Riset Terbaru: Virus Corona Bermutasi Jadi Kian Menular
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Riset Terbaru: Virus Corona Bermutasi Jadi Kian Menular

Sabtu, 13 Juni 2020 | 14:48 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Para peneliti di Florida, AS, mengatakan virus corona telah bermutasi dengan cara yang membuatnya makin mudah menginfeksi sel manusia, berdasarkan hasil penelitian yang mereka lakukan belum lama ini.

Kemampuan bermutasi ini mungkin bisa menjelaskan kenapa Amerika Serikat dan kawasan Amerika Latin sekarang dilanda wabah dengan tingkat penularan yang sangat cepat.

Belakangan ini para ilmuwan memang mengkhawatirkan kemampuan virus ini untuk bermutasi dan beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Para peneliti di Scripps Research Institute, Florida, mengatakan mutasi ini mempengaruhi spike protein atau protein pucuk, yaitu struktur yang terdapat di lapisan luar virus dan berfungsi untuk menembus sel mahluk yang dihinggapinya.

"Virus dengan mutasi seperti ini jauh lebih menular dibandingkan virus tanpa mutasi dalam sistem pembiakan sel yang kami gunakan," kata Hyeryun Choe, virologist Scripps Research yang memimpin penelitian ini, Jumat (12/6/2020) waktu setempat.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan mutasi yang terjadi tidak membuat virus corona menjadi lebih menular atau lebih mematikan.

Choe dan rekan-rekannya melakukan sejumlah ekperimen di piring laboratorium dan mutasi yang terjadi -- yang diberi kode D614G -- memberi virus itu lebih banyak pucuk yang juga lebih stabil sifatnya. Karenanya, virus hasil mutasi ini menjadi lebih mudah menembus sel.

Mereka akan mengunggah hasil penelitian ini ke sistem peladen BioRxiv sebelum dipublikasikan. Artinya, hasil kerja tersebut belum diperiksa oleh para pakar lain di bidang virologi.

Virus ini menjadi 10 kali lebih menular dibandingkan sebelumnya.

Namun, Choe dan timnya mengirim dokumen penelitian ini ke William Haseltine, seorang virologis dan pengusaha bioteknologi yang juga ketua Access Health International. Haseltine mengatakan dia yakin penemuan ini menjelaskan kenapa virus corona bisa dengan mudah menyebar di benua Amerika.

"Ini sangat penting karena bisa menunjukkan bahwa virus ini bisa mengubah diri, dan memang dia berubah untuk menambah keunggulannya dan mengurangi keunggulan kita," kata Haseltine seperti dikutip stasiun televisi Amerika, CNN.

"Sejauh ini virus tersebut bisa menjalankan tugasnya dengan baik untuk beradaptasi dengan respon manusia. Anda bisa lihat di sejumlah tempat dia tidak bisa bergerak jauh dan di tempat lain dia telah menyebar ke mana-mana,” imbuhnya.

Para ilmuwan di seluruh dunia berbagi sekuen virus ini -- yang bermutasi terus menerus seperti halnya semua tipe virus lainnya.

"Sekitar pertengahan Januari, sudah ada perubahan yang membuat virus ini menjadi lebih menular. Bukan berarti dia lebih mematikan," kata Haseltine.

"Virus ini menjadi 10 kali lebih menular dibandingkan sebelumnya."

Pabrik Virus
Para peneliti lain juga sebelumnya sudah mencurigai hal ini. Pada April, Bette Korber dan timnya dari Los Alamos National Laboratory, AS, menyampaikan kekhawatiran mereka di peladen BioRxiv, dengan mengatakan bahwa mutasi D614G "harus segera mendapat perhatian" karena telah menjadi strain virus corona yang paling umum menyebar di Eropa dan AS.

"[Srain] ini mulai menyebar di Eropa awal Februari, dan ketika merambah kawasan baru mereka dengan cepat menjadi bentuk yang dominan," tulis Korber dan para mitranya.

Menurut Haseltine, tim peneliti di Scripps telah menguji mutasi ini dalam tiga eksperimen terpisah.

"Mereka mengukurnya dengan tiga cara yang elegan, bukan hanya satu," ujarnya.

Mutasi ini membuat virus tersebut tidak saja lebih mudah menempel pada sel, tetapi juga lebih mudah menembusnya.

Begitu infeksi terjadi, virus ini membajak sel korbannya dan menjadikannya pabrik virus untuk terus menciptakan tiruannya. Untuk bisa melakukan ini, mereka harus pertama kali menemukan cara bagaimana bisa menembus sel.

"Artinya kita harus mewaspadai perubahan yang konstan ini," kata Haseltine.

"Virus ini akan merespons apa pun yang kita lakukan untuk mengendalikannya. Kalau kita buat obatnya, dia akan melawan. Kita buat vaksin, dia akan berusaha mengepungnya. Kita tetap tinggal di rumah, dia akan mencari cara bagaimana bisa menempel lebih lama," pungkasnya.



Sumber: CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BMKG Pasang 14 Alat Penyebarluasan Info Gempa dan Peringatan Dini Tsunami di Jateng

BMKG mennyebut alat penyebarluasan informasi gempa dan peringatan dini tsunami tersebut memiliki nama Warning Receiver System (WRS) NewGen.

DIGITAL | 13 Juni 2020

Beli Sony PS5 atau XBox Series X? Simak Perbandingannya

Perang konsol kembali panas karena tahun ini, Sony akan meluncurkan PlayStation 5 dan Microsoft akan meluncurkan Xbox Series X.

DIGITAL | 13 Juni 2020

Ponsel Black Market Ternyata Masih Marak Beredar

Kalangan pelaku industri mempertanyakan komitmen pemerintah

DIGITAL | 12 Juni 2020

Bertemu CEO Youtube, Menkominfo Bahas Ekonomi Digital

Menkominfo dan CEO YouTube membahas kerja sama penanganan konten untuk melawan disinformasi atau hoax, serta peran Youtube dalam ekonomi digital.

DIGITAL | 12 Juni 2020

Bulan Ini, Kominfo dan Google Cloud Akan Bangun Data Center

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Google Cloud wilayah Asia Pasifik akan mulai membangun pusat data (data center) non-pemerintahan bulan ini

DIGITAL | 12 Juni 2020

Tokocrypto 2.0 Hadirkan Beragam Layanan dan Fitur

Setelah diumumkan beberapa waktu lalu, Tokocrypto 2.0 akhirnya resmi hadir dan dapat diakses oleh masyarakat.

DIGITAL | 12 Juni 2020

Strategi Personal Branding Kekeyi Dinilai Jenius

Pakar Digital Branding Indonesia Soegimitro menilai Kekeyi merupakan sosok yang jenius di bidang personal branding.

DIGITAL | 12 Juni 2020

Sony: PlayStation 5 Akan Diluncurkan Tahun Ini

Sony mengatakan PlayStation 5 akan terdiri dari dua model. Model standard "PlayStation 5" dan model "PlayStation 5 Digital Edition".

DIGITAL | 12 Juni 2020

Perusahaan Software Aplikasi Ini Dorong Employee Engagement

Upaya mengembangkan lingkungan kerja yang sehat dengan menciptakan kantor berkonsep open space, modern.

DIGITAL | 11 Juni 2020

Juli, Hasil Uji Klinis Obat Herbal Pasien Covid-19 Keluar

Uji klinis imunomodulator dari produk herbal Indonesia untuk pasien Covid-19 sudah dilakukan.

KESEHATAN | 10 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS