Bubarkan Acara KAMI, IPW Apresiasi Polda Jatim
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Bubarkan Acara KAMI, IPW Apresiasi Polda Jatim

Selasa, 29 September 2020 | 14:23 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Tindakan tegas Polda Jatim yang membubarkan acara KAMI di Surabaya, Senin kemarin patut diapresiasi semua pihak. Apa yang dilakukan aparat Polda Jatim itu adalah demi keamanan dan demi kepentingan stabilitas Kamtibmas yang kondusif bagi Kota Surabaya khususnya, dan Jawa Timur umumnya.

Indonesia Police Watch (IPW) menilai, dalam situasi seperti sekarang ini dimana krisis berkecamuk akibat Covid-19 yang tidak berkesudahan, konflik dapat dengan mudah terpicuh, sehingga sekecil apa pun potensi konflik harus dihindari.

Sebab itu sangat wajar Polda Jatim membubarkan acara KAMI. Tindakan tegas, cepat dan antisipatif Polda Jatim ini patut diacungi jempol.

“Jika Polda Jatim terlambat bertindak tentu dikhawatirkan ada masalah yang akan berbuntut panjang, karena kelompok KAMI dan massa non KAMI sudah siap saling berhadap-hadapan dan situasi kian panas," ujar Ketua Predium IPW Neta S Pane kepada Beritasatu.com, Selasa (29/9/2020).

Menurut Neta, bercermin dari kasus ini, KAMI perlu mengevaluasi berbagai kegiatan dan manuver-manuver politiknya, terutama di daerah rawan konflik.

"Jika KAMI memaksakan diri dan terjadi bentrokan massa, mereka juga yang akan rugi. Apalagi hadir nama-nama besar dan tokoh terkenal dalam acara itu, tentu akan merugikan citra mereka," ujar Neta.

Neta menambahkan bukan mustahil mereka akan dicibir publik dan dianggap tidak punya wibawa dan kharisma di masyarakat.

"Bagaimana pun kasus di Surabaya ini perlu menjadi warning buat KAMI, agar lebih memperhitungkan situasi jika ingin menggelar kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa dan bisa menimbulkan konflik di masa pandemi Covid-19," pungkas Neta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjar Dukung Pemidanaan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Penetapan status tersangka tersebut membuktikan bahwa hukum juga berlaku tegak pada pejabat publik.

NASIONAL | 29 September 2020

Langgar Protokol Kesehatan, 15.000 Warga Bengkulu Terjaring Operasi Yustisi

Ada 15.709 warga Bengkulu terjaring Operasi Yustisi karena tidak memakai masker dan melanggar protokol kesehatan lainnya saat berada di tempat umum.

NASIONAL | 29 September 2020

Ketua DPR Sampaikan Dukacita atas Longsor di Tarakan

Basarnas Kota Tarakan melaporkan, bencana longsor yang terjadi pada 28 September 2020 itu menyebabkan belasan orang tewas.

NASIONAL | 29 September 2020

Pimpinan KPK Khawatir "Sunatan Massal" Koruptor Munculkan Kecurigaan Publik

Berdasarkan catatan KPK, sepanjang 2019 hingga saat ini, terdapat 20 perkara korupsi yang dikurangi melalui putusan Peninjauan Kembali (PK) MA.

NASIONAL | 29 September 2020

Polri Serahkan Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam Pilkada ke KPU

Bawaslu menemukan 18 pelanggaran terhadap protokol pencegahan Covid-19 selama dua hari masa kampanye Pilkada 2020 yakni pada 26 dan 27 September.

NASIONAL | 29 September 2020

Fitnah PDIP, Oknum ASN Pemkot Kota Bogor 'Dipolisikan'

Dukungan kepada Pasangan Calon Pilkada Sukabumi, Abu Bakar-Sirojudin.

NASIONAL | 29 September 2020

Kemendikbud Salurkan Bantuan Kuota Internet Tahap 2

Penyaluran kuota internet gratis tahap dua akan berlangsung hingga 30 September.

NASIONAL | 29 September 2020

Defisit Ratusan Miliar, Pembangunan Jambi 2021 Terancam Mandek

Menurut Restuardy Daud, terjadinya defisit anggaran pembangunan Jambi dipengaruhi penurunan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun depan.

NASIONAL | 29 September 2020

Bapelkes Bengkulu Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terus bertambahnya kasus virus corona di Bengkulu.

NASIONAL | 29 September 2020

Buntut Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka

"Tersangka dijerat 2 pasal yaitu Pasal 93 UU No 6 tentang Kesehatan dan Pasal 216 KUHP," tegas Iskandar.

NASIONAL | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS