Indonesia Kecam Pernyataan Presiden Prancis
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-17.99)   |   COMPOSITE 5783.33 (-162.95)   |   DBX 1064.04 (-3.52)   |   I-GRADE 168.858 (-6.35)   |   IDX30 499.932 (-20.46)   |   IDX80 131.904 (-5.05)   |   IDXBUMN20 373.781 (-16.94)   |   IDXG30 136.463 (-5.07)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-17.47)   |   IDXQ30 146.101 (-5.82)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.69)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.52)   |   IDXV30 127.988 (-5.61)   |   INFOBANK15 983.467 (-30.4)   |   Investor33 429.105 (-15.66)   |   ISSI 169.797 (-5.07)   |   JII 620.069 (-24.81)   |   JII70 213.196 (-7.42)   |   KOMPAS100 1177.3 (-40.52)   |   LQ45 920.112 (-35.48)   |   MBX 1606.46 (-51.44)   |   MNC36 321.125 (-12.05)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.18)   |   SMInfra18 295.49 (-12.78)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.14)   |  

Indonesia Kecam Pernyataan Presiden Prancis

Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:26 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap tidak menghormati Islam dan komunitas Muslim di seluruh dunia.

“Pernyataan itu telah menyinggung lebih dari dua miliar umat Muslim di seluruh dunia dan memicu perpecahan di antara berbagai agama di dunia,” sebut pernyataan pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Jumat (30/10/1010).

Kemlu menegaskan Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dan demokrasi terbesar ketiga di dunia, mendesak masyarakat global untuk mengedepankan persatuan dan toleransi beragama, terutama di tengah pandemi yang sedang berlangsung.

“Kebebasan berekspresi hendaknya tidak dilakukan dengan cara yang menodai kehormatan, kesucian dan kesucian nilai dan simbol agama,” tandas pernyataan Kemlu.

Pada awal Oktober, sebelum pembunuhan guru sekolah di Prancis, Samuel Paty, Macron membuat pernyataan yang telah memicu kemarahan umat Muslim di dunia khususnya dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Kemarahan umat Muslim diikuti seruan memboikot produk-produk Prancis yang ada di negara-negara Arab, serta aksi protes di dunia Muslim mulai dari Pakistan, Suriah, Bangladesh, sampai Gaza.

Pada 2 Oktober 2020, di hadapan hadirin di sebuah kota di barat laut Paris, atau sekitar 20 kilometer dari tempat Paty dibunuh dengan cara dipenggal setelah mendiskusikan kartun Nabi Muhammad di kelasnya, Macron menyampaikan rencana untuk memerangi separatime, khususnya pada islam.

“Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis hari ini, di seluruh dunia,” kata Macron dalam pidato berbahasa Prancis, dikutip dari Euro News, Rabu (28/10/2020).

Macron menambahkan perlunya “membebaskan Islam di Prancis dari pengaruh asing”. Dia menguraikan rencana untuk mengakhiri sistem yang mengizinkan para imam dilatih di luar negeri, mengurangi homeschooling, dan mengendalikan pendanaan keagamaan.

Guru sekolah menengah atas, Samuel Paty, meninggal dengan kepala terpenggal pada 16 Oktober 2020 karena dibunuh oleh seorang ekstrimis Chechnya.

Peristiwa itu menimbulkan syok mendalam di Prancis. Terkait kasus itu, Macron menyampaikan pembelaan penuh semangat atas kebebasan berbicara dan nilai-nilai sekuler di negaranya. Dia juga bersumpah Prancis tidak akan menyerah kepada kartun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Webinar DPP Golkar, Tips Memburu Beasiswa: Mahasiswa Harus Siap dari Awal

"DPR khususnya Komisi X akan mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo yang menginginkan SDM Indonesia makin meningkat,” kata Hetifah.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Pelindo 1 Salurkan Bantuan Program Kemitraan Senilai Rp 12,3 Miliar

Penyaluran dana PKBL dilakukan di empat provinsi yang merupakan lingkup area operasional Pelindo 1 yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Dukung Kreativitas Masyarakat, TikTok-Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis

Literasi digital menjadi penting untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalani gaya hidup digital.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Jelang Kampanye Berakhir, Bobby Nasution Tetap Aktif Blusukan ke Masyarakat Medan

Keluhan masyarakat lebih dominan menyangkut masalah banjir, jalan rusak, kesehatan, bantuan sosial dan kesenjangan sosial.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Lokasi Wisata Danau Lau Kawar Ditutup

Keselamatan jiwa yang berwisata terancam jika Sinabung erupsi.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Pelanggaran Prokes Terus Terjadi, Bawaslu Dorong Kampanye Daring

Hal tersebut dilakukan lantaran secara teknis kampanye melanggar prokes pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Mendikbud Ajak Siswa Jadi Lilin Perubahan untuk Menginspirasi Orang Sekitarnya

Para peserta debat ditantang untuk menyampaikan pendapat tentang berbagai ilmu pengetahuan dan isu-isu global yang secara efektif dan persuasif.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

41 Santri dari Klaster Pesantren Medan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Merdohar mengingatkan, kalangan santri yang tinggal di pesantren supaya disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Pencarian 3 Anak Hilang di Langkat Masih Diteruskan

Proses pencarian terhadap tiga orang anak itu masih terus dilakukan. Dalam melakukan pencarian itu, polisi juga dibantu oleh masyarakat.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

KPU Medan Pastikan Pasien Positif Covid-19 Bisa Gunakan Hak Pilih

Tata cara pemungutan suara akan diatur lebih jauh di dalam Peraturan KPU yang dalam waktu dekat akan diterbitkan oleh KPU RI.

NASIONAL | 30 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS