Perta Arun Gas Kembangkan Bisnis Penyimpan LNG

Perta Arun Gas Kembangkan Bisnis Penyimpan LNG
Kargo LNG Kelima Tiba di Terminal Regasifikasi Arun. ( Foto: Investor Daily/Euis )
/ WBP Sabtu, 24 Maret 2018 | 14:46 WIB

Lhokseumawe, Aceh- PT Pertamina Arun Gas (PAG) Lhokseumawe akan mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan tangki bekas milik PT Arun sebagai tempat penyimpanan gas (Hub LNG).

Presiden Direktur PAG Isro Mukidin di sela acara HUT ke-5 perusahaan di Lhokseumawe, Sabtu (24/3) mengatakan, pihaknya akan mengembangkan Hub LNG, yakni tempat penyimpanan LNG yang dapat dimanfaatkan pihak lain untuk menyimpan gas.

Adapun PT PAG kini tetap fokus dalam bisnis regasifikasi gas milik PT PLN dan milik Pertamina Hulu Energi (PHE).

Untuk rencana tersebut, sejumlah tangki bekas milik PT Arun, sedang diperbaiki untuk dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan gas.

"Saat ini, tangki gas LNG bekas PT Arun sebanyak lima unit. Dua unit di antaranya sudah digunakan oleh PAG, sedangkan tiga unit lagi akan dimanfaatkan sebagai Hub LNG dan saat ini sedang diperbaiki," ujar Isro.

Lebih lanjut dikatakan, pada akhir 2017, perbaikan terhadap sejumlah tangki gas dimaksud dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya ditargetkan sudah selesai, sehingga pada awal tahun 2018, keberadaan Hub LNG sudah dapat difungsikan dan dioperasikan sebagaimana mestinya.

Pada kesempatan itu, Isro menjelaskan untuk saat ini, PT PAG yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina Gas (Pertagas), memiliki dua fungsi utama yakni melakukan regasifikasi dari LNG menjadi gas alam kembali dan selanjutnya disalurkan ke PLN.

Sedangkan yang kedua melakukan pemurnian gas dari unsur belerang yang disalurkan dari sumur-sumur gas yang dikelola oleh PHE NSB, yang selanjutnya disalurkan ke PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan juga ke kawasan industri di Sumatera.

Lebih lanjut disebutkan, untuk kebutuhan gas yang dipasok ke PLN, dibeli langsung oleh PLN dari Lapangan Tangguh Papua dan Badak, sedangkan pihaknya hanya melakukan proses regafikasi saja.



Sumber: ANTARA