXBUMN20 272.657 (-2.37)   |   IDXG30 115.379 (0)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-1.96)   |   IDXQ30 120.916 (-0.27)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.59)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.71)   |   IDXV30 102.468 (-0.38)   |   INFOBANK15 776.883 (-0.24)   |   Investor33 360.093 (-0.38)   |   ISSI 144.765 (-0.44)   |   JII 523.909 (-1.39)   |   JII70 177.568 (-0.58)   |   KOMPAS100 966.07 (-2.39)   |   LQ45 756.376 (-1.77)   |   MBX 1366.8 (-3.87)   |   MNC36 270.277 (-0.63)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.96)   |   SMInfra18 233.321 (-1.13)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.63)   |  

Menteri Dilarang Tinggalkan Jakarta hingga 22 Agustus 2020, Reshuffle?

Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:02 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Beredar informasi ada imbauan agar para menteri tidak meninggalkan Jakarta mulai hari ini hingga 22 Agustus 2020. Kabarnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo mengaku tidak mengetahui mengenai larangan meninggalkan Jakarta. "Saya kok tidak ada pemberitahuan dari pejabat Istana," ujar Tjahjo kepada Beritasatu.com, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Survei: Publik Harapkan Presiden Lakukan Reshuffle Kabinet

Hal senada disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara. "Saya sampai dengan hari ini, belum pernah dengar imbauan tersebut," ungkap Juliari menanggapi kabar yang ramai beredar di kalangan media tersebut.

Salah satu staf pejabat di lingkungan Istana, menolak berkomentar banyak menyangkut para menteri harus tetap di Jakarta. "Belum ada info," ujarnya seraya menyebut masih banyak anggota Kabinet Indonesia Maju yang berada di daerah. "Ini saya saja masih di daerah," imbuhnya.

Sementara itu dalam survei yang dirlis Charta Politika Indonesia baru-baru ini, mayoritas publik berharap Presiden melakukan reshuffle. Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya mengungkap sebanyak 73,1% responden menyetujui rencana reshuffle. Hanya 13,3% yang tak setuju, dan 13,6% memilih tidak jawab/tidak tahu.

"Sebanyak 73,1 persen mengatakan setuju (reshuffle). Ini lebih esktrem dibandingkan dengan rilis survei Indikator Politik Indonesia," kata Yunarto saat merilis survei, Rabu (22/7/2020).

Baca juga:Masih Ada Menteri Bekerja di Bawah Ekspektasi Presiden

Diukur dari kinerja jajaran Kabinet Indonesia Maju, menurut Yunarto, tingkat kepuasan publik masih rendah. "Hasilnya adalah 49,7% masyarakat merasa puas, sementara 44,1% tidak puas. Selisihnya tidak jauh," ujarnya.

Survei Charta Politika Indonesia juga mencatat Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sebagai menteri terpopuler. Yunarto menjelaskan Terawan menjadi menteri yang paling banyak didengar dan dilihat masyarakat. Menurutnya, hal ini tentu berkaitan erat dengan tugas-tugas Terawan menangani Covid-19.

"Terawan, Sri Mulyani, Doni Monardo, Juliari Batubara, dan Tito Karnavian jadi kepala lembaga yang paling sering dilihat dan didengar dalam masa Covid-19 saat ini," katanya.

Terawan memiliki popularitas 18,6%, Sri Mulyani (13,7%), Doni Monardo (8,2%), Juliari Batubara (4,3%), Tito Karnavian (4%), dan Erick Thohir (3,3%).

Berikutnya Nadiem Makarim (1,7%), Airlangga Hartarto (1,4%), Abdul Halim Iskandar (1,1%), Fachrul Razi (1,1%), Budi Karya Sumadi (1,1%), Jenderal Idham Azis (1%), dan Marsekal Hadi Tjahjanto (1%).

Meski menjadi yang terpopuler, menurut Yunarto, nama Terawan tidak masuk sebagai menteri berkinerja terbaik. Publik antara lain justru memilih Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai yang terbaik. Prabowo dipilih 12,8% responden, diikuti Sri Mulyani (11,5%), Erick Thohir (5,8%), Mahfud MD (4,6%), Basuki Hadimuljono (4,2%).

"Kebanyakan nama-nama yang muncul adalah yang memiliki tingkat pengenalan (awareness) yang tinggi atau pos kementeriannya mendapatkan sorotan media di saat situasi pandemi Covid-19," kata Yunarto.

Survei dilakukan melalui wawancara telepon dengan metode simple random sampling kepada 2.000 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, pada 6-12 Juli 2020. Angka margin of error survei 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sebelumnya hasil survei Indikator Politik Indonesia juga melansir dukungan penuh publik terkait reshuffle. Sebanyak 64,8% setuju, sedangkan 30,3% persen tidak setuju, 4,9% tidak menjawab. “Mayoritas 64,8% setuju jika presiden melakukan perombakan kabinet,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Selasa (21/7/2020).

Survei Indikator Politik Indonesia, digelar 13-16 Juli 2020 lewat wawancara telepon terhadap 1.200 responden. Metode yang dipakai simple random sampling. Margin of error +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pilkada Medan, PKS dan Demokrat Belum Umumkan Akhyar-Salman

Hariyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Lawan Covid-19, Polres Manggarai Luncurkan Kampung Tangguh

Kampung Tangguh dibuat sebagai sebuah usaha Polri untuk ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus corona.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Gayus Lumbuun: Perma 1/2020 Jangan Sampai Belenggu Independensi Hakim

Pasal 27 UUD 1945 menyatakan, kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan yang mandiri dan bebas.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Dana Bantuan Program Subsidi Pekerja di Sulteng Dicairkan Mulai September 2020

Saat ini sedang dilakukan pendataan terkait jumlah pekerja swasta yang akan menerima bantuan program subsidi pekerja dari pemerintah.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Satu Lagi Dokter di Medan Meninggal Akibat Covid-19

Nama dokter yang meninggal dunia itu adalah dokter Dennis, meninggal dunia setelah 5 hari menjalani perawatan oleh pihak medis.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Soal Pergantian Nama Gugus Tugas, Pemprov Banten Masih Tunggu Arahan Kemdagri

“Kami masih menggunakan nama Gugus Tugas. Kami masih menunggu dari Kemdagri untuk strukturnya,” ujar Nana.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Pemprov Sumut Salurkan 170.000 Masker untuk Korban Erupsi Sinabung di ke Tanah Karo

Dahler Lubis menyebutkan, pihaknya telah mengirimkan 10 unit blower (alat pengipas) untuk membersihkan debu yang menutupi tanaman pertanian pada 4 kecamatan.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Presiden Anugerahi Tanda Kehormatan ke Fahri, Fadli Zon, hingga OSO

Tanda Jasa Medali Kepeloporan disematkan kepada Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Ahwil Luthan.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Covid-19, Gugus Tugas Sumut Akan Tes Swab Massal Terhadap 10.000 Orang

Daerah yang paling banyak jumlah kasus penyebaran Covid-19 menjadi prioritas tes usap itu.

NASIONAL | 13 Agustus 2020

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Kamis Pagi

Kepala Pos Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra mengatakan, erupsi Gunung Sinabung membentuk kolom abu vulkanik setinggi 1.000 meter.

NASIONAL | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS