Gubernur dan Masyarakat Yogya Harus Berani Tolak Liga 1
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Gubernur dan Masyarakat Yogya Harus Berani Tolak Liga 1

Jumat, 25 September 2020 | 20:00 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Indonesia Police Watch (IPW) mengimbau Sultan HB X dan masyarakat Yogyakarta bersikap tegas melarang pelaksanaan pertandingan sepakbola lanjutan Liga 1 Indonesia 2020. Sebab kedatangan pemain sepakbola dan sporternya dari berbagai daerah sangat berpotensi menjadikan Yogyakarta sebagai klaster baru Covid-19.

IPW berkeyakinan Wakapolri Komjen Gatot sebagai Wakil Ketua Pengendalian Covid 19 tahu persis situasi pandemi sekarang ini.

Bahkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil berani mengimbau agar warga Jakarta jangan datang dulu ke Bandung. Artinya, pergerakan masyarakat ke antarkota semaksimal mungkin dicegah untuk mencegah penyebaran pandemi Covid'19.

"Hal serupa harus dilakukan Yogyakarta. Selain Polri, Gubernur Sultan HB X, dan masyarakat Yogyakarta juga harus menolak even Liga 1 yang akan digelar mulai 1 Oktober 2020," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada Beritasatu.com, Jumat (25/9/2020).

Dikatakan dengan adanya Liga I akan digelar di Yogyakarta, saat ini banyak klub yang bermarkas di Yogyakarta dan sekitarnya.

Untuk itu, IPW mengimbau Sultan HB X dan warga Yogyakarta menolak even itu dan menolak klub-klub Liga 1 menjadikan Yogyakarta sebagai markasnya.

Menurut Neta, Sultan HB X harus berani mencontoh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang membuat pernyataan warga Jakarta jangan datang dulu ke Jawa Barat.

Alasan paling utama, adalah meningkatnya pandemi Covid-19 di Yogyakarta dalam sebulan terakhir ini. Tercatat ada 461 orang dinyatakan positif pada 14 September 2020, dan melonjak menjadi 2.312 padai 23 September 2020.

Untuk itu Sultan HB X perlu menegaskan kepada Polri dan PSSI bahwa angka penyebaran Covid-19 di Yogyakarta pada bulan September 2020 wajib dijadikan kewaspadaan. Walaupun, Yogya tidak menunjukkan zona merah, tapi secara epidemiologis wilayah DIY, adalah wilayah yang padat dan tidak tepisahkan. Apalagi, saat ini banyak sekali lokasi kerumunan warga di Yogyakarta, seperti di kawasan Malioboro masih banyak orang tanpa menggunakan masker.

Sementara menjelang 1 Oktober diputarnya Liga 1 Indonesia 2020, ada enam klub dari luar Jawa, yang memastikan untuk bermarkas di Yogyakarta untuk bermain di tiga stadion, yaitu Sultan Agung Bantul, Mandala Krida, dan Maguwoharjo Sleman.

Keenam klub tersebut adalah Persiraja Banda Aceh, Barito Putra, Borneo FC, Bali United, PSM Makassar dan Persipura Jayapura,

Persija Jakarta misalnya, sudah ancang-ancang untuk bermarkas di Bantul. Kedatangan para pemain dan ofisial tentunya berpotensi tinggi membawa virus Covid-19 tanpa gejala.

Pertanyaannya, siapa yang menjamin klub-klub yang akan bertanding di DIY, tidak membawa Covid-19? Siapa yang menjamin para suporter mereka tidak akan datang ke DIY? Jika akibat Liga 1 itu Yogyakarta menjadi klaster baru Covid'19, siapa yang harus bertanggungjawab. Apakah PSSI dan LIB mampu menjalankan semua syarat-syarat protokol kesehatan Covid-19?

"Daripada Yogyakarta menciptakan klaster-klaster baru dari para pemain dan ofisial klub anggota Liga 1 Indonesia 2020, lebih baik sejak awal, warga DIY dan Gubernur DIY memberi ultimatum, menolak kedatangan semua klub, dan menolak adanya pertandingan sepakbola di wilayahnya," pungkas Neta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Maju Pilwalkot Solo, Gibran Miliki Harta Rp 21 Miliar

Berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Gibran saat ini mencapai sekira Rp 21 miliar.

NASIONAL | 25 September 2020

Anggota V BPK Buka Rakor Pokja Pemeriksaan Tematik AKN V

Rakor ini membahas perkembangan pemeriksaan tematik semester II tahun 2020.

NASIONAL | 25 September 2020

Tol Kayu Agung-Palembang Siap Diresmikan Presiden

Jalan Tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 40 Km dijadwalkan siap diresmikan Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 25 September 2020

BPK Pelajari Kebijakan Penanganan Covid-19 Pemda dan RS

Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyatakan pemahaman kebijakan pemda dan rumah sakit dalam penanganan Covid-19 bisa memberikan kerangka bagi pemeriksa.

NASIONAL | 25 September 2020

Mendagri Tunjuk Empat Pejabat Sementara Gubernur

Mendagri menunjuk empat pejabat sementara gubernur di empat provinsi, terkait Pilkada 2020.

NASIONAL | 25 September 2020

Polisi Tembak Mati Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia

Polisi berhasil menyita barang bukti 7 kilogram sabu-sabu.

NASIONAL | 25 September 2020

Kejagung: Pemblokiran Saham Benny Tjokro Bukan Penyebab Gagal Bayar Wanaartha

WanaArtha telah mengalami gagal bayar pada Oktober 2019 atau sebelum pihaknya memblokir rekening efek milik Benny Tjokro terkait kasus Jiwasraya.

NASIONAL | 25 September 2020

Bekal Nyaleg 2024, Advokat Henry Indraguna Ambil Program S3 Hukum

Pengalamannya terjun dalam dunia politik, tidak membuatnya kapok.

NASIONAL | 25 September 2020

Sandiaga: 80 Persen Bisnis UMKM Dikelola Perempuan

Kaum hawa dinilai dapat mempertahankan usaha mereka di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 25 September 2020

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Terancam Penjara

Wasmad Edi Susilo diperiksa polisi dan terancam pidana karena nekat menggelar konser dangdut di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS