2020, ICDX Incar 10 Besar Bursa Komoditas Dunia

2020, ICDX Incar 10 Besar Bursa Komoditas Dunia
Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) ( Foto: istimewa / Istimewa )
Lona Olavia / MPA Kamis, 19 Juli 2018 | 17:13 WIB

 

Jakarta- Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) alias Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) menargetkan Indonesia pada tahun 2020 bisa masuk ke-10 besar bursa komoditas dunia. Target tersebut akan dikejar dengan meluncurkan beberapa produk baru, antara lain GOFX yang akan soft launch 30 Juli mendatang.

“Target kami bisa 10 besar, kalau dilihat Indonesia itu negara besar. Targetnya bisa dua tahun tercapai, saat ini masih di posisi 50 besar,” ujar Direktur Utama ICDX Lamon Rutten di Jakarta, Kamis (19/7).

Untuk mengejar target tersebut, ia mengatakan pihaknya perlu bekerja sama dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) guna memproduksi produk-produk baru.

Adapun sebagai upaya untuk membantu memperkuat perekonomian Indonesia melalui industri perdagangan berjangka, ICDX berencana mengeluarkan produk dengan kontrak baru, yaitu emas, minyak bumi dan forex yang dapat diakses dengan lebih mudah dan aman oleh masyarakat. “Kita akan mulai dengan tiga produk baru, dengan produk emas, minyak bumi, dan beberapa kontrak forex, dan akan kami cek semua sistem bursa, sistem clearing house dan juga sistem pialang,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya perlu ada sosialisasi dari pemerintah akan pentingnya berinvestasi secara benar dan disahkan oleh regulasi. “Diharapkan pemerintah bisa kasih informasi supaya mereka bisa berinvestasi yang lebih sehat dengan bursa yang diregulasi karena kami sebagai bursa tidak bisa untuk menutup pialang illegal tersebut dan itu hanya bisa ditutup oleh pemerintah. Apalagi sudah ada undang-undangnya,” ujar Lamon.

Lebih lanjut guna mengejar target tersebut, ICDX juga akan menggenjot jumlah transaksinya dari 2.500 per hari menjadi 50.000 lot per hari pada akhir tahun ini. “50.000 itu sebenarnya kecil buat negara sebesar Indonesia,” ungkapnya.

Indonesia, sambungnya itu besar dan penting di dunia komoditas namun banyak orang belum mengetahuinya. Di mana, dengan pengembangan bursa komoditas, dunia akan melihat Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan rumah bagi beberapa produsen utama terbesar di dunia misalnya seperti CPO, Karet, Nikel, dan Timah



Sumber: Suara Pembaruan