Rektor Unhan Serukan Budaya Damai dalam Pilkada Serentak 2020
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-0.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-6.18)   |   DBX 982.653 (-1.45)   |   I-GRADE 141.194 (-0.09)   |   IDX30 430.883 (-0.25)   |   IDX80 114.327 (-0.2)   |   IDXBUMN20 295.098 (0.38)   |   IDXG30 119.385 (-0.38)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-0.25)   |   IDXQ30 125.574 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.17)   |   IDXV30 107.621 (-0.63)   |   INFOBANK15 842.759 (0.22)   |   Investor33 376.322 (-0.45)   |   ISSI 151.265 (-0.55)   |   JII 550.5 (-2.74)   |   JII70 187.95 (-0.77)   |   KOMPAS100 1026.39 (-1.33)   |   LQ45 794.213 (-0.97)   |   MBX 1420.94 (-1.65)   |   MNC36 281.737 (-0.11)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.77)   |   SMInfra18 242.709 (-1.44)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-0.16)   |  

Rektor Unhan Serukan Budaya Damai dalam Pilkada Serentak 2020

Senin, 21 September 2020 | 11:03 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia menyerukan pembangunan budaya damai dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, yang dilaksanakan di tengah terjadinya pandemi Covid-19.

Menurut Rektor Unhan Laksamana Madya (Laksdya) Amarulla Octavian, pilkada menjadi isu yang rentan karena pengalaman munculnya konflik di masa lalu. Baik di antara masyarakat dengan masyarakat, maupun masyarakat dengan pemangku kepentingan.

"Terlebih pilkada kali ini terjadi di tengah pandemi Covid-19. Potensi itu terlebih terkait politisasi penanganan dampak Covid-19. Dampaknya seringkali lintas sektoral dan merugikan banyak pihak," kata Amarula dalam webinar Hari Perdamaian Internasional #UnhanWorldPeaceDay, yang digelar secara daring, Senin (21/9/2020).

Webinar itu mengidentifikasi, analisa potensi konflik, dan resolusi konflik pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Pembicaranya adalah mahasiswa program doktor Unhan yang juga Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, anggota Bawaslu Mochammad Afifudin, dan Peneliti LIPI Adriana Elisabeth.

Lebih lanjut, Laksamana Madya Amarulla menyatakan pihaknya berharap, terkait pelaksanaan pilkada serentak ini, penyelenggara pemilu, pemerintah, dan masyarakat, harus memahami betul batasan menyeluruh. Sehingga pilkada bisa dilaksanakan dengan baik dan di saat yang sama menjaga kesehatan bersama.

"Kita mencatat sejauh ini sudah ada 51 calon kepala daerah yang sudah mendapat sanksi teguran. Bahkan sudah disiapkan sanksi pembatalan calon jika melakukan pelanggaran lebih jauh," urainya.

Di perayaan Hari Perdamain Dunia tahun ini, Amarulla mengatakan PBB sudah memunculkan tema 'shaping peace together'. Tema ini berfokus pada pentingnya kerja bersama, bahu membahu, menciptakan perdamaian di tengah pandemi, dan bersama menekan serta melawan penyebaran pandemi Covid-19. Sehingga seluruh aktivitas dunia bisa dilaksanakan, termasuk pilkada.

"Di satu sisi kita ingin menjaga kesehatan dengan menjaga protokol kesehatan, yang sebenarnya mudah dilakukan dengan tinggal di rumah dan tak memilih. Tetapi jika kita tak memilih, bisa berdampak ke negara hingga kita sendiri. Disinilah arti pentingnya diskusi ini sehingga kita dapat memberikan usulan ke pemerintah," ungkap Amarulla.

Amarulla mengatakan bahwa salah satu usulan adalah pilkada elektronik yang sudah dilakukan oleh banyak negara, seharusnya bisa menjadi pertimbangan oleh pemerintah.

"Agar kita memaknai pentingnya #UnhanWorldPeaceDay, saya mengutip pernyataan founder sekaligus Presiden pertama kita Ir Soekarno, di mana beliau berpesan 'pemilu jangan menjadi pertempuran perjuangan kepartaian yang dapat memecah persatuan rakyat Indonesia'. Maka semoga kita dapat menciptakan perdamaian dan menciptakan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia," pungkas Amarulla.

Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan Laksamana Muda TNI Siswo Hadi Sumantri membacakan ikrar perdamaian dalam Hari Perdamaian Dunia.

"World Peace Day diperingati di tengah suasana pandemi Covid-19 sebagai bencana global yang merenggut jutaan nyawa. Covid menjadi musuh bersama masyarakat dunia. Kita perlu bersatu padu menghadapi pandemi. Sebarkan kasih sayang, perdamaian, solidaritas, dan tolak diskriminasi dan kebencian," ujar Siswo.

Sekprodi Damai dan Resolusi Konflik (DRK) Unhan, Kolonel Laut Agus Adriyanto, mengatakan perdamaian adalah hak segala bangsa. Dan sebagai agen sosial, mari setiap orang mulai membangun perdamaian dari mulai lingkungan sosial kita sendiri.

"Dari lingkungan keluarga, suku, agama, ras, bangsa, negara, dan umat manusia. Dengan memperjuangkan perdamaian, akan menghasilkan senyum, tawa perdamaian, bagi anak-anak kita, keluarga kita, kerabat kita, masyarakat, dan umat manusia," kata Agus.

"Mari kita ciptakan perdamaian. Let's shape peace together for a better world, for our children, and for ourselves," katanya.

Sebagai Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai deklarasi perdamaian yang disampaikan Unhan sangat relevan dan wajib disosialisasikan.

"Deklarasi itu mengungkapkan komitmen untuk membangun budaya damai, budaya anti kekerasan dan diskriminasi serta kesiapsediaan Indonesia untuk secara aktif melibatkan diri dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia," ujar Hasto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Belajar Tatap Muka di Bengkulu Tengah, Siswa Wajib Kontongi Izin Wali Murid Bermeterai Rp 6.000

"Namun, kita berharap pelaksanaan KMB tatap muka berjalan baik di Bengkulu Tengah," kata Saidirman.

NASIONAL | 21 September 2020

Kader PSI Siapkan Bukti Rekaman Asusila Bupati Poso dengan ASN

Novran mengatakan, bukti rekaman dugaan asusila Bupati Poso dengan ASN berinisial VT sudah beredar luas di masyarakat.

NASIONAL | 21 September 2020

Ikadi: Ulama Harus Berpikiran Nasional

Masing-masing organisasi massa (ormas) keagamaan punya kiat-kiat tersendiri dalam berdakwah.

NASIONAL | 21 September 2020

Angka Kecelakaan Tinggi, Kemhub Kampanyekan Keselamatan Jalan

Kemhub melalui Ditjen Hubdat terus mengampanyekan pentingnya keselamatan jalan mengingat angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tinggi.

NASIONAL | 21 September 2020

Tumpang-Tindih Peraturan Hambat Perampingan Birokrasi dan Kelembagaan

Perampingan birokrasi dan kelembagaan tidak akan efektif selama masih terhambat dengan adanya tumpang-tindih peraturan.

NASIONAL | 20 September 2020

Indonesia Butuh Desain Besar Reformasi Birokrasi dan Kelembagaan

Reformasi birokrasi dan kelembagaan adalah sebuah keniscayaan untuk mewujudkan visi Indonesia 2045.

NASIONAL | 20 September 2020

2 Prajurit TNI Gugur di Papua

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali berulah di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua.

NASIONAL | 20 September 2020

Azis Syamsuddin: Negara Jangan Kalah dengan KKB

Wakil ketua DPR Azis Syamsuddin turut berduka cita terhadap personel TNI gugur akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

NASIONAL | 20 September 2020

Atasi Dampak Covid-19, DPR Ajak GP Ansor kian Membumikan Pancasila

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan harapan agar Gerakan Pemuda (GP) Ansor mampu melahirkan ide besar membumikan Pancasila,

NASIONAL | 20 September 2020

Istana Sebut Perppu Penyempurnaan Pilkada Masih Dibahas

Juru Bicara Presiden bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih membahas Perppu Penyempurnaan Pilkada

NASIONAL | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS