Survei: Elektabilitas Partai Politik Turun, Kecuali PDIP, Gerindra, PKS, dan PSI
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Survei: Elektabilitas Partai Politik Turun, Kecuali PDIP, Gerindra, PKS, dan PSI

Jumat, 16 Oktober 2020 | 21:31 WIB
Oleh : Hotman Siregar / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Posisi dua partai politik besar yang sedang berkuasa masih belum tergoyahkan. Di tengah menurunnya elektabilitas parpol-parpol, PDIP dan Gerindra justru mengalami kenaikan. PDIP masih tetap unggul dengan elektabilitas 31,6 persen, naik dari 26,8 persen pada survei Juli 2020.

Gerindra menyusul di urutan kedua, dengan kenaikan dari 14,1 persen menjadi 14,4 persen. Koalisi strategis yang dibangun oleh PDIP dan Gerindra meraup posisi dominan, belum tergoyahkan oleh parpol-parpol lain maupun yang ada di luar pemerintahan.

Di antara parpol oposisi hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang naik elektabilitasnya, dari 4,9 persen menjadi 5,7 persen. Sementara itu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang belum memiliki keterwakilan di Senayan bergerak naik dari 4,4 persen menjadi 4,8 persen.

“Elektabilitas partai-partai politik mengalami penurunan, hanya empat parpol yang naik yaitu PDIP, Gerindra, PKS, dan PSI,” ungkap Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer Leonard SB dalam press release di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Hampir semua parpol lainnya di kubu pemerintah menurun elektabilitasnya. Pada peringkat ketiga Golkar turun dari 8,2 persen menjadi 8,0 persen. Lalu ada PKB (5,4 persen/5,1 persen), Nasdem (4,2 persen/3,6 persen), dan PPP (2,1 persen/1,9 persen).

Sementara parpol di luar pemerintah lainnya juga menurun, yaitu Demokrat (3,9 persen/3,2 persen) dan PAN (2,3 persen/1,1 persen). “PAN makin anjlok setelah pendirinya Amien Rais resmi keluar dan membentuk parpol baru, Partai Ummat,” jelas Leonard.

Selebihnya parpol-parpol papan bawah, yaitu Perindo (0,7 persen/0,5 persen), Hanura (0,3 persen/0,4 persen), dan Berkarya (0,4 persen/0,3 persen). PKPI, PBB, dan Garuda masing-masing 0 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab (22,2 persen/19,4 persen).

Survei Indometer dilakukan pada 25 September - 5 Oktober 2020 melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden dari seluruh provinsi yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error sebesar 2,98 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU Sumut Minta Paslon Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Penerapan protokol kesehatan dalam tahapan pilkada, dipastikan dapat menekan tingkat penyebaran virus corona.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Bawaslu Sebut Pelanggaran Protokol Kesehatan Berkurang

Pelanggaran terbanyak berupa peserta kampanye yang tidak memakai masker.

POLITIK | 16 Oktober 2020

KPU: 2 Paslon Belum Ditetapkan sebagai Peserta Pilkada

Ada lima paslon yang gagal maju karena tidak memenuhi persyaratan.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Bawaslu: Kampanye Tatap Muka Masih Pilihan Utama Paslon

Metode kampanye paling sedikit adalah iklan media dan debat publik.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Survei: Kang Emil dan Anies Potensial Cawapres

Gubernur Jawa Timur Khofidah Indar Parawansa turun dari 4,1 persen menjadi 3,8 persen, demikian dengan Tri Rismaharini.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Saingi Prabowo Subianto

Elektabilitas Ganjar Pranowo semakin mendekati Prabowo Subianto dengan selisih tipis, hanya 0,3 persen.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Survei: Publik Percaya Jokowi Mampu Atasi Pandemi dan Resesi

Sebanyak 74,4 persen responden percaya Jokowi mampu mengatasi pandemi dan resesi.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Dewan Pakar Nasdem Beri Masukan untuk Efektivitas Manfaat Bank Tanah dalam UU Cipta Kerja

Komite Bank Tanah nantinya akan diisi oleh tiga atau empat orang menteri, yang tugasnya adalah menentukan kebijakan.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Gatot Nurmantyo: Tujuan UU Cipta Kerja Sangat Mulia

UU Cipta Kerja merupakan suatu angan-angan dari Presiden Joko Widodo sejak pertengahan periode pertama menjadi presiden.

POLITIK | 15 Oktober 2020

Dewan Pakar Nasdem Gelar FGD Bahas UU Cipta Kerja, Siti Nurbaya: Penerapannya Perlu Kecermatan

Menurut Siti Nurbaya, FGD ini merupakan respons DPP Partai Nasdem yang menginginkan agar partai memberikan orientasi untuk meluruskan perspsi yang keliru.

POLITIK | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS