Praktisi Hukum Ini Menentang Keras Perlakuan Diskriminasi terhadap Pinangki
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Praktisi Hukum Ini Menentang Keras Perlakuan Diskriminasi terhadap Pinangki

Selasa, 29 September 2020 | 19:56 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Praktisi hukum, Alfonsus Atu Kota menentang keras perlakuan diskriminasi terhadap Pinangki Sirna Malasari yang kini tengah menjalani proses hukum. Praktik tebang pilih perlakuan hukum semacam ini mengabaikan prinsip equality before the law yang berlaku secara universal.

Hal ini bertentangan dengan pasal 27 (ayat 1) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum.

“Kesamaan di hadapan hukum berarti setiap warga negara harus diperlakukan adil oleh aparat penegak hukum dan pemerintah. Tidak boleh diskriminasi. Ini perintah konstitusi kita,” tegas Alfons di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Seperti diberitakan, perlakuan istimewa didapat Brigjen Pol Prasetijo Utomo. Prasetijo tersangka suap kasus Djoko Tjandra saat digiring dengan seragam polisi lengkap tanpa tangan diborgol.

Demikian juga dengan dua tersangka lainnya yaitu Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking. Meski mengenakan baru tahanan rompi orange, tangan keduanya juga tidak diborgol.

Hal ini kontras dengan perlakuan yang diterima Pinangki Sirna Malasari. Meski kini sudah mendekam rumah tahanan Kejagung, tangan Pinangki tetap diborgol saat menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat.

“Saya kira, perlakuan diskriminasi seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Ini negara hukum dan prinsip dasar hukum itu yang equal,” jelasnya.

Kendati demikian, dia mengaku keputusan memborgol atau tidak seorang tersangka sepenuhnya wewenang subyektif penyidik.

Namun, tetap memegang teguh prinsip persamaan di depan hukum. Sebab, perbedaan perlakuan ini memunculkan pertanyaan publik.

“Mengapa perlakuan hukum terhadap para tokoh yang diduga terlibat ini berbeda-beda. Dan ingat, publik sudah pintar menilai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alfons melihat, Kejaksaan terjebak pada kesalahan yang mereka lakukan dalam menangani persoalan ini sejak awal.

Karenanya, perbedaan perlakuan terhadap Jaksa Pinangki ini sebenarnya ingin memberi pesan kepada publik bahwa mereka serius menangani kasus ini.

Padahal ini sebenarnya sekadar upaya menutupi kesalahan Jaksa dalam menangani kasus ini.

“Tetapi, saya kira, ada langkah-langkah keliru yang mereka salah lakukan dari awal. Penerapan proses hukum acara terhadap pelaku sudah salah. Dan inilah cara Kejaksaan dengan menjadikan Jaksa Pinangki sebagai 'tong sampah' dalam kasus ini,” tegasnya.

Menurutnya, menjadikan Pinangki sebagai tumbal dalam kasus ini sangat mungkin. Pinangki dijadikan alat bagi Jaksa untuk menaikan pamor yang tengah jeblok di mata publik.

“Pinangki ini paling empuk dibandingkan nama-nama lain yang patut diduga berada di pusaran kasus ini. Jadi, wajar dia (Pinangki-red) dijadikan sasaran empuk,” imbuhnya.

“Yang mereka lakukan sebenarnya sekadar upaya menutupi kebobrokan yang mereka lakukan selama ini.
Nggak ada keadilan hukum di negeri ini sekarang. Yang ada, yah kepentingan,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemilihan Wali Kota Palu, Donasi Dana Publik Digalang untuk Aristan-Wahyudin

Hingga 29 September 2020, sumbangan dana yang masuk ke rekening Aristan-Wahyudin sudah mencapai Rp 29 juta.

NASIONAL | 29 September 2020

Karang Taruna Siap Bantu Program Pasar Digital Pegadaian

Pengurus Karang Taruna diyakini bisa menjadi mitra yang baik bagi Pegadaian.

NASIONAL | 29 September 2020

Bawaslu: Paslon Nomer 3 Pilgub Jambi Langgar Protokol Kesehatan

Paslon nomor urut 3, Al Haris–Abdullah Sani melakukan pelanggaran protokoler kesehatan Covid-19 menjelang kampanye, yakni menimbulkan kerumunan massa.

NASIONAL | 29 September 2020

Korupsi Proyek Waterfront City, Pejabat Wijaya Karya Ditahan KPK

KPK menahan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (WIKA) sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa, Selasa (29/9/2020).

NASIONAL | 29 September 2020

Mahfud: Jaga Pancasila Tetap Eksis

Pancasila sebagai ideologi negara telah terbukti mampu menjadi kekuatan pemersatu bangsa, yang dapat merajut kebhinekaan di tengah berbagai tantangan.

NASIONAL | 29 September 2020

MA "Sunat" Hukuman 2 Terpidana Korupsi Proyek E-KTP

Majelis PK MA mengabulkan permohonan PK yang diajukan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Irman dan Sugiharto.

NASIONAL | 29 September 2020

Untuk Kelima Kalinya, DIY Perpanjang Lagi Masa Tanggap Darurat Covid-19

Sri Sultan HB X mengatakan, DIY kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat untuk kelima kalinya dengan pertimbangan pandemi covid-19 di DIY belum berakhir.

NASIONAL | 29 September 2020

Bobby-Aulia Mulai Difitnah di Medan

"Ada tudingan dari warga yang menyebutkan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman, adalah bukan pasangan Islam. Masalah agama masih diperdebatkan," ujar Aulia.

NASIONAL | 29 September 2020

Pelanggar Operasi Yustisi yang Ditindak Tembus 2 juta

Total selama 15 hari Operasi Yustisi Tahun 2020 mulai tanggal 14 September 2020 tim gabungan Operasi Yustisi telah melaksanakan penindakan sebanyak 23.563 kali.

NASIONAL | 29 September 2020

Nurani Institute Pacu Kompetensi Generasi Milenial

Para milenial tidak bisa menutup mata terhadap dinamika IT.

NASIONAL | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS