Honeywell Siap Pasok Teknologi C4ISR

Honeywell Siap Pasok Teknologi C4ISR
Teknologi C4ISR Honeywell menjamin data dapat diterima dengan aman dan utuh secara konsisten hingga membantu kesuksesan misi operasional. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 11 Februari 2019 | 21:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Honeywell Indonesia siap mendukung upaya Indonesia meningkatkan kemampuan perlengkapan militer dan kedirgantaraannya, sekaligus memperpanjang masa gunanya dengan menghadirkan teknologi C4ISR (command, control, communication, computer, intelligence, surveillance, and reconnaissance). Teknologi ini untuk meningkatkan koordinasi operasi militer antara prajurit dan pemimpinnya.

"Teknologi ini juga bisa digunakan untuk operasi kemanusiaan seperti penerbangan yang harus dilakukan saat terjadi bencana agar bantuan bisa cepat dan tepat tiba," kata Roy Kosasih, President Honeywell Indonesia, Roy Kosasih, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (11/2).

Solusi dari Honeywell untuk C4ISR dapat secara presisi membantu upaya koordinasi, pelacakan dan pemantauan aset militer hingga keputusan dapat diambil dengan cepat dan tepat, baik saat perang maupun dalam kondisi damai.

Baca Juga: Indonesia Merupakan Mitra Penting Bagi Honeywell

Menurut Roy, dengan teknologi C4ISR ini dapat meningkatkan kemampuan TNI dalam mengelola, memproses dan mendistribusikan informasi secara efektif. "Solusi dari Honeywell untuk C4ISR dapat secara presisi membantu upaya koordinasi, pelacakan dan pemantauan aset militer hingga keputusan dapat diambil dengan cepat dan tepat, baik saat perang maupun dalam kondisi damai," terang Roy.

Roy menambahkan, teknologi C4ISR dari Honeywell menjamin data dapat diterima dengan aman dan utuh secara konsisten hingga membantu kesuksesan misi operasional. Selain itu, teknologi ini juga membantu proses komunikasi secara keseluruhan hingga informasi penting di darat, laut, udara dan dunia maya dapat selalu diketahui secara tepat.

"Kami percaya bahwa teknologi C4ISR dari Honeywell akan memperkuat dan mempertajam kemampuan seluruh pertahanan Indonesia," jelas Roy.

Sementara itu, Tim Van Luven, Vice President Aftermarket Sales Defense Asia Pacific Honeywell Aerospace, Tim Van Luven, menyebutkan, Honeywell selama ini menjadi mitra PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk menyuplai 34 mesin TPE 331 serta teknologi avionik yang digunakan di pesawat NC-212i produksi PTDI.

"Selain itu, teknologi Honeywell siap untuk mendukung misi kemanusiaan dan bantuan darurat agar meningkatkan keamanan, keselamatan dan efisiensi setiap misi bantuan medis darurat atau misi pencarian," kata Tim Van Luven.

Baca Juga: Honeywell Fasilitasi Kolaborasi 3 Perguruan Tinggi Unggulan

Tim menambahkan, Honeywell juga menyediakan teknologi upgrade untuk pesawat angkut C-130 Hercules yang digunakan untuk keperluan militer maupun kemanusiaan seperti bantuan darurat. Teknologi yang dihadirkan berupa radar cuaca dan anti tabrakan.

"Akan halnya teknologi C4ISR Honeywell, bisa mengintegrasikan beragam platform yang digunakan pesawat-pesawat TNI lainnya, seperti CN 235, Bell 412, C 295, Super Puma," papar Tim.

Menurut Tim, teknologi C4ISR menyambungkan semua sensor-sensor agar data dapat dikumpulkan dan dianalisa hingga segala keputusan, termasuk peringatan dan panggilan, dapat dilakukan oleh ruang pusat kendali secara cepat dan tepat.

Teknologi C4ISR Honeywell juga meningkatkan daya konektivitas dengan sistim komunikasi satelit seperti JetWave dan VIPER, produk-produk Common Datalink dan GoDirect Services.

"Teknologi C4ISR tidak dibatasi aplikasinya dengan jumlah platform dan bisa digunakan untuk di darat, laut dan udara. Melalui teknologi C4ISR, termasuk sistem komunikasi satelit, kesulitan mengelola data secara real-time, akurat, dan efektif akan teratasi," tandas Tim.

Menyoal pandangan Honeywell terhadap Indonesia sebagai pasar C4ISR, Roy Kosasih mengatakan, pangsa pasar C4ISR diprediksikan akan mencapai US$ 119,39 miliar pada tahun 2022, dimana pasar Asia Pasifik diperkirakan akan mengalami pertumbuhan paling pesat diantara tahun 2017-2022.

"Kami memiliki rekam jejak yang panjang di Indonesia dan bekerjasama erat dengan pemerintah RI dan TNI untuk memperkuat kekuatan militer Indonesia, termasuk mengevaluasi beragam kebutuhan operasional dan mengidentifikasi area yang perlu di-upgrade kedepannya," jelas Roy.

Karena itu, Roy mengapresiasi pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang awal tahun ini berencana membeli lima pesawat C-130 untuk peremajaan.

Honeywell menawarkan solusi teknologi untuk armada C-130 di negara-negara termasuk Indonesia, Taiwan, Republik Korea, Thailand, Malaysia, dan Filipina berupa Avionics Systems, RDR-4000M 3D Weather Radar, Satellite Communication, Enhanced Ground Proximity Warning System (EGPWS) dan Traffic Collision and Avoidance System (TCAS).

Honeywell juga menyediakan teknologi Health and Usage Monitoring System (HUMS), Embedded Global Positioning System/Inertial Navigation System (EGI), Mechanical Systems, Auxiliary Power Units (APUs) & Generator, Environment Control System dan Air Turbine Starter.



Sumber: BeritaSatu.com