Kompol IZ Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Kompol IZ Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Senin, 26 Oktober 2020 | 18:52 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis akan menindak tegas siapa saja terlibat kasus penyelundupan 16 kg sabu yang melibatkan Kompol IZ. Dari hasil penyelidikan Kompol IZ diduga bukan hanya nyambi jadi kurir, melainkan juga terlibat jaringan internasional.

Mabes Polri terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja berada di balik oknum perwira Ditreskrimum Polda Riau itu.

Kapolri perintahkan jajaran tidak pandang bulu dalam menindak tegas oknum yang terlibat dalam kasus narkoba.

"Bapak Kapolri berkomitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapa pun yang terlibat kasus itu," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada Beritasatu.com, Senin (26/10/2020).

Awi mengajak semua pihak untuk menunggu hasil penyidikan Polri terkait Kompol IZ yang diduga terlibat peredaran narkoba jaringan internasional.

"Siapapun yang terlibat, baik itu anggota Polri maupun dari masyarakat, akan ditindak tegas. Proses hukum Kompol IZ masih dilakukan Polda Riau," ujar Brigjen Awi.

Hasil penyelidikan terungkap, bahwa Kompol IZ bukan hanya nyambi jadi kurir, melainkan terlibat jaringan internasional. "Setelah ditelusuri ternyata Kompol IZ terlibat jaringan narkoba internasional," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Alasan Polri Belum Panggil Pentolan KAMI Ahmad Yani

Polri beralasan bahwa masih menyusun konstruksi hukum sehingga menunda pemanggilan Ahmad Yani.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Dari Vatikan, Jusuf Kalla Umrah Memohon agar Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

JK dan rombongan memohon kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa dan negera.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Sertifikasi TOEIC Jangkau 75.000 Siswa SMK

Sebanyak 75.000 siswa SMK di seluruh Indonesia menerima program fasilitasi ujian sertifikasi internasional kemampuan bahasa Inggris.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Padat Karya Tunai dari Sisa Dana Desa Akan Serap 8,8 Juta Pekerja

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar akan memanfaatkan sisa dana desa untuk menyerap sekitar 8,8 juta tenaga kerja melalui program padat karya tunai desa.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Seluruh Kabupaten di Jambi Diminta Siaga Bencana Banjir

Kesiagaan banjir tersebut terutama perlu dilakukan di daerah-daerah aliran sungai Batanghari, yakni di Kota Jambi, Kabupaten Merangin, Sarolangun.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Jokowi Minta Erick Thohir Siapkan Strategi Komunikasi Vaksin Covid-19

Menurut Jokowi, strategi komunikasi yang tepat dapat mencegah terjadinya disinformasi atau hoax terkait vaksin Covid-19.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Bidang Datun Kejaksaan Selamatkan Uang Negara Lebih dari Rp 388 Triliun

Penyelamatan keuangan negara dilakukan bidang Datun Kejaksaan Agung maupun bidang Datun Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Rekening Bermasalah, 153.220 Pekerja Belum Bisa Terima Bantuan

Masih ada sebanyak 153.220 rekening yang bermasalah dan belum mendapatkan bantuan subsidi upah.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Ganjar Minta Pemudik Patuh Ikuti Rapid Test

Ganjar meminta pemudik untuk patuh mengikuti tes cepat atau rapid test yang akan digelar secara acak di sejumlah titik.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Jokowi Minta Timeline Pelaksanaan Vaksinasi Segera Diselesaikan

Timeline juga harus diselesaikan dengan memperhatikan jalur distribusi dan internal interval pemberian vaksin yang akan digunakan per wilayah.

NASIONAL | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS