Cara 11 Wanita Kuat Rayakan "Kartini Day"

Cara 11 Wanita Kuat Rayakan
Strongholdz "Kartini Workout Day". ( Foto: Beritasatu Photo / Elvira Anna )
Elvira Anna Siahaan / WBP Sabtu, 21 April 2018 | 20:34 WIB

Serpong - Tidak seperti wanita pada umumnya yang merayakan hari Kartini mengenakan kebaya, 11 wanita pecinta olahraga ini justru berkompetisi adu kekuatan. Berlokasi di Strongholdz Club, Serpong, Sabtu (21/4), para wanita kuat ini berkumpul. Selama 40 menit mereka diminta melakukan berbagai gerakan crossfit demi membakar kalori terbanyak.

Rico Tungadi (22) selaku penyelengara Strongholdz "Kartini Workout Day" menuturkan, para peserta diajak menantang diri sendiri. Waktu yang diberikan memang terkesan sebentar, tapi gerakan yang harus dilakukan cukup membuat mental terguncang.

"Ada dua ronde, masing-masing 20 menit. Saya membagi dalam 4 tim, yang masing-masing tim berlomba mengumpulkan kartu sebagai penanda jumlah kalori yang mereka bakar. Pengumpul kartu terbanyak, akan menjadi pemenang," kata Rico saat ditemui di Strongholdz Club.

Rico menegaskan 11 wanita yang ikut dalam kompetisi crossfit diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk teman-temannya. Paling tidak dengan keberanian mereka melakukan crossfit, perempuan lainnya di kawasan Tangerang bisa tertarik untuk olahraga.

Adapun 4 kelompok yang ikut rata-rata berusia 20-40 tahunan. Ada yang terbiasa berolahraga, tapi ada juga yang sengaja datang menantang diri sendiri. Gerakan yang dilakukan antara lain burpee, squat dengan dumble, melempar bola ke dinding, hingga menyeret beban seberat 40 kilogram.

Tina seorang peserta "Kartini Workout Day" mengatakan puas ikut acara tersebut. Ada tantangan untuk mengalahkan tim lain, meski badan sudah terasa lelah. "Latihan ini menyenangkan karena ada unsur kompetisi. Jadi saya tertantang tidak mau kalah," kata Tina yang tergabung dalam tim Gal Gadot sekaligus tim pemenang kompetisi.

Sementara Hans Krisna pemilik Strongholdz Club mengapresiasi semangat peserta. Lewat ajang ini Hans berharap perempuan tidak takut lagi melakukan olahraga ekstrim.



Sumber: Suara Pembaruan