Eri Cahyadi Bermimpi Hapus Pengangguran di Surabaya
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Eri Cahyadi Bermimpi Hapus Pengangguran di Surabaya

Sabtu, 26 September 2020 | 21:08 WIB
Oleh : Robertus Wardi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Calon wali kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) Eri Cahyadi punya mimpi besar untuk membangun Surabaya. Sejak menjabat Kepala Bappeko, jago PDIP ini memiliki keinginan tinggi untuk membawa Kota Surabaya menjadi lebih baik, di antaranya dengan mengupayakan keterlibatan warga dalam setiap kemajuan kota.

"Saya ingin pengangguran tak lagi ada di Surabaya. Investasi yang masuk harapannya bisa membuat warga Surabaya terdorong ekonominya, lebih sejahtera, dan makmur, itu mimpi saya sejak lama," kata Eri di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Eri mengatakan, membangun sebuah kota yang ideal dan nyaman bagi setiap warganya membutuhkan waktu yang lama. Karenanya, dibutuhkan komitmen untuk melanjutkan program-program unggulan dari pemerintahan sebelumnya.

Dalam konteks Kota Surabaya, Eri berkomitmen untuk melanjutkan apa yang telah dicapai oleh pendahulunya yakni Tri Rismaharini hingga Bambang DH.

"Membangun Surabaya tidak bisa hanya lima tahun sepuluh tahun, tapi harus berkelanjutan. Kita tahu bahwa Surabaya sudah menjadi kota yang maju dan berkembang sejak era Pak Bambang DH, bahkan kian spektakuler di bawah kepemimpinan Bu Risma, maka bagaimana kita bisa melanjutkan itu dengan terus berinovasi," ujar Eri.



Sumber:Rilis


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU: Delapan Bakal Calon Kepala Daerah Masih Positif Covid-19

Jumlah calon yang akan maju di Pilkada yang terpapar Covid-19 itu berkurang dari 60 orang pada tahap pendaftaran tanggal 4 September lalu.

POLITIK | 26 September 2020

Fahri Hamzah: Perjodohan Bobby-Aulia Mantap Sekali

Partai Gelora memberikan dukungan terhadap pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution-Aulia Rahman

POLITIK | 26 September 2020

Bobby Nasution: Pola Kerja Anak Muda Bangkitkan Ekonomi Saat Pandemi

Jika era digitalisasi ini dimanfaatkan Pemkot Medan jauh hari sebelumnya, maka keterpurukan ekonomi akibat pandemi tidak terjadi.

POLITIK | 26 September 2020

DPR: Sanksi Sosial untuk Pelanggar PSBB Kadang Dijadikan Objek Lelucon

Anggota DPR dari Fraksi PAN Intan Fauzi menyayangkan penerapan sanksi sosial di lapangan dalam rangka mengendalikan Covid-19 sudah kebablasan.

POLITIK | 25 September 2020

Pastikan Protokol Kesehatan Dilaksanakan di Pilkada, PDIP Bentuk Tim Penegak Disiplin Partai

PDIP menyiapkan Tim Penegak Disiplin Partai demi menegakkan disiplin protokol kesehatan para calon kepala daerah (cakada) dan kader di Pilkada 2020

POLITIK | 25 September 2020

Kokohkan Nasionalisme, Fraksi PKS Gelar Lomba Pidato Biografi 5 Tokoh Bangsa

Fraksi PKS DPR akan menyelenggarakan lomba pidato biografi tokoh-tokoh bangsa.

POLITIK | 25 September 2020

Djarot Pastikan Bobby- Aulia Siap Kampanye Virtual

Menurut Djarot, Bobby-Aulia sudah melakukan koordinasi dengan kader PDIP Medan.

POLITIK | 25 September 2020

PAN Minta Paslon yang Diusung Patuhi Protokol Kesehatan

PAN tidak ingin Pilkada 2020 menjadi klaster penyebaran Covid-19.

POLITIK | 25 September 2020

Mendagri: Pertemuan Terbatas Hanya di Daerah Susah Sinyal

Tito meminta paslon yang maju dalam Pilkada Serentak 2020 agar menggunakan media daring dalam berkampanye.

POLITIK | 25 September 2020

Mahfud: Paslon yang Melanggar Protokol Kesehatan Bisa Dipidana

Penegakan hukum pidana bersifat ultimum remedium tindakan terakhir jika langkah-langkah persuasif sudah tidak bisa lagi dilakukan.

POLITIK | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS