Produser Musik Marcos Tjung Antusias Kunjungi Tanah Leluhur di Tiongkok

Produser Musik Marcos Tjung Antusias Kunjungi Tanah Leluhur di Tiongkok
Marcos Tjung ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 23 April 2019 | 20:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Meski berada di belakang layar, kiprah Marcos Tjung di industri hiburan tanah air terbilang cukup sukses dengan menjadi produser dan sutradara musik. Meski sibuk menjalani kariernya di musik, Marcos Tjung selalu antusias untuk menyempatkan waktu berlibur. Salah satu destinasi yang tidak pernah bosan dikunjungi adalah Tiongkok. 

Sebagai pria yang memiliki darah Hakka, suku terbesar di Tiongkok, dirinya juga mewarisi latar belakang tersebut dari kedua orangtuanya yang merupakan asli Kalimantan. Tak ingin melupakan tanah leluhurnya, Marcos pun akhirnya berencana untuk menghabiskan waktu liburannya ke Tiongkok dalam waktu dekat ini.

Namun kali ini liburannya ke Tiongkok akan terasa berbeda. Marcos memilih kawasan Lufeng, Guangdong yang merupakan tempat nenek moyangnya tinggal dulu untuk dikunjungi. 

"Aku sudah beberapa kali ke Tiongkok tapi baru kali ini bisa ke tempat nenek moyangku di Lufeng. Kalau secara garis keluarga, aku ini termasuk Orang Hakka. jelas saya sangat antusias. Ini peluang bagus, jangan sampai dilewatkan. Pokoknya nanti setelah dari sana (China), saya akan ceritakan semua pengalaman saya saat tour di sana," ungkap mantan personel group boyband XDragon itu.

Kegiatan liburan yang dijalani Marcos tersbut memang program tur yang telah dirancang oleh Ayo Travelink Club (ATC) dimana mereka tengah menggencarkan program promo Lebaran Shopping Tour, bekerjasama dengan China Southern Airlines.

Tiongkok menjadi salah satu destinasi wisata favorit para turis. Salah satu destinasi baru yang dimiliki Negeri Tirai Bambu itu adalah jembatan sepanjang 55 km yang menghubungkan Hong Kong dengan Makau dan Zhuhai di Delta Sungai Mutiara. Jembatan ini juga diklaim sebagai yang terpanjang di dunia.

Henry Huang selaku selaku pimpinan ATC mengatakan program tur yang ada di ATC ini merupakan program liburan yang disusun kepada masyarakat di Idnoensia yang ingin wisata ke Tiongkok. Saat menjalani liburan disana mereka bisa belanja di Shenzhen kota belanja Dunia, juga melintasi jembatan terpanjang di Dunia. Untuk yang muslim juga jangan khawatir, dalam tur ini juga diperkenalkan daerah kawasan muslim dan semua makanannya halal.

"Sejauh ini paket wisata kita banyak diminati terutama karena tarifnya termasuk murah tapi tidak murahan. Kita sangat mengutamakan kualitas dan beragam hal kita pikirkan dan lakukan dengan sangat detil," tandas Henry Huang.



Sumber: BeritaSatu.com