UGM Terus Sempurnakan Mobil Listrik

UGM Terus Sempurnakan Mobil Listrik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan meninju mobil listrik Yacaranda karya mahasiswa Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM usai memberi kuliah umum di Balai Senat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Jumat (30/8/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Fuska Sani )
Fuska Sani Evani / FMB Sabtu, 31 Agustus 2019 | 11:42 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Tim Mobil Listrik Yacaranda Universitas Gadjah Mada terus melakukan inovasi pengembangan mobil listrik. Tim yang didirikan pada awal tahun 2013 oleh mahasiswa Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM ini sudah menghasilkan dua buah mobil mini formula, yang diberi nama Super Sekip EV-1 dan Super Sekip EV-2.

Ketua Tim Mobil Listrik Yacaranda UGM Samsul Ma'arif, Jumat (30/8/2019) menerangkan, misi dari tim ini sendiri yakni memberikan solusi bagi masalah energi nasional dengan mengembangkan mobil listrik.

Tim Mobil Listrik (Molis) Yacaranda berdiri di bawah naungan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Gadjah Mada. Tim ini memiliki misi untuk memberikan solusi bagi masalah energi nasional dengan mengembangkan mobil listrik.

Tim Molis Yacaranda sudah menghasilkan dua buah mobil mini formula, yaitu “Super Sekip EV-1” yang dirancang dan dibuat pada tahun 2017. Mobil tersebut telah diikutkan dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ke-IX di Politeknik Negeri Bandung. Dalam kompetisi tersebut, “Super Sekip EV-1” mendapat urutan enam dari total 24 tim yang berpartisipasi. Selain itu, pada kategori tambahan, Tim Molis Yacaranda berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori poster dan presentasi terbaik.

Di tahun 2018, dengan adanya dukungan oleh PLN, Tim Molis Yacaranda mengalami perubahan nama menjadi Yacaranda PLN EV Team. Tim ini kemudian mengembangkan mobil “Super Sekip EV-2”. Tim ini seoptimal mungkin terus melakukan perombakan besar-besaran baik dari segi desain maupun analisis data yang dilakukan terhadap “Super Sekip EV-2” dengan misi untuk memperbaiki produk dari tahun sebelumnya. Secara selektif, tim ini melakukan perombakan terhadap kualitas pemilihan material yang digunakan serta pengembangan teknologi mulai dari baterai, user interface, dan monitoring data. “Super Sekip EV-2” berhasil meraih Juara 3 Kategori Kecepatan pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ke-X.

Saat ini, Tim Molis Yacaranda sedang berproses untuk memproduksi “Super Sekip EV-3”. “Super Sekip EV-3” merupakan produk riset terbaru Tim Molis Yacaranda. Mobil ini berfokus pada sumber energi menggunakan baterai Lithium Titanate Oxide dan sistem monitoring menggunakan IoT (Internet of Things). Teknologi IoT sedang diunggulkan di Revolusi Industri 4.0 ini. Dengan penggunaan modul Wi-Fi, sistem monitoring jarak jauh dilakukan menggunakan sinyal internet.

Pada mobil “Super Sekip EV-3” rancangan Tim Molis Yacaranda ini, terletak harapan besar untuk tidak hanya menjuarai Kompetisi Mobil Listrik Indonesia, tetapi juga menjadi solusi positif bagi masalah energi nasional.

"Kita sudah mulai pada Januari 2019, selesai November dan 100 persen pakai listrik, lithium ion dari kosong 2-3 jam kapasitas 48 volt. Dengan kapasitas maksimal sekitar kurang lebih 18-20 kilometer untuk settingan racing. Settingan biasa bisa sampai 40 kilometer," terangnya. 



Sumber: Suara Pembaruan