Totalitas Ki Joko Bodo Melakukan Hijrah

Totalitas Ki Joko Bodo Melakukan Hijrah
Ki Joko Bodo dengan penampilan barunya setelah memutuskan hijrah dari kehidupan lamanya. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Rabu, 15 Mei 2019 | 12:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Paranormal terkenal Ki Joko Bodo tak pernah menyangka perjalanannya ke kota Makkah untuk berwisata ibadah lima tahun lalu membawanya menemukan Sang Pencipta. Dalam perjalanan spiritualnya di kota suci Makkah, dirinya merasakan mendapat bisikan dari Sang Kuasa dan meminta agar dirinya segera bertobat. Dari bisikannya itu, pemilik nama lengkap Agus Yulianto itu mengaku langsung meninggalkan aktivitas paranormal yang biasa dilakukannya.

"Perjalanan saya ke Makkah lima tahun lalu membawa saya menemukan Tuhan dan membuat saya tobat dari aktivitas paranormal yang saya lakukan selama ini penuh dosa. Ketika saya berada di sana (Makkah) dan ketika saya melihat Kabah saya selalu menangis. Dari situ saya lantas memutuskan untuk meninggalkan segala keburukan dan menjalankan segala ajaran Tuhan dan agama. Sekarang lebih dekat dengan Tuhan, lebih dekat kepada Allah. Biar hidup saya yang dahulu tidak arahan kini bisa terarah karena agama. Dulu mencari Tuhan sekarang sudah menemukan Tuhan, itu yang membuat saya bertobat," tuturnya dalam acara di sebuah stasiun televisi swasta.

Hijrah yang dilakukan Ki Joko Bodo dilakukan secara total. Selain meninggalkan aktivitasnya sebagai paranormal, dia mengubah penampilannya. Ki Joko Bodo yang dulu dikenal dengan rambut panjang tergerai dan seringkali memakai pakaian berwarna hitam kini terlihat jauh berbeda. Wajahnya kini terlihat lebih bercahaya dan rambutnya sudah pendek.

Tidak sampai situ. Dia juga mewakafkan sebagian rumahnya untuk dibangun Masjid sebagai tempat ibadah dan berserah diri pada Alah.

"Setelah memutuskan untuk hijrah, saya putuskan untuk total menjalani aktivitas sebagai muslim dengan salah satu caranya membakar habis lukisan-lukisannya yang sarat mistis dan membuang benda mistik seperti keris ke laut. Saya berprinsip buat apa hijrah kalau saya masih percaya, menyimpan dan memelihara barang-barang yang membuat saya menantang Allah. Dari situ saya berusaha menghindari apa yang dilarang Allah dalam Al-Quran dan berusaha terus mendekatkan diri dengan Allah," lanjutnya.

Namun perubahan total yang kini dijalani Ki Joko Bodo tak lantas membuat dirinya mengubah nama dan panggilannya. Dirinya mengaku akan tetap berusaha mempertahankan nama-nya sebagai seorang Ki Joko Bodo.

"Kalau nama biarlah saya tetap pakai nama itu (Ki Joko Bodo). Karena ngapain juga diubah? Buat saya apalah artinya sebuah nama? Jangan mentang-mentang saya hijrah, saya lantas mengganti nama dan julukan saya yang sesuai dengan kebudayaan Arab biar dianggap benar-benar total menjalankan hijrah. Jadi untuk urusan yang satu itu (nama dan julukan), saya tetap akan pakai nama Ki Joko Bodo sebagai identitas saya, katanya.

Selama bulan puasa ini, Ki Joko Bodo ingin lebih mendekatkan diri ke sang pencipta. "Saya pun akan terus berusaha mengajarkan 10 anak dengan saya berikan pendidikan agama karena hal itu saya anggap penting supaya anak-anak beradab, berakhlak. Anak belajar agama jadi tahu mana batas dosa dan mana yang tidak," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com