Di Sespimti Polri, Wapres Ingatkan Layanan Harus Lebih Inovatif
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Di Sespimti Polri, Wapres Ingatkan Layanan Harus Lebih Inovatif

Jumat, 2 Oktober 2020 | 13:45 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) lebih inovatif dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta sesuai dengan tantangan kekinian, khususnya menyangkut keberadaan era digital.

Menurut Wapres, globalisasi yang didukung kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, telah membawa perubahan dan mempengaruhi pola berpikir, perilaku, dan tuntutan masyarakat. Pada titik itu, Polri harus memiliki kemampuan yang mumpuni, baik secara organisasi, SDM, standar operasi maupun dukungan sarana prasarana.

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi digital 4.0, saat ini dan ke depannya masyarakat menuntut pelayanan Polri yang smart dan profesional.

"Layanan yang mampu menghadapi tantangan dan perkembangan masyarakat era digital yang semakin kompleks,” ujar Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Seminar Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Polri Pendidikan Reguler ke-29 Tahun 2020, melalui konferensi video, Selasa (2/10/2020).

Acara itu bertemakan “Strategi Implementasi Smart Policing Guna Mewujudkan Postur Polri yang Efektif dalam rangka Mendukung Pembangunan Nasional”.

Menurut Wapres, smart policing dimaknai sebagai pelaksanaan tugas-tugas kepolisian secara lebih inovatif, menerapkan sains dan teknologi serta evidence-based (berbasis bukti), dan menggunakan pendekatan interdisipliner.

Wapres juga mengingatkan kemajuan teknologi dan informasi juga memunculkan bentuk kejahatan baru dengan modus yang lebih canggih. Seperti kejahatan siber, transaksi keuangan ilegal, penipuan, pencurian data pribadi dan penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Bahkan para teroris dan kelompok ekstrim pun telah memanfaatkan teknologi digital dalam melakukan rekrutmen, pelatihan dan operasi kejahatannya," katanya.

Wapres juga menjelaskan bahwa tujuan pembangunan nasional dihadapkan pada dinamika perkembangan lingkungan yang terus berubah dengan cepat. Sehingga Polri dituntut untuk berani melakukan adaptasi dan perubahan sesuai dengan perkembangan lingkungan tersebut.

“Oleh karenanya Reformasi Birokrasi Polri perlu terus dilanjutkan, bahkan dipercepat sehingga harapan terwujudnya postur kepolisian yang semakin profesional, humanis, bebas KKN dan terpercaya dapat segera terlaksana,” tegas Wapres.

Wapres berharap Reformasi Birokrasi ini dapat melahirkan inovasi yang semakin memudahkan dan meningkatkan pengawasan keamanan dan ketertiban untuk mewujudkan lingkungan yang semakin kondusif.

Ia pun mengapresiasi berbagai capaian yang telah dilaksanakan Polri melalui inovasi layanan masyarakat seperti E-Samsat, SIM Online, SKCK Online, Smart SIM, E-Tilang dan lain sebagainya.

“Inovasi seperti ini tentunya telah memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri,” ucap Wapres.

Wapres menilai keberhasilan pelaksanaan reformasi organisasi tentunya juga harus didukung oleh profesionalisme aparatur yang diwujudkan melalui sistem manajemen yang baik. Pola-pola pendidikan dan pelatihan SDM harus berorientasi pada jawaban atas kebutuhan organisasi dan masyarakat.

Baginya, kebijakan tersebut harus diimbangi dengan SDM unggul di lingkungan Polri. Penguasaan iptek menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan dan mengantisipasi perubahan. Pendidikan, pelatihan dan riset di bidang iptek kepolisian harus menjadi bagian tak terpisahkan dalam kaitannya dengan peningkatan profesionalisme SDM di lingkungan Polri, terangnya.

Untuk itu, Wapres menekankan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi harus dilihat sebagai sarana pendukung. Penguasaan teknologi komunikasi dan informasi bukan dalam konteks sebagai user (pengguna) semata, namun harus benar-benar dapat dilakukan penguasan keilmuannya.

Selain itu, tambah Wapres, diperlukan pendidikan kepemimpinan yang smart. Yakni yang mampu mentransformasikan pengetahuan, mengelola sumber daya, menjadi role model dan berorientasi pada solusi.

“Pemimpin yang smart akan menjadikan organisasi mampu mencapai totalitas smart policing, yaitu mewujudkan postur Polri yang efektif dalam rangka mendukung pembangunan nasional,” ucap Wapres.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terpidana Kasus E-KTP Markus Nari ke Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

Markus juga dijatuhi pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk menduduki jabatan publik selama 5 tahun.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Ketua BPK Paparkan Rencana Pemeriksaan BPK atas IMO

BPK akan melaksanakan prosedur pemeriksaan secara virtual selama 2020. Prosedur yang membutuhkan pemeriksaan lapangan direncanakan akan dilakukan di tahun 2021.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Pilkada 2020, Wapres Minta Polri Netral dan Tegas Tangani Pelanggar Aturan

Wapres mengapresiasi dedikasi dan komitmen segenap pimpinan dan jajaran Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Proses Hukum Penipuan Pejabat Teras Partai Demokrat Dilanjutkan

Meskipun telah tercapai perdamaian oleh para pihak, proses hukum atas delik biasa yang sedang berlangsung tidak serta merta dapat dihentikan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Hina Wapres dengan Kakek Sugiono, Ketua MUI Ditangkap

SM diketahui menggungah kalase foto wapres yang disandingkan dengan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias kakek Sugiono.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Transparansi Pengelolaan Anggaran Kemsos Dinilai Sesuai dengan Keinginan Masyarakat

Pertemuan tersebut terkait transparansi dan akuntabilitas anggaran, guna memperkuat kerja sama untuk pengawalan dan pengawasan dalam pengelolaan anggaran.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

UPH Universitas Pertama yang Memiliki Immigration Corner di Tangerang

Dengan adanya Immigration Corner ini diharapkan semakin memberikan kemudahan dan kecepatan layanan imigrasi, terutama bagi mahasiswa dan dosen dari luar negeri.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Ini Tahapan Program Guru Belajar Kemendikbud

Program Guru Belajar terdiri dari orientasi awal, bimtek, diklat dan pengimbasan.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

KPK Ingatkan Kerawanan Korupsi di Bank Daerah Saat Pilkada

Tak hanya BPD sebagai korporasi, pegawai BPD juga rentan menjadi subyek tindak pidana korupsi.v

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Edufair Part 3 SMAN 8 Jakarta, Peserta Didik Ditargetkan Temukan Minat dan Bakatnya

Rita Hastuti pada kesempatan berharap peserta didik akan menggapai apa yang diimpikan sesuai dengan minat, bakat, dan fashion-nya.

NASIONAL | 2 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS