Lapan: Sampah Antariksa Berpotensi Tabrakan dengan Satelit Aktif

Lapan: Sampah Antariksa Berpotensi Tabrakan dengan Satelit Aktif
Stasiun Antariksa Internasional. ( Foto: Wikipedia )
/ WBP Senin, 1 Juli 2019 | 20:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan sampah antariksa berpotensi menabrak satelit aktif yang juga menjadi kekhawatiran internasional.

Thomas Djamaluddin kepada Antara di Jakarta, Senin (1/7/2019) menuturkan, total objek antariksa mengorbit bumi yang ukurannya lebih dari 10 centimeter saat ini berjumlah 19.700. Sebagian besar berupa sampah antariksa berupa satelit mati dan peralatan yang hilang. "Oleh karenanya saat ini dibuat pedoman internasional untuk membatasi dan mengurangi sampah antariksa," kata Thomas Djamaluddin.

Menurut Thomas, pengurangan yang efektif dengan memanfaatkan efek hambatan atmosfer yang terkait dengan ketinggian orbit. Satelit-satelit orbit rendah diharapkan jatuh secara alami.

Untuk itu, disarankan penggunaan orbit rendah agar sampahnya pada jangka waktu tertentu akan jatuh. Namun dengan makin banyaknya objek di orbit rendah juga berpotensi tabrakan.

Thomas mengatakan saat ini sedang diupayakan teknologi penjaringan sampah antariksa tersebut. Namun, karena biaya mahal, maka tidak semua sampah akan diambil.
"Di Jepang ada perusahaan yang akan memberikan jasa pembersihan sampah antariksa. Namun belum beroperasi," ujar Thomas Djamaluddin.



Sumber: ANTARA